Terkini Daerah

Pengakuan Ibu yang Dijebloskan ke Penjara oleh Anak Kandung Gegara Pakaian: Dia Marah, Saya Refleks

Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

S (36) didampingi kuasa hukumnya Haryanto menunjukan surat penahanan sebelum digelandang ke sel tahanan Polres Demak Jawa Tengah, Jumat (8/1/2021).

TRIBUNWOW.COM - Perselisihan antara ibu kandung berinisial S (36) dan anak kandungnya A (19) di Demak, Jawa Tengah, berujung di kantor polisi.

S dilaporkan A karena diduga telah melakukan penganiayaan dan terpaksa mendekam di tahanan.

Sementara itu, S mengaku perbuatannya itu tak sengaja dilakukan.

Baca juga: Ibu Dijebloskan ke Penjara oleh Anak Kandung, Berawal dari Buang Pakaian hingga Bertengkar

Baca juga: Berangkat ke Demak, Dedi Mulyadi Siap Berikan Jaminan Penangguhan Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi

Foto ilustrasi. (Kompas.com - Josephus Primus)

β€œDia (A) marah karena pakaiannya saya buang sambil mendorong saya. Secara refleks saya pegang kerudungnya dan wajahnya kena kuku saya,” ujar S.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Satreskrim Polres Demak Iptu Mujiono mengatakan, upaya mediasi telah dilakukan.

Namun, pelapor bersikeras ingin melanjutkan proses hukum.

"Pelaku kita jerat Pasal 44 ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT subsider Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, ancaman hukuman 5 tahun penjara,” ungkap Mujiono.

Saat ini S terpaksa mendekam di tahanan Polres Demak untuk menjalani proses hukum.

Kronologi Menurut S

Sementara itu, saat bertemu wartawan, S mengaku tak menyangka anaknya akan melaporkan dirinya ke polisi.

Perempuan yang berprofesi sebagai pedagang pakaian di Pasar Bintoro itu menjelaskan, A selama ini tinggal bersama mantan suami di Jakarta.

Baca juga: Pengakuan Ibu yang Dijebloskan ke Penjara oleh Anak Kandungnya: Marah karena Pakaiannya Saya Buang

Lalu, saat datang ke rumah hendak mengambil pakaian, pertengkaran pun terjadi.

Pasalnya, S telah membuang pakaian milik A.

S mengaku jengkel dengan sikap anaknya tersebut yang telah berubah membencinya.

"Sejak ikut mantan suami, anak saya ini selalu menentang. Karena jengkel semua pakaiannya saya buang,” kata S saat ditemui Kompas.com di Mapolres Demak, Jumat (8/1/2021). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Pengakuan Ibu yang Dijebloskan ke Penjara oleh Anak Kandungnya gara-gara Pakaian"