Terkini Daerah

Terungkap Pekerjaan Sehari-hari Suami yang Bunuh Istri di Indramayu, Geram Diminta Uang Rp150 Ribu

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Pembunuhan. Polisi masih memeriksa tersangka pembunuhan seorang pria berinisial M (70) terhadap istrinya yang berinisial J (56) di Indramayu, Jawa Barat.

TRIBUNWOW.COM - Polisi masih memeriksa tersangka pembunuhan seorang pria berinisial M (70) terhadap istrinya yang berinisial J (56) di Indramayu, Jawa Barat.

Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Hamzah Badaru dalam tayangan Apa Kabar Indonesia Malam di TvOne, Senin (7/9/2020).

Diketahui kejadian bermula saat warga curiga ada bau busuk yang menyengat dari rumah korban.

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Hamzah Badarudalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi, Senin (7/9/2020). (Youtube/Apa Kabar Indonesia tvOne)

Pelaku yang Kubur Jasad Istri di Bawah Ranjang hingga 40 Hari Beri Keterangan Berubah-ubah ke Polisi

Warga lalu melaporkan kecurigaan itu kepada ketua RT setempat dan membongkar rumah tersangka.

Warga lalu menemukan ada gundukan tanah di bawah tempat tidur, yang ternyata berisi jenazah korban.

Hamzah Badaru menuturkan, sejauh ini motif pembunuhan diketahui adalah pelaku kesal dengan sikap korban.

"Pada awal Agustus mereka sedang terjadi percekcokan atau pertengkaran antara suami, si diduga pelaku ini, dengan korban," jelas Hamzah.

Awalnya J meminta sejumlah uang belanja kepada suaminya, M.

M yang merasa tidak memiliki penghasilan saat itu kesal karena dimintai uang.

Terjadilah konflik rumah tangga akibat masalah ekonomi tersebut.

"Berlatar belakang dari si korban meminta uang Rp150 ribu untuk belanja kebutuhan," paparnya.

"Kemudian pada saat itu memang suaminya tidak memiliki uang. Kemudian terjadilah pertengkaran di situ," lanjut Hamzah.

Dalam keterangannya, sang suami mengaku sempat diusir istrinya dari rumah.

Hal ini yang membuat M tidak terima dan nekat membunuh istrinya sendiri.

Gelagat Janggal Suami yang Bunuh dan Kubur Istri di Bawah Ranjang, Melamun saat Warga Berdatangan

Diketahui kemudian jenazah J tersebut dikuburkan di bawah tempat tidur di rumah korban.

"Setelah itu si korban ini, menurut pengakuan pelaku, mengusir diduga pelaku ini. Pelaku tidak terima kemudian mencekik korban, setelah itu ditinggal," tutur Hamzah.

Hamzah membenarkan pasangan tersebut memang bukan tergolong orang mampu.

Hal itu disimpulkannya dari pekerjaan sehari-hari M dan kondisi kediamannya.

"Alasannya tidak mempunyai uang karena diduga pelaku ini memang tidak punya pekerjaan. Hanya sebagai buruh tani harian lepas," ungkap Hamzah.

Selain itu, belum diketahui apakah kondisi ekonomi M dan J terkait dengan berkurangnya penghasilan akibat pandemi.

Diketahui pandemi Virus Corona banyak memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat.

"Sementara belum sampai ke sana, tapi dari hasil yang kita peroleh, memang diduga pelaku ini kehidupannya bisa dikatakan susah karena tinggal di rumah tidak layak huni," terang Hamzah.

Lihat videonya mulai menit 8:30

Warga Curiga Bau Busuk dari Rumah

Kejadian mengenaskan terjadi pada J (65) warga Desa/Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu.

Pasalnya, J tewas dibunuh oleh suaminya sendiri yang juga sudah berusia lanjut, M (70).

J dibunuh dan jasadnya dikubur di bawah ranjang tempat tidur mereka.

• Pelaku Pembunuhan Janda Mengaku Ingin Bunuh Diri setelah Lakukan Aksinya: Terbayang-bayang Arwah

Dikutip TribunWow.com dari Tribun Cirebon pada Senin (7/9/2020), terungkapnya kematian J diawali dari kecurigaan para tetangga.

Pasalnya, mereka mencium bau bangkai yang sangat menyengat dari rumah korban pada Sabtu (5/9/2020).

Mereka lantas mendatangi rumah M namun tidak digubris.

Hingga akhirnya mereka masuk ke dalam rumah lewat jendela.

Ilustrasi Pembunuhan. Kejadian mengenaskan terjadi pada J (65) warga Desa/Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu.Pasalnya, J tewas dibunuh oleh suaminya sendiri yang juga sudah berusia lanjut, M (70). J dibunuh dan jasadnya dikubur di bawah ranjang tempat tidur   mereka. (TribunWow.com/Rusintha Mahayu)

"Akhirnya RT dan kepala desa beserta beberapa warga mendatangi rumah bapak M dan mengetuk-ngetuk rumah tapi bapak M tidak keluar. Akhirnya warga masuk lewat jendela," kata Kapolres Indramayu, AKBP Suharmanto pada Minggu (6/9/2020).

Setelah itu, mereka langsung berusaha mencari sumber bau bangkai.

Rupanya, bau bangkai berasal dari kamar.

• Fakta Penemuan Mayat Bos Meubel di Pinggir Sawah, Hilang Dibunuh Perampok 7 Tahun Lalu

Di sana mereka menemukan gundukan tanah di bawah ranjang M.

Saat digali, munculah kaki korban.

"Di sana ada gundukan tanah bekas galian, akhirnya digali oleh masyarakat ditemukan kaki korban," kata Suhermanto.

Warga menduga M meninggal dunia 40 hari sebelumnya.

Pasalnya, sudah 40 hari warga tidak melihat korban.

"Masyarakat juga curiga kenapa istri bapak M ini tidak terlihat sudah lebih dari 40 hari," jelas Suhermanto.

Warga rupanya sempat bertanya-tanya mengapa korban tak pernah kelihatan.

Menurut keterangan warga, sang suami mengaku istrinya pergi dari rumah.

• Janda di Bontang Dibunuh seusai Tagih Kekasihnya Rp 25 Juta untuk Pernikahan, Dipukuli Pakai Helm

Namun, kecurigaan warga memuncak setelah mencium bau bangkai dari rumah mereka

Selanjutnya, warga langsung membuat laporan ke kepolisian.

Sehingga polisi langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Tadi malam kita dapat laporan dari masyarakat pukul 18.30 WIB di Desa/Kecamatan Bangodua diduga ditemukan jenazah yang dikubur di dalam kamar," ungkap Suharmanto. (TribunWow.com/Brigitta/Gipty)