TRIBUNWOW.COM - Viral potret buku paspor milik Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Sragen yang bekerja di Malaysia di pesan berantai WhatsApp (WA).
Dikutip dari TribunSolo.com, jepretan bagian identitas paspor menyebut atas nama Ellen Kusuma Wahyuni itu memiliki masa berlaku sejak 18 Juli 2017 hingga 18 Juli 2022.
Terlihat juga foto TKW yang bersangkutan tersebut dengan jelas dan berjilbab.
Baca juga: Soroti 4 Menit Masa Kritis Sriwijaya Air pasca Take Off, Captain Koko: Saya Pernah Terbangkan
Dari narasi yang beredar, TKW tersebut dikabarkan meninggal pada November 2020 atau sudah sekitar dua bulan lalu.
Dalam pesan berantai di antaranya WA itu, selain membubuhkan foto juga pesan :
"Tolong infokanini sdri dr Sragen jd TKW di Malsyesia .sdh 2 bulan meninggal blm ada pihak keluarga yg dihubungi.Yg punya group di Sragen tolong sebarkan.mksh."
Kata KBRI Malaysia
TribunSolo.com mencoba menelusuri melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia.
Seorang pegawai KBRI Malaysia yang enggan disebutkan namanya, membenarkan beredarnya foto itu dan sang pemilik paspor memang telah meninggal pada akhir November 2020 lalu.
"Yang bersangkutan sudah meninggal dan hingga saat ini kami masih mencari ahli waris beliau," kata pegawai kepada TribunSolo.com, Senin (11/1/2021).
Dirinya juga menjelaskan bahwa pihak KBRI juga telah menghubungi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sragen, sesuai dengan yang tertulis di alamat paspor.
"Kita sudah meneruskannya," aku dia.
Baca juga: Ibu Tega Jual Anaknya ke Pria Hidung Belang dengan Tarif Rp 350 Ribu, Tertangkap saat di Hotel
Bahkan pihak KBRI juga mengeluarkan rilis bahwasanya, Ellen telah bekerja di Malaysia selama lebih dari 10 tahun.
Hal tersebut dibuktikan dari catatan KBRI Kuala Lumpur mengenai perpanjangan paspornya pada tahun 2012 dan 2017.
"Almarhumah yang bekerja di sebuah perusahaan di Sentul Kuala Lumpur tersebut juga tidak memiliki banyak catatan pribadi karena sering berpindah perusahaan di sana," jelasnya.
Hanya saja soal kematiannya, belum terjawab karena apa.
Kata Disnaker Sragen
Kepala Seksi Informasi Pasar Kerja Dalam dan Luar Negeri, Disnaker Sragen, Ernawan menerangkan, yang bersangkutan sudah dicari hingga sesuai dengan alamat identitasnya.
Alamatnya terletak di Dusun Ngaringrejo, Desa Newung, Kecamatan Sukodono, Sragen.
"Kami sudah mintakan kepada ketua RT hingga lurah setempat dan kami juga minta dibuatkan surat keterangan bahwa yang bersangkutan juga bukan warga setempat," ungkap dia.
Hingga berita ini ditulis, jasad dari Ellen masih tersimpan di salah satu rumah sakit di Kuala Lumpur Malaysia.
Kata Kepala Desa
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Newung, Sutrisno mengaku tidak tahu menahu bahwa ada warganya yang bernama Ellen dan bekerja sebagai TKI di Negeri Jiran itu.
"Kalau dengar dari namanya itu seperti warga keturunan Tionghoa," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (11/1/2021).
Walaupun demikian, Sutrisno tetap melakukan pencarian dengan mengerahkan jajaran dibawahnya untuk mencari sang pemilik nama dan keluarganya.
"Sudah kami cari, dan saya suruh Ketua RT dan RW untuk melakukan laporan," terangnya.
Baca juga: Akui Punya Firasat, Kakak Sepupu Ingat Candaan Pilot Sriwijaya Air hingga Dipeluk saat Foto Bersama
Hingga puncaknya dirinya bersama warga juga membawa masalah itu ke musyawarah desa.
Hasilnya lanjut dia, tidak ditemukan keberadaan sang ahli waris yang diharapkan dapat memudahkan proses membawa jenazah dari rumah sakit di Malaysia.
"Saya sudah meminta Polses Sukodono untuk membantu mencarikan tapi tetap tidak ada hasil,"ucapnya.
Dirinya menduga data dari yang bersangkutan merupakan hasil pemalsuan dokumen demi melancarkan proses administrasi untuk menjadi TKI dan berangkat ke Malaysia.
"Saya kita ada PJTKI (Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia) yang mengatasnamakan dokumen di desa ini," jelasnya.
Setelah 10 hari masa pencarian, Sutrisno menandatangani surat yang menyatakan bahwa Ellen Kusuma Wahyuni bukan warga desanya.
"Sudah saya tanda tanagani surat pernyataan dan dikirim ke Disnaker Sragen," imbuhnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Hasil Pencarian TKW Berpaspor Sragen yang Meninggal di Malaysia, Pejabat Desa Sudah Menyisir 10 Hari