TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo buka suara soal viral unggahan terkait pelayanan bantuan Dinas Sosial Kota Pekalongan bagi warganya yang dipersulit di tengah kondisi bencana banjir.
Ungkapan kekesalan warga itu diunggah di akun twitter @txtdrpemerintah dengan mencantumkan tangkapan layar dari Facebook hingga menjadi viral.
Dalam unggahan itu diceritakan warga menerjang banjir menggunakan tossa ke Dinsos Pekalongan untuk meminta bantuan di RT 4 Krapyak.
Baca juga: Fakta Viral Unggahan Kapok ke Dinsos Pekalongan, Korban Banjir Minta Beras, Petugas Malah Karaoke
Namun, sesampainya di sana, warga emosi ketika melihat oknum pegawai justru bersantai dan berkaraoke.
Apalagi, warga merasa dipersulit karena untuk mengambil bantuan harus memberikan surat-surat yang dilengkapi cap dari kelurahan.
Setelah debat panjang dengan petugas, akhirnya warga itu mendapatkan 25 kilogram beras untuk 4 RT.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku telah mendapatkan kiriman postingan serupa.
Baca juga: Pelaku Pembunuhan Penjual Sayur yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sagu Terungkap, Berawal dari Utang
Lantas, Ganjar pun berkomunikasi dengan Wakil Wali Kota Pekalongan terkait kejadian tersebut.
"Kemarin saya kontak Wakil Wali Kotanya. 'Betul, Pak. Saat itu kebutuhan logistik banyak'. Mungkin petugas di sana tidak melayani dengan baik," kata Ganjar di kantornya, Rabu (10/2/2021).
Baca juga: Viral Video Polantas Batal Tilang karena Terekam Dashcam, Ini Kata Kakorlantas: Jadi Bahan Evaluasi
Ganjar mengatakan dari informasi yang didapat, pemda sudah memanggil oknum pegawai dalam postingan tersebut untuk diberi peringatan.
"Kata Pak Wakil sudah dipanggil. Sudah dijelaskan. Yang di dalam itu diberikan peringatan. Malah silakan datang ke Dinsos, tidak usah takut," ungkapnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Banjir Pekalongan Minta Beras, Petugas Malah Karaoke, Ganjar: Sudah Diberi Peringatan"