TRIBUNWOW.COM - Oknum Komisaris Polisi (Kompol) Imam Ziadi Zaid kini dipecat dari jabatannya lantaran kedapatan membawa 16 kg sabu.
Ia ditangkap saat bersama seseorang bernama Hendry Winata (51), Jumat (23/10/2020) malam.
Imam Ziadi Zaid merupakan Kasi Ident Ditreskrimum Polda Riau.
Baca juga: Kapolda Riau Akui Polisi Kerap Digoda Masuk ke Sindikat Narkoba: Sasaran Pengedar, atau Bandar
Imam juga pernah menjabat sebagai Kapolsek Tempuling di Indragiri Hilir.
Kasus yang menjerat Imam Ziadi Zaid tentu saja membuat Kapolda Riau berang.
Berikut rangkuman fakta selengkapnya.
1. Diduga kurir
Kombes Victor juga membenarkan ada oknum anggota berpangkat Kompol yang berdinas di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, diduga ikut terlibat.
Ia juga membeberkan peran dari oknum tersebut.
"Diduga kurir," tuturnya.
2. Kapolda Riau berang
Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi, tampak berang mengetahui ada oknum anggotanya yang terlibat peredaran gelap narkotika.
Saat dimintai tanggapannya terkait apa yang dilakukan anggotanya itu, muka Jenderal bintang dua itu merah padam menahan berang.
"Kemarin mungkin anggota, tapi hari ini bukan, maka saya tidak mau sebut nama dan pangkat dan sebagainya, karena dia sudah tidak punya pangkat," tegasnya.
"Kami akan lakukan prosesnya, kita akan selesaikan masalah hukumnya baik internal maupun pertanggungjawaban hukum terkair Undang-undang Narkoba yang harus dia pertanggungjawabkan."
"Saya harap hakim memutuskan yang layak untuk para pengkhianat bangsa ini," ucapnya lagi.
Baca juga: Fakta Peran Kompol IZ Terjerat Jaringan Narkoba, Kapolda Riau: Selalu Dicari Pengedar untuk Mengawal
3. Kronologi penangkapan
Kedua tersangka diketahui sedang membawa narkotika jenis sabu seberat 16 kg.
Mereka diamankan di Jalan Arengka/Soekarno Hatta, Kota Pekanbaru, Jumat (23/10/2020) sekitar pukul 20.00 WIB.
Keduanya menumpang mobil Opel Blazer BM 1306 VW.
Aksi kejar-kejaran pelaku dengan aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau pun tak terhindarkan.
Pengejaran dan pembuntutan oleh aparat sudah dilakukan sejak kedua pelaku berada di Jalan Parit Indah.
Laju mobil keduanya berhasil dihentikan.
Setelah beberapa kali senjata api milik petugas menyalak dan mengarah ke pelaku.
Imam Ziadi Zaid mengalami luka tembak dibagian lengan dan punggung.
Sementara Hendry Winata mengalami luka akibat terbentur.
Kedua tersangka lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani perawatan.
"Mereka menerima dari seseorang, kita membuntuti di belakangnya."
"Sabu 16 kilogram dimasukkan ke dalam 2 tas ransel. Yang diterima di Jalan Parit Indah."
"Kita lakukan pengejaran, sampai Jalan Arengka," tutur Agung.
Baca juga: Tertangkap Bawa Sabu 16 Kg, Oknum Komisaris Polisi di Riau Berperan Jadi Pengawal Bandar Narkoba
4. Tersangka panik
Kedua tersangka pun panik, hingga akhirnya sempat menabrak sepeda motor dan mobil di depannya.
Sehingga membahayakan masyarakat.
Aparat lalu mengambil upaya paksa.
Dengan menembak bagian ban mobil supaya mereka menghentikan mobil mereka.
Namun ternyata mereka tidak berhenti.
Petugas pun melakukan upaya paksa menembak ke arah yang bersangkutan.
"Karena kita tahu yang bersangkutan juga memiliki senjata api.'
"Sekarang saudara Imam Ziadi Zaid masih dioperasi di rumah sakit untuk mengeluarkan proyektil yang ada di tubuhnya," papar Kapolda.
Kapolda selanjutnya, upaya Polda Riau untuk memberantas narkoba, sudah sampai pada tahap memetakan dan mengidentifikasi dari mana narkoba berasal, dan akan dikirim ke mana.
"Saya beri peringatan ini kepada semuanya baik kepada petugas, pegawai atau orang-orang yang harusnya mengabdi kepada negara ini, yang kemudian ikut campur dan membantu melakukan, saya akan berikan tindakan tegas," paparnya.
"Saya ingin memastikan bahwa melawan narkoba kita tidak bisa jalan pelan-pelan, saya akan berlari dan saya akan mengejar sampai ke lubang mana pun," pungkasnya. (Surya/Putra Dewangga Candra Seta)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Profil dan Biodata Kompol Imam Ziadi Zaid, Oknum Polisi yang Jadi Kurir 16 Kg Sabu di Riau