TRIBUNWOW.COM - Nikmatur Rohmah (45) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di kediamannya di Dusun Tanggung RT02 RW03, Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur Kamis malam (19/11/2020).
Korban yang merupakan seorang ibu dua anak itu diduga tewas dibunuh oleh tetangganya sendiri SB (27).
Berdasarkan hasil autopsi yang selesai pada Jumat (20/11/2020) sore, korban ternyata tewas karena lemas.
Baca juga: Terduga Pembunuh Ibu di Tulungagung Ditangkap, Polisi Curigai Pelaku yang Tak Mau Keluar Kamar
Dikutip SURYA.co.id, Jumat (20/11/2020), Ketika ditemukan, wajah korban dipenuhi luka, bahkan darah segar masih mengucur dari kepala korban.
Seusai korban diautopsi di RSUD dr Iskak Tulungagung, luka paling banyak diderita korban di bagian kepala.
Sebagian besar luka tersebut berasal dari benda tumpul.
“Luka-lukanya mayoritas ada di bagian kepala. Luka-luka tersebut diakibatkan oleh kekerasan,” terang Dokter Forensik dari RS Bhayangkara Kediri, dr Tutik Purwanti.
Korban dipastikan tewas karena lemas seusai dihajar oleh pelaku.
“Berdasarkan kriteria luka robek, luka tersebut diakibatkan kekerasan benda tumpul,” ujar dr Tutik.
Jenis luka yang ditemukan pada wajah dan kepala korban beragam, mulai dari lecet, memar, hingga robek.
Gelagat Aneh Tetangga Korban
Tertangkapnya pelaku berawal dari rasa kecurigaan seorang polisi yang melihat gelagat aneh pelaku.
Dikutip dari SURYA.co.id, Jumat (20/11/2020), SB merupakan tetangga korban yang rumahnya hanya terpisah jalan setapak dan kandang kambing dengan rumah korban.
SB sendiri kini telah diamankan oleh polisi pada Jumat (20/11/2020) pagi.
"Sudah ditangkap di rumahnya. Dia ada di kamar rumahnya," ucap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kala itu, ketika pihak kepolisian tengah berupaya mengumpulkan keterangan, SB justru memilih diam di kamar.
Hal itu lantas membuat aparat berwajib merasa curiga.
Di saat orangtua SB memberikan keterangan, SB justru tetap mengurung diri di kamar.
"Sebenarnya kecurigaan sudah mengarah ke dia, karena kondisi ramai seperti itu dia tetap ada di dalam kamar," ujar seorang polisi yang ditemui di lapangan.
Terkait kasus ini SB beserta ayah dan ibunya kini sudah dibawa ke Satreskrim Polres Tulungagung.
Seorang tetangga pelaku yang enggan disebut namanya menjelaskan, SB adalah sosok yang dikenal tertututp.
Ia bahkan terkesan sering menghindari komunikasi dengan orang lain.
Tak hanya itu, pria yang bekerja sebagai penggergaji batu ini sering memalingkan muka saat diajak bicara tatap muka.
"Kesehariannya bekerja di penggergajian batu," ujar tetangga pelaku.
Baca juga: 1 Bulan Lagi Menikah, Emy Ternyata Dibunuh Kekasih Gelapnya seusai Berhubungan Intim di Kos Pelaku
Detik-detik Ditemukan
Kapolsek Bandung, AKP Alpo Gohan menuturkan, Nuril Huda selaku suami korban pulang dari Yasinan pukul 20.00 WIB.
Saat pulang, ia mendapati pintu depan pada rumahnya terkunci,
Lalu dirinya memilih untuk mengintip keadaan rumah dari jendela.
Saat itu dirinya langsung kaget melihat sang istri sudah terbujur kaku.
"Suami korban sempat mengintip dari jendela. Saat itu dia melihat istrinya tergeletak di lantai ruang tengah," jelas Gohan.
Kemudian, Nuril langsung memutar ke pintu samping.
Saking syoknya, ia terus menyebut-nyebut nama Allah demi menenangkan perasaannya.
Baca juga: Pengakuan Kakak Beradik Pembunuh Pengantin Baru di Palembang, Korban Disebut Tak Punya Itikad Baik
Tangisannya pecah tatkala ditinggal oleh kekasih hatinya,
Tangis ayah dua anak sempat kembali muncul setelah dua anak laki-lakinya pulang dari pondok pesantren.
Kini dua anak tersebut dititipkan ke pihak keluarga.
Sedangkan Nuril dimintai keterangan di Mapolsek Bandung. (TribunWow.com/Anung/Gipty)
Artikel ini diolah dari Surya.co.id dengan judul Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Ibu Dua Anak di Tulungagung, Dikenal Pendiam Jarang Berinteraksi, Detik-detik Suami Histeris Lihat Istri Tergeletak Tak Bernyawa di Tulungagung, Bantal Disita Polisi, dan Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Ibu Dua Anak di Tulungagung, Dikenal Pendiam Jarang Berinteraksi