Terkini Nasional

Abu Janda Terus Berkelit meski Berkali-kali Ditegur, KNPI Ungkit Dukungan untuk Jokowi: Bikin Kacau

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pegiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda di patung kuda Arjuna Wiwaha Jakarta, Selasa (14/1/2020). Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama meluapkan kekesalannya saat berdebat dengan Pegiat Media Sosial, Permadi Arya alias Abu Janda.

TRIBUNWOW.COM - Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama meluapkan kekesalannya saat berdebat dengan Pegiat Media Sosial, Permadi Arya alias Abu Janda.

Haris Pertama bahkan mengungkit dukungan Abu Janda untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut dia, Abu Janda hanya mengacaukan pemerintahan presiden asal Solo tersebut.

Hal itu diungkapkannya dalam kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (30/1/2021).

Pegiat Medsos Permadi Arya alias Abu Janda membantah mengeluarkan ujaran rasisme terhadap mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai. (YouTube Kompastv)

Baca juga: Ungkap Alasan Polisikan Abu Janda, KNPI: Bikin Hancur Pemerintahan Pak Jokowi, Bikin Kacau

Baca juga: Abu Janda Ngaku Cuitannya Dipelintir hingga Dituduh Rasis, Sebut Rocky Gerung yang Pertama

Meski hanya terhubung lewat telepon, Haris dan Abu Janda terus berdebat.

"Saya itu menyelamatkan Bung Permadi, karena gara-gara ulah dia ini Papua akan bergejolak," ujar Haris.

"Itu kan hoaks," ucap Abu Janda menimpali.

Abu Janda sampai berkali-kali ditegur presenter karena terus memancing perdebatan.

Karena itu, Haris sampai mengusulkan agar mulut Abu Janda disumpal.

"Kalau saya bicara dipotong, ini harus disumpal mulutnya, jangan asal bunyi aja," kata Haris.

"Jadi saya cuma menginginkan, sebagai yang ngaku-ngaku NU, tadi NU sudah mengeluarkan statement juga."

"Dia (Abu Janda) tidak mencerminkan NU," tambahnya.

Baca juga: Yakin Tak Rasis ke Natalius Pigai, Abu Janda Minta KNPI Buka KBBI: Enggak Bakal Ngotot Kayak Gini

Baca juga: Bantah Rasis ke Natalius Pigai, Abu Janda Ungkit Agamanya: Aku Muslim Tak Percaya Teori Darwin

Lantas, Haris mengungkit dukungan yang gencar dilayangkan Abu Janda pada Jokowi.

Alih-alih membantu, Abu Janda disebutnya hanya akan menghancurkan pemerintahan Jokowi.

"Sebagai pendukung Pak Jokowi, ini cuma bikin hancur pemerintahan Pak Jokowi aja," terang Haris.

"Bikin kacau."

Tampak, Abu Janda terbahak mendengar kritik tersebut.

Lantas, Haris kembali melanjutkan kritiknya terhadap Abu Janda.

"Saya ini pendukung Presiden Jokowi sebelum jadi presiden," ujar Haris.

"Poin laporannya bahwa semua ilmuwan, semua orang cerdas di republik ini, bicara evolusi itu pasti bicara genetika."

Haris yakin betul Abu Janda telah melakukan ujaran rasisme terhadap Natalius Pigai.

Namun, Abu Janda enggan menerima tuduhan itu.

Ia berbalik menuduh KNPI hingga menunjuk-nunjuk ke arah Haris.

"Karena dia menunjuk nama orang Natalius Pigai," kata Haris.

"Aduh maksudnya apa? Kalau sebut Natalius Pigai berarti harus jadi fisik?," sahut Abu Janda.

"Berarti Anda yang rasis, berasumsi bahwa saya rasis ke Natalius Pigai," bentaknya.

Ucapan Abu Janda kembali membuat sang presenter melayangkan teguran.

Karena itu, Haris kembali melanjutkan ucapannya.

"Jadi dengan ucapan Bung Permadi ini, dia bilang siapa yang menang mau main lapor-laporan," ujar Haris.

"Ini orang angkuh, sombong ini."

Simak videonya berikut ini mulai menit ke-5.38:

Abu Janda Berkali-kali DitegurĀ 

Dalam kesempatan itu, perdebatan sengit terjadi antara Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama, dengan Pegiat Media Sosial Permadi Arya alias Abu Janda.

Dalam perdebatan itu, Abu Janda bahkan berkali-kali ditegur presenter karena terus berbicara.

"Gantian ya, ini karena asal bunyi ya," ucap Haris pada Abu Janda.

Baca juga: Bantah Rasis ke Natalius Pigai, Abu Janda Ungkit Agamanya: Aku Muslim Tak Percaya Teori Darwin

Baca juga: Bantah Rasis ke Natalius Pigai, Abu Janda Ungkit Agamanya: Aku Muslim Tak Percaya Teori Darwin

Haris lantas menyinggung kata evolusi dalam cuitan Abu Janda.

Menurut Haris, Abu Janda sudah salah memakai kata evolusi dalam cuitannya.

"Dia bilang tadi evolusi akhlak, evolusi apa, itu revolusi mas bukan evolusi," ujar Haris.

"Evolusi juga bisa dipakai bang, evolusi bisa dihubungkan dengan kata apa pun," bantah Abu Janda.

Berbeda dari Haris, Abu Janda mengartikan lain kata evolusi.

Namun, ucapan Abu Janda itu memancing perdebatan dengan Haris.

"Makanya abang belajar Bahasa Indonesia, itu bisa dipakai dengan kata apa pun," ujar Abu Janda.

"Ini yang saya males bicara dengan dia, karena asal bunyi," sahut Haris.

"Kelasnya bukan kelas saya."

Baca juga: Bantah Klarifikasi Abu Janda soal Rasisme ke Natalius Pigai, KNPI: Dibuat Tuhan Sama Semua

Baca juga: Abu Janda Dilaporkan atas Dugaan SARA, Banser Hormati Proses Hukum: Demi Terwujudnya Keadilan

Perdebatan di antara keduanya terus terjadi.

Kali ini, Abu Janda menantang Haris membaca Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

"Sekarang gini aja, abang buka KBBI sekarang, kita lihat siapa yang asal bunyi," sahut Abu Janda.

"Di situ ada enggak genetika di kamus."

Karena terus berbicara, Abu Janda sampai ditegur sang presenter.

Abu Janda juga diminta bersabar oleh Haris.

"Harusnya Bung Permadi ini agak bersabar, jangan panik," ujar Haris.

"Enggak boleh panik."

"Aku enggak panik, aku ngomongnya cuma ngegas," bantah Abu Janda.

"Ngegas itu enggak panik, artinya aku percaya diri."

Perdebatan keduanya kembali terjadi.

Abu Janda menyebut kasus rasisme yang dituduhkan padanya hanyalah sebuah asumsi sepihak.

"Bang Permadi ini bicara masalah evolusi kepada Natalius Pigai ditujukan," ucap Haris.

"Evolusi itu genetika, genetika itu faktor ras."

"Itu asumsinya Bang Haris, itu kan asumsi sepihak," sahut Abu Janda.

Sang presenter kembali menegur Abu Janda.

"Saya itu menyelamatkan Bung Permadi, karena gara-gara ulah dia ini Papua akan bergejolak," ujar Haris.

"Itu kan hoaks," ucap Abu Janda menimpali.

Karena ucapannya, Abu Janda pun kembali kena tegur.

"Kalau saya bicara dipotong, ini harus disumpal mulutnya, jangan asal bunyi aja," tukas Haris. (TribunWow.com)