TRIBUNWOW.COM - Pemprov DKI Jakarta menyiapkan tim pemulasaran jenazah bagi warga yang meninggal di rumah karena Covid-19.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Widyastuti dalam forum Jakarta Development Collaboration Network (JDCN) 2020 yang disiarkan virtual, Kamis (17/12/2020).
Ia mengatakan, di tengah masyarakat banyak ketakutan dalam mengurus jenazah warga yang meninggal di masa pandemi.
Baca juga: Soal Vaksin Covid-19 yang akan Digunakan, Kemenkes Masih Tunggu Rekomendasi BPOM
Untuk itu, tim khusus diperlukan yang terdiri dari kombinasi antara tim kesehatan, TNI, Polri, Satpol PP dan Yayasan-yayasan swasta yang sukarela membantu.
"Ada warga yang meninggal di rumah karena kemungkinan Covid-19, pada saat warga tidak berani untuk melakukan pemulasaran jenazah tim itu yang terdiri dari berbagai mekanisme ikut membantu," ungkap perempuan berhijab ini.
Baca juga: Pemprov DKI Jakarta akan Berikan Denda Rp 5 Juta bagi Warganya yang Menolak Vaksinasi Covid-19
Widyastuti memaparkan, angka kematian karena Covid-19 di Jakarta per 16 Desember ini berada pada 1,9 persen, lebih rendah bila dibandingkan angka kematian nasional dan global yaitu sekitar 3 persen.
Sementara angka positif warga DKI Jakarta, saat ini diakuinya masih lebih tinggi yakni 10 persen bila dibandingkan angka nasional dan global yakni 5 persen.
Catatan redaksi: Bersama-kita lawan Virus Corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak). (Tribunnews.com/Rina Ayu Panca Rini)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemprov DKI Libatkan TNI-Polri Tim Pemulasaran Jenazah Warga Meninggal Covid-19 di Rumah