TRIBUNWOW.COM - Seorang pria diamankan kepolisian Ternate Utara setelah tertangkap menyamar sebagai wanita.
Ia berpakaian layaknya wanita, mengenakan gamis dan bercadar.
Tak hanya itu, pria bernama Akbar Mumin tersebut juga tinggal di indekos wanita yang terletak di Kelurahan Dufa-dufa, Ternate Utara.
Baca juga: Sosok Prie GS, Budayawan Asal Kendal yang Meninggal karena Serangan Jantung, Pernah Jadi Wartawan
Penangkapan Akbar Mumin alias Nurul ini berawal dari kecurigaan warga setempat karena pelaku suka mengurung diri di kamar.
Karena itu, warga mencoba memaksa masuk ke kamar dan mendapati sosok asli dari Nurul yang sebenarnya seorang pria.
Agar tak dikeroyok oleh massa, Akbar pun diamankan TNI dan dibawa ke Polsek Ternate Utara.
Saat Akbar diamankan, tampak ia juga memakai cat kuku agar terlihat layaknya seorang wanita.
Kapolsek Ternate Utara, Iptu Joni Aryanto, mengungkapkan modus Akbar menyamar sebagai wanita dan bertempat tinggal di indekos wanita.
Baca juga: Tangis Anak Seniman Anom Subekti Pecah saat Tahu Pembunuh Keluarganya Orang Dekat: Tak Mengira
Iptu Joni menerangkan, hal itu dilakukan Akbar untuk mencari kekasih laki-laki.
Diketahui, Akbar sempat memikat seorang petugas sipir lapas dan anggota calon polisi saat menyamar sebagai Nurul.
"Modusnya sampai saat ini dari rekan-rekan penyidik interogasi, bahwa dia sementara bermodus untuk mendekati laki-laki."
"Menyamar sebagai perempuan untuk mendekati laki-laki," ungkap Iptu Joni dalam tayangan Patroli di kanal YouTube Indosiar yang diunggah Rabu (10/2/2021).
Selama menyamar, Akbar telah tinggal di indekos di Kelurahan Dufa-dufa selama dua bulan.
Hal ini diakui Akbar saat diamankan di Polsek Ternate Utara.
"(Sudah) dua bulan (di indekos)" katanya, dikutip dari YouTube Tribun timur.
Ia juga mengakui selama berada di indekos dirinya jarang keluar kamar dan tak pernah bersosialisasi dengan penghuni lain.
Akbar bahkan lebih memilih buang air kecil di dalam kamar kos agar penyamarannya tak terbongkar.
"Saya jarang sekali keluar kamar," ungkap Akbar.
"Bahkan saya kencing di dalam kamar," imbuh dia.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG Besok, Sabtu 13 Februari 2021: Waspada Cuaca Ekstrem Hujan Lebat di 26 Daerah
Akibat perbuatannya, Akbar saat ini dalam pembinaan oleh Team Gerak Revolusi Mental (TGRM) di Polres Ternate karena tak terbukti melakukan kejahatan.
Diketahui, Akbar sebelumnya pernah mendekam di tahanan karena kasus pencurian pada 2019 silam.
Namun, ia bebas bersyarat karena program asimilasi.
Pernah Viral Fenomena Crosshijaber
Pada 2019 lalu, media sosial sempat diramaikan oleh unggahan sebuah akun Twitter soal pria menyamar sebagai gadis bercadar masuk ke toilet wanita.
Dari unggahan yang beredar, tampak potret yang diduga pria bercadar dan berhijab masuk ruang salat wanita.
Crosshijaber ternyata sebuah komunitas yang cukup mengejutkan keberadaannya.
Ternyata crosshijaber, dari penjelasan di akun Twitter tersebut, adalah para pria yang terobsesi menjadi wanita.
Namun bukan sekadar mengenakan pakaian dan berdandan selayaknya wanita, mereka memilih mengenakan hijab panjang serta gamis syari.
Yang membuat khawatir, crosshijaber bahkan tak ragu masuk toilet wanita dan berada di barisan wanita saat memasuki masjid.
"Hahhhh Gilaaa siihh, ada lagi istilah Crosshijaber..Yaitu laki2 yg terobsesi jd perempuan, dia sampe pake hijab, gamis, cadar, masuk mesjid ke kmar mandi WC juga.."
"Please kita yg perempuan tulen musti kudu waspada!!" demikian ditulis pemilik akun Twitter tersebut.
Dibagikan pula tangkap layar akun Instagram para pria yang mengaku sebagai crosshijaber tersebut.
Bahkan mereka tampak percaya diri berdandan sebagai wanita berhijab hingga 'membagikan' tips agar tidak ketahuan.
Di antaranya ada yang cukup percaya diri dan mengatakan menjadi crosshijaber termasuk hobi.
Laki-laki itu pun menjelaskan jika semakin 'niat' dan berusaha menjadi crosshijaber, maka tak akan mudah ketahuan.
"Karena kalo kalian sendiri udah pede sama outfit, orang lain juga akan ngira kamu cewe," tulis crosshijaber tersebut.
Para crosshijaber ini terang-terangan memasang tagar #Crosshijaber di akun Instagram mereka.
Kala itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara soal fenomena crosshijaber.
MUI meminta fenomena ini dicegah agar tak makin kebablasan dan berkembang.
Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi saat itu, Masduki Baidlowi, menyatakan tidak dibenarkan laki-laki menyerupai kaum perempuan.
"Jelas menyimpang, dan itu bisa jadi memang laki-lakinya, ya kayak seperti seorang laki-laki yang menyerupai perempuan, kan seperti itu menyimpang."
"Yang benar, si laki-laki itu harus ditegaskan dalam sebuah lingkungan sosial untuk tetap dia menjadi dan mengembangkan jiwa kelelakiannya."
"Jangan dibiarkan dia mengembangkan jiwa keperempuanannya," ujar Masduki seperti dikutip tayangan KompasTV Selasa. (15/10/2019). (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pria Bercadar Diamankan, Nyamar Jadi Wanita demi Cari Pacar Laki-laki, Sempat Goda Calon Polisi