Terkini Daerah

Viral Foto Komodo Adang Truk soal TN 'Jurassic Park' Tuai Sorotan, sampai Bintang Emon Beri Sindiran

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral foto komodo mengadang truk, diunggah Jumat (23/10/2020).

TRIBUNWOW.COM - Proyek pembangunan Taman Nasional (TN) Komodo Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timut (NTT) menjadi sorotan warganet.

Dilansir TribunWow.com, kawasan tersebut digadang-gadang menjadi kawasan wisata edukasi serupa film Hollywood Jurassic Park.

Diketahui komodo merupakan hewan endemik yang hanya dapat ditemukan di kawasan tersebut.

Viral foto komodo mengadang truk, diunggah Jumat (23/10/2020). (Capture Instagram @gregoriusafioma)

Baca juga: Kata Petugas soal Viral Pengendara Motor Terseret Banjir di Bandung, Bagaimana Nasibnya?

Di media sosial, beredar foto yang menuai perbincangan warganet terkait rencana pembangunan senilai Rp900 miliar itu.

Pemilik akun Instagram @gregoriusafioma mengunggah foto seekor komodo sedang mengadang truk pengangkut besi.

Truk berwarna hijau itu berdiam diam tepat di depan seekor komodo.

Sementara itu, dua petugas pembangunan yang berdiri di atas truk hanya mengamati komodo yang 'mengadang' mereka.

Dalam kolom keterangan, pemilik akun Instagram @gregoriusafioma mengungkapkan tanggapannya terhadap peristiwa yang tergambar dalam foto tersebut.

"Ini benar-benar 'gila', tak pernah dibayangkan sebelumnya bisa terjadi," ungkapnya.

"Truk masuk ke dalam kawasan konservasi yang dijaga ketat selama puluhan tahun dan telah secara sistematik meminggirkan masyarakat dari akses terhadap pembangunan yg layak demi konservasi."

Menurut dia, wacana pembangunan bermula dari kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Juli 2019 silam.

"Dalam kunjungan itu, ia mengumumkan rencana pembangunan tersebut," papar @gregoriusafioma.

Baca juga: Aksinya Viral, Kini 2 Pria Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Bagikan Video Perminta Maaf

"Padahal tahun sebelumnya, beramai-ramai orang membongkar pengaplingan PT. Segara Komodo Lestari, milik David Makes (adiknya, Josua Makes, pemilik plataran komodo) di kawasan yang sama dan KLHK berkomitmen meninjau kembali ijin pembangunan dalam kawasan."

Komika yang terkenal sering menanggapi isu nasional dan politik dengan candaan, Bintang Emon, turut berkomentar soal isu TN Komodo.

Hal itu ia sampaikan melalui akun Twitter @bintangemon, diunggah Senin (26/10/2020).

"Komodo yang ga ngelawan penguasa aja rumahnya digusur, apalagi kamu hey," sindir Bintang Emon.

Sindiran komika Bintang Emon terkait proyek pembangungan Taman 'Jurassic Park' komodo, Senin (26/10/2020). (Capture Twitter @bintangemon)

Proyek Taman 'Jurassic Park'

Dikutip dari Kompas.com, Pulau Komodo atau Pulau Rinca telah ditetapkan sebagai taman nasional sejak 1980 untuk melindungi keberadaan satwa endemik purba komodo.

Pulau tersebut rencananya akan dibangun menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas Labuan Bajo, NTT.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan pembangunan TN Komodo akan memprioritaskan perkembangan ekonomi masyarakat sekitar, dan aspek lingkungan hidup bagi kelangsungan spesies komodo.

"Tujuan utama konsep ini adalah mempromosikan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan dengan mengembangkan potensi yang ada dengan cara yang berkelanjutan," kata Basuki, Senin (26/10/2020).

Kementerian PUPR menganggarkan dana Rp902,47 miliar untuk mengerjakan 43 paket kegiatan infrastruktur di KSPN Labuan Bajo.

Sebelumnya pemerintah pusat menggelontorkan dana Rp69,96 miliar untuk menata Pulau Rinca.

Dana itu digunakan untuk membangun pusat informasi, sentra suvenir, kafe, dan toilet publik.

Nantinya akan dibangun pula kantor pengelola kawasan, selfie spot, klinik, gudang, ruang terbuka publik, dan penginapan untuk peneliti.

Area lain yang dibangun adalah trekking untuk pejalan kaki dan shelter yang didesain melayang.

Basuki menyebutkan pembangunan lain yang akan dilakukan terkait penataan kawasan, jalan, penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, sanitas, dan perbaikan hunian penduduk.

Ia menjelaskan hal tersebut sesuai arahan presiden.

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo seluruh pembangunan infrastruktur untuk Labuan Bajo harus selesai tahun 2020," kata Basuki.

"Semua desain sudah selesai, sudah mulai lelang pada Desember 2019, sehingga kegiatan konstruksi fisik dapat dimulai pada Februari-Maret dan selesai akhir Desember 2020," tambahnya.

(TribunWow.com/Brigitta)

Sebagian artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul Mengenal Proyek "Jurassic Park" di TN Komodo yang Jadi Polemik