TRIBUNWOW.COM - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea alias Hotman Paris marah terkait masih adanya wisatawan asing di Bali tidak pakai masker.
Menurut Hotman Paris, sangat banyak bule-bule di Bali ogah pakai masker seakan-akan tidak takut tertular virus corona atau Covid-19.
Mengetahui hal itu, Hotman Paris meminta agar pemerintah daerah Bali untuk tindak tegas wisatawan asing di Bali.
Baca juga: Program Vaksinasi Baru Selesai 3,5 Tahun ke Depan, Hotman Paris Tawarkan Saran: Orang Kaya Bisa Beli
Permintaan Hotman Paris agar menindak tegas bule tak pakai masker di Bali, diungkap dengan mengunggahnya di Instagram dalam format video.
Tidak hanya wisatawan asing, petugas hingga pelayan di sejumlah restoran di wilayah Bali juga enggan memakai masker.
Ada saja bagi mereka yang mengungkap alasan tak mengenakan masker saat berkegiatan ke Hotman Paris saat itu.
"Bener tuh gila ya bule di bali sok x gk mau pake masker , kesel bgt liat nya, apalg kmrn breakfast di canggu, smua yg makan dsitu gk ada 1 pun mrk gk mau pake masker"
"pelayan resto jg gk pake masker, pas aku tanya mrk blg pengap (emote) cape deh ..ya tolong pemerintah tindak tegas itu bule2 gk mau pake mask.. (emote)," tulis akun @hotmanparisofficial dikutip Wartakotalive.com, Selasa (12/1/2021).
Puluhan Wisatawan Taman Impian Jaya Ancol Dihukum Sanksi Sosial
Puluhan wisatawan yang mengunjungi Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara dikenakan sanksi sosial setelah kedapatan melanggar protokol kesehatan Covid-19.
Departement Head of Communication Taman Impian Jaya Ancol, Rika Lestari mengatakan ada puluhan pengunjung yang melanggar protokol kesehatan dengan tidak memakai masker.
Berdasarkan data yang ada, sebanyak 22 orang dikenakan sanksi sosial pada Rabu (28/10/2020) dan lima orang tercatat mendapat sanksi serupa pada Kamis (29/10/2020).
Baca juga: Kronologi Lengkap Kasus Video Syur Gisel, Beredar saat Berlibur hingga Dikomentari Hotman Paris
"Dari sekian banyak pelanggar, rata rata maskernya sengaja disimpan di kantong," kata Rika, Jumat (30/10/2020).
Puluhan pelanggar tersebut kemudian dikenakan sanksi sosial oleh petugas berupa membersihkan kawasan Taman Impian Jaya Ancol.
“Ini sebagai pengingat untuk semua, meskipun situasi sedang libur tapi jangan sampai lengah dengan aturan protokol kesehatan yang ada saat ini," katanya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Jakarta Utara, Yusuf Madjid menjelaskan, pihaknya menempatkan 180 personel selama libur panjang yang ditempatkan di tiga lokasi berbeda.
"Pertama Ancol sebagai kawasan wisata, lalu kawasan Pantai Maju Bersama dan Danau Sunter sebagai lokasi aktifitas favorit warga," katanya, Jumat (30/10).
180 petugas itu dibagi ke tiga lokasi dengan sistem kerja dua shift setiap harinya.
Mereka mengawasi masyarakat agar memakai masker, tidak berkerumun dan tetap menjaga jarak.
"Kita akan terus awasi agar kawasan wisata dan pusat aktifitas tidak jadi epicentrum pandemi," ungkapnya.
Adapun selain di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, petugas juga mendapati 29 pelanggar di kawasan PIK dan 11 pelanggar di kawasan Danau Sunter yang juga dikenakan sanksi sosial dan administrasi.
(Wartakotalive.com)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Hotman Paris Marah, Wisatawan Asing di Bali Ogah Pakai Masker: Pemerintah Tindak Tegas Itu Bule-bule