Terkini Daerah

Ibu Syok Baca Tulisan dari Putrinya: Ma, Sebenarnya Perawan Saya Sudah Diambil Bapak

Editor: Mohamad Yoenus
Pelaku rudapaksa anak tiri berhasil diamankan petugas Polrestabes Medan, Jumat (27/11/2020). Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Disetubuhi Ayah Tiri Sejak 4 SD, Ibu Syok Baca Tulisan Putrinya: Ma, Perawanku Sudah Diambil Bapak, https://bogor.tribunnews.com/2020/11/27/disetubuhi-ayah-tiri-sejak-4-sd-ibu-syok-baca-tulisan-putrinya-ma-perawanku-sudah-diambil-bapak?page=all. Penulis: Vivi Febrianti Editor: Damanhuri

TRIBUNWOW.COM - Seorang ayah tiri tega merudapaksa anaknya sejak korban duduk di bangku kelas 4 SD.

Perbuatan keji tersebut terjadi di Medan Barat, Medan, Sumatera Utara.

Selama 6 tahun, korban yang ketakutan dan di bawah ancaman tak berani mengungkapkan perbuatan pelaku.

Akan tetapi, ia memberanikan diri setelah sang ayah kembali meminta jatah baru-baru ini.

Baca juga: Cedera setelah Ekskul Bulu Tangkis, Siswi Ini Malah Dicabuli Guru Olahraga yang Tawarkan Pijatan

Jika sang anak menolak melayani nafsu bejatnya, sang ayah mengancam akan menyebarkan foto-foto tanpa busananya ke media sosial.

Tak tahan dengan ancaman itu, sang anak pun memberanikan diri mengadukan perbuatan itu pada ibunya.

Ia memberi tahu ibunya lewat tulisan di ponsel, karena tak berani bicara di depan sang ayah.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunMedan.com Jumat (27/11/2020), Tim Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Satreskrim Polrestabes Medan berhasil meringkus pelaku.

Penangkapan terhadap pelaku berdasarkan tindak lanjut laporan polsi yang tertuang dalam LP/2927/XI/2020/SPKT RESTABES MEDAN, 25 November 2020.

Identitas pria yang tega menyetubuhi anak angkatnya itu berinisial C (46) warga Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ibu korban, sebut saja Mawar, mengetahui bahwa anak kandungnya telah dirudapaksa oleh ayah tirinya, yang tak lain adalah suaminya sendiri, pada Selasa (24/11/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat itu, korban memanggil ibunnya yang baru pulang bekerja.

Korban pun bercerita kepada Mawar dan berkata sambil menangis.

"Ma, sini dulu ada yang mau aku omongin penting! Tapi aku ngak berani ngomong ada bapak," kata korban, sebut saja Bunga.

Mendengar perkataan sang anak, Mawar pun penasaran.

"Ada apa rupanya?," tanya Mawar.

Karena tidak berani berbicara langsung, korban kemudian berinisiatif mengambil handphone ibundanya.

Lalu, Mawar pun meminta korban dan untuk mengetik semua yang ingin ia katakan.

Baca juga: Kenalan di Facebook sampai Jalin Hubungan Asmara, Wanita Ini Malah Kena Tipu WNA Rp15,8 Miliar

Bak petir di siang bolong, Mawar terkejut bukan main setelah membaca isi tulisan Bunga.

Dalam tulisan di ponsel tersebut, korban menceritakan kalau dirinya telah ditiduri oleh ayah tirinya sejak duduk di bangku kelas 4 SD.

Adapun isi pesan yang ditulis Bunga yakni:

"Ma, sebenarnya perawan saya sudah diambil bapak angkat sejak aku kelas empat SD.

Dan sekarang ini bapak mengancam lagi mau tiduri saya.

Kalau tidak diladeni, bapak angkat mau sebarin foto telanjang aku ke media sosial facebook dan WhatsApp aku".

Mengetahui kenyataan tersebut, ibu korban pun marah dan langsung pergi dari rumah dengan berpura-pura hendak membeli sesuatu.

Mawar pun memutuskan untuk menghubungi kepala lingkungan, dan akhirnya disarankan agar diproses sesuai hukum saja.

Mawar lantas menghubungi keluarganya dan membuat laporan ke kantor Polrestabes Medan.

Ancam Usir dari Rumah

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan, AKP Mardianta Ginting mengatakan, seusai menerima laporan korban, petugas langsung bergerak mengamankan pelaku.

"Perbuatan persetubuhan yang dilakukan oleh tersangka (ayah tiri korban) adalah sejak tahun 2014, sejak korban masih kelas IV SD. Perbuatan persetubuhan tersebut sering dilakukan dan perbuatan yang terakhir pada bulan Juni 2020," ujarnya, Jumat (27/11/2020).

Lanjut mantan Kapolsek Batangkuis tersebut, perbuatan itu dilakukan tersangka di dalam rumah.

"Saat pelaku melakukannya, tidak ada yang melihat. Korban tidak berani melaporkan perbuatan tersebut kepada ibu kandungnya karena diancam oleh tersangka akan diusir dari rumah," ungkapnya.

Masih dikatakan AKP Mardianta Ginting, dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, ia mengakui telah berulangkali melakukan rudapaksa terhadap anak tirinya.

Perbuatan bejat itu sudah ia lakukan sejak tahun 2014 sampai dengan bulan Juni 2020.

"Tersangka menerangkan melakukan pengancaman terhadap korban agar tidak memberitahukan perbuatan tersangka kepada ibu kandungnya, karena akan diusir dari rumah," bebernya.

Terhadap tersangka dikenakan Pasal 81 Ayat (1),(2),(3) Jo 76 D Subs Pasal 82 Ayat (1),(2) Jo 76 E UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.(TribunnewsBogor.com/Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Disetubuhi Ayah Tiri Sejak 4 SD, Ibu Syok Baca Tulisan Putrinya: Ma, Perawanku Sudah Diambil Bapak