Terkini Daerah

Siswa SMA yang Sodomi Bocah Sudah Lakukan Aksi sejak SMP, Iming-imingi Korban dengan Coklat

Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi bocah SD. Pelajar SMA berinisial FM (16) diduga telah melakukan pelecehan seksual pada 10 bocah laki-laki.

TRIBUNWOW.COM - Pelajar SMA berinisial FM (16) diduga telah melakukan pelecehan seksual pada 10 bocah laki-laki.

Pelajar asal Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah itu kini sudah ditangkap oleh Polresta Banyumas.

Dikutip TribunWow dari Kompas.com pada Kamis (24/9/2020), Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Berry menjelaskan, dari hasil pemeriksaan dua di antara 10 korban turut menjadi korban sodomi.

Ilustrasi pencabulan terhadap anak laki-laki. (en.sun.mv)

Siswa SMA Sodomi Bocah Laki-laki, Beralasan Tak Pernah Berteman dengan Wanita: Ketemunya Laki-laki

Berry menjelaskan ada 10 korban yang datang ke kepolisian.

Berdasarkan hasil visum hanya ada dua korban yang sampai rusak bagian tubuhnya.

"Awalnya yang datang 10 korban, yang mau dimintai keterangan tiga anak, yang lainnya hanya diperiksa di dokkes. Hasil visum, korban lain enggak sampai rusak (duburnya), dari 10 anak yang disodomi dua anak," ujar Berry, Rabu (23/9/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, FM diduga sudah melakukan pelecehan seksual seja empat tahun lalu ketika dirinya masih duduk di bangku SMP.

Hal itu berdasarkan pengakuan korban terakhir yang datang ke polisi.

Sedangkan alasan terduga pelaku melakukan hal tak senonoh itu karena dirinya beralasan jarang melihat wanita.

Sehingga dirinya selama ini hanya berinteraksi dengan laki-laki.

Siswa SMA Diduga Sodomi Sejumlah Bocah, Terungkap saat Korban Lapor Telah Disodomi di Pos Ronda

"Di pendidikan (SMP) itu kan dia enggak pernah ketemu perempuan, sekolahnya dipisah antara laki-laki dan perempuan, jadi ketemunya sama laki-laki semua," ujar Berry.

Selain itu, terduga pelaku juga tak memiliki teman sebaya di lingkungan rumahnya.

Dia lebih sering bermain dengan anak-anak di usia di bawahnya.

"Di pendidikan (SMP) itu kan dia enggak pernah ketemu perempuan, sekolahnya dipisah antara laki-laki dan perempuan, jadi ketemunya sama laki-laki semua," kata Berry.

Terkait apakah FM pernah menjadi korban pelecehan sebelumnya, dia membantahnya.

"Kemarin saya tanyain dia enggak pernah jadi korban. Tapi dia bilang begini 'temen-teman saya juga kayaknya banyak yang sakit, jadi saya awalnya karena enggak pernah ketemu sama perempuan di sekolah', alasannya begitu," ungkapnya.

Sodomi 2 Bocah, Siswa SMA di Purwokerto Mengaku Sudah Lecehkan Anak-anak sejak Berusia 12 Tahun

Suka Nonton Video Porno

Korban yang telah disodomi oleh pelaku diketahui berusia 10 dan 9 tahun.

Dalam melancarkan aksinya, FM memancing korban dengan cara menawarkan coklat.

Aksi sodomi pelaku dilakukan di sebuah pos kamling di Purwokerto Utara, (9/9/2020).

• Pria Telanjang Dada dan Hanya Pakai Sarung Rusak Masjid, Lempari Batu hingga Kejar Pengurus Masjid

Kasus sodomi yang dilakukan oleh pelaku ketika seorang orangtua korban melapor.

Kala itu sepulang kerja, orangtua korban mendapati anaknya menangis.

Merasa penasaran, orangtua korban langsung menanyai kepada anaknya apa yang terjadi.

"Dijawab, jika ia telah disodomi tersangka," ujar Kasat Reskrim Polresta Banyumas, AKP Berry kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (16/9/2020).

Setelah orangtua korban meminta penjalasan kepada pelaku, FM akhirnya mengaku.

FM membenarkan pengakuan korban yang ia sodomi.

Ketika diamankan oleh pihak kepolisian, pelaku mengaku melakukan aksinya lantaran terinspirasi dari film-film porno.

Kronologi Mulai Terungkap

Berry mengatakan kejadian itu mulai terungkap ketika ada korban yang melapor orang tuanya.

Korban mengaku telah disodomi tersangka di sebuah pos ronda pada Rabu (8/9/2020).

Bocah itu menangis hingga ditanyai orang tuanya apa yang terjadi.

"Saat orangtuanya pulang kerja melihat korban menangis, lalu korban ditanya kenapa menangis dan korban menjawab disodomi tersangka," kata Berry pada Rabu (16/9/2020).

Mendengar pengakuan anaknya, orang tua korban langsung mencari FM.

Sehari kemudian orang tua korban baru menemukan laki-laki SMA tersebut.

Saat ditanyakan pada FM, dia tak membantahnya hingga langsung dilaporkan ke polisi.

• Bocah 8 Tahun Jadi Korban Pencabulan, Berawal dari Diminta Memijit hingga Tak Sengaja Merekam

"Orangtua korban menanyakan kebenaran cerita korban dan tersangka mengakui telah melakukan perbuatan tersebut."

"Orangtua korban kemudian melapor ke polisi," sambung Berry.

Menurut penyelidikan, FM berhasil menyodomi korban dengan iming-iming coklat.

"Tersangka melakukan perbuatan tersebut dengan cara membujuk korban dan menjanjikan akan memberi hadiah coklat," kata Berry.

Akibat perbuatannya tersebut kini FM diduga melanggar Pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Juncto UU Nomor 17 tahun 2016 Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak

FM terancam hukuman paling lama 15 tahun penjara.

(TribunWow.com/Mariah Gipty/Anung)

Artikel ini diolah dari Tribunbanyumas.com dengan judul Fakta Baru, Pelajar SMA Tersangka Percabulan Bocah SD di Banyumas Sodomi Korban Sejak SMP , Tribunjateng.com dengan judul Sering Tonton Video Porno, Pelajar SMA di Purwokerto Tega Cabuli 3 Bocah di Pos Kamling, dan Kompas.com dengan judul "Siswa SMA Mengaku Jadi Pelaku Sodomi 10 Bocah SD karena Tak Pernah Bertemu Teman Perempuan"  dan Diduga Sodomi 3 Bocah SD, Siswa SMA di Purwokerto Ditangkap Polisi