Terkini Daerah

Pengalaman Sopir Pengantar Jenazah Rinaldi Korban Mutilasi di Kalibata City: Itu Kan Sugesti Saja

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana pemakaman mendiang Rinaldi Harley Wismanu, di TPU Nologaten, Sleman pada Senin (21/09/2020).

TRIBUNWOW.COM - Jenazah Rinaldi Harley Wismanu alias RHW (33) sudah tiba di rumah duka di Sleman, Yogyakarta, Senin (21/9/2020) dini hari untuk kemudian dimakamkan di hari yang sama.

RHW sebelumnya menjadi korban dari pembunuhan sekaligus mutilasi di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2020).

Dilansir TribunWow.com dari TribunJogja.com, jenazah Rinaldi dibawa melalui jalur darat menggunakan mobil jenazah dari Jakarta ke Sleman.

Tepatnya di Dukuh Nologaten Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman.

Jenazah Rinaldi diterima pihak keluarga saat tiba di rumah duka di Dusun Nologaten, Depok, Kabupaten Sleman sekira pukul 00.10, pada Senin (21/9/2020). (Tribun Jogja/M Huda)

Sosok Rinaldi, Korban Mutilasi di Kalibata City Diungkap Rekan Kerja: Sangat Tekun dan Berdedikasi

Isak Tangis Keluarga Sambut Jenazah Rinaldi Korban Mutilasi di Kalibata City: Assalamualaikum Mas

Dalam kasus ini, Adi Saputra yang kebetulan menjadi sopir untuk bertanggungjawab mengantarkan jenazah Rinaldi ke rumah duka.

Dalam kesempatan itu, Adi mengakui bahwa berat menjadi seorang sopir mobil jenazah.

Hal berat dalam pekerjaannya adalah melihat kesedihan dan mendengar langsung isak tangis dari keluarga yang ditinggalkan.

Momen tersebutlah yang selalu di dengar dan menyambut kedatangannya beserta jenazah yang dibawa.

Termasuk terjadi saat mengantarkan jenazah Rinaldi yang notabene merupakan korban pembunuhan yang pastinya membuat keluarga merasa syok.

"Ya suka berat juga tiap kali melihat pihak keluarga mendiang yang selalu menyambut dengan duka," ujar Adi Saputra dilansir dari TribunJogja.

Adi kemudian menceritakan perjalanan mengantar jenazah Rinaldi.

Dikatakannya bahwa jenazah dibawa dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta sekira pukul 16.30 WIB.

Dalam perjalananya, hanya ada dua mobil yang mengikuti yang merupakan rombongan dari keluarga.

Tidak ada pengawalan yang dilakukan oleh kepolisian.

Terungkap Kedua Pelaku Mutilasi di Kalibata Tak Langsung Bawa Potongan Tubuh Korban secara Bersamaan

Menurutnya, perjalanan yang menempuh waktu sekitar itu 8 jam itu disyukuri tidak ada kendala apapun.

Halaman
123