Viral Medsos

Kini Dihapus, Viral Twit Politisi Demokrat Dinilai Lecehkan Keponakan Prabowo, Said Didu Ikut Balas

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan sekaligus keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati.

TRIBUNWOW.COM - Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati menanggapi cuitan seorang politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana, yang dinilai mengandung muatan pelecehan seksual verbal.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan melalui akun Twitter @RahayuSaraswati, Sabtu (5/9/2020).

Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu menilai balasan Panca bertujuan melecehkan karena mengomentari bentuk tubuhnya.

Cuitan politisi Demokrat Cipta Panca Laksana yang dianggap melecehkan Rahayu Saraswati, via Tsamara Amany, diunggah Sabtu (5/9/2020). (Capture Twitter @tsamaraamany)

Sinyal Koalisi Gerindra-PDIP di Pilpres 2024, Effendi Gazali: Siapa yang Pernah Sebut Prabowo-Puan?

Kejadian bermula saat Sara, panggilan akrabnya, mengunggah tiga foto dirinya tengah lari pagi.

Ia tampak mengenakan kaus berwarna hitam dan topi.

Calon Wakil Wali Kota Tangsel ini berlari di trotoar dengan didampingi tiga orang lainnya.

Sara juga memberikan keterangan pada cuitannya.

"Pagi hari ini dimulai dengan lari pagi di Bintaro bersama kawan-kawan Selari. #MuhamadSaraswati #TangseluntukSemua #RahayuSaraswati #Saraswati #MpokSaras #Tangsel #TangseLancar #TangSelari," cuit Rahayu Saraswati, Jumat (4/9/2020).

Panca kemudian mengomentari foto yang diunggah Sara tersebut.

"Paha calon wakil walikota Tangsel itu mulus banget," komentar Cipta Panca Laksana.

Mantan Sekretaris BUMN sekaligus politisi Said Didu lalu membalas komentar Panca.

"Huzzz - no pict hoax," tulis Said Didu.

Kedua komentar yang bernada melecehkan secara verbal ini lalu ditanggapi Sara.

Ia merasa kesal karena diobjektifikasi oleh kedua politisi tersebut.

"Pelecehan tidak ada hubungannya dengan afiliasi politik, beda pilihan politik bukan berarti bisa dilecehkan, atau karena saya perempuan bukan berarti bisa dilecehkan, pelecehan hanya dilakukan oleh mereka yang berjiwa kerdil dan pengecut," kecam Sara.

Politik Dinasti di Mata Keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati: Tuhan Tahu Kebenarannya

Politisi PSI Tsamara Amany turut mengecam kedua politisi yang terang-terangan bermaksud melecehkan itu.

"Tanpa malu melecehkan perempuan seperti ini. Lalu merasa suci, merasa bisa 'menyelamatkan' bangsa ini. Jangankan menyelamatkan bangsa, menghargai perempuan saja tidak bisa," kecam Tsamara.

"Alih-alih menilai/mengkritik @RahayuSaraswati dari track record dan kinerja, malah sibuk cari cara melecehkan," lanjutnya.

Selain itu, ia menilai pelecehan yang dilontarkan Panca dan Said Didu bertujuan menjatuhkan kredibilitas Sara yang tengah mencalonkan diri.

"Ini salah satu contoh riil bahwa otak pelaku pelecehan yang bermasalah, bukan korban pelecehannya," ungkit Tsamara.

"Mbak Sara sedang nyalon jadi pejabat publik, yang dibahas malah ketubuhannya?"

"Apa coba yang bermasalah kalau bukan otak pelaku?" tandasnya.

Meskipun begitu, saat ditelusuri kembali cuitan Panca tersebut telah dihapus.

Namun cuitan milik Said Didu masih ada.

Panca lalu menyampaikan permohonan maaf melalui akun Twitter @panca66.

"Sehubungan twit pribadi saya mengenai paha mulus cawalkot Tangsel sudah terlanjur viral, dengan ini saya mendelete twit tersebut. Mohon maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersinggung dengan twit tersebut," tulis Panca, Senin (7/9/2020).

"Memang gaya saya di twitter seperti itu. Sekali lagi mohon maaf."

Tanggapi Isu Dinasti Politik

Isu politik dinasti kini semakin gencar berhembus menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Mulai dari Gibran Rakabuming Raka, hingga Siti Nur Azizah, keikutsertaan mereka di Pilkada disebut-sebut tak lepas dari politik dinasti.

Keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati mengatakan yang terpenting adalah niat untuk mengabdi kepada rakyat.

• Kembali Jadi Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto: Saya Siap

Dikutip dari acara HOT INDONESIA, Minggu (9/8/2020), Rahayu diketahui berencana ikut serta pada Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai Wakil Wali Kota mendampingi Sekda Tangsel Muhammad.

Rahayu mengatakan isu politik dinasti bukanlah hal baru bagi dirinya, justru ia cenderung siap menghadapi isu tersebut.

"Ini bukan hal baru, ini yang selalu kuhadapi seumur hidupku," kata dia.

"Bahkan ini sesuatu yang sudah dipersiapkan orangtua saya untuk saya hadapi."

"Ini adalah posisi baik Anda suka atau tidak, orang-orang akan menilai Anda," tegas Rahayu.

Prabowo dan Rahayu Saraswati (Instagram kader Gerindra @rahayusaraswati)

Putri dari Hashim Djojohadikusumo itu menjelaskan bahwa seseorang tidak bisa memilih dirinya mau terlahir dari siapa, dan dari keluarga yang bagaimana.

"Tetapi saya selalu bertanya-tanya, apakah kita bisa memilih dari siapa kita akan dilahirkan, dan dari keluarga mana kita berasal," ujar Rahayu.

"Kita tak bisa memilih itu, itu adalah faktanya."

"Sudah ditentukan saya terlahir dari Hashim Djojohadikusumo dan Anie Hashim Djojohadikusumo."

"Begitu juga dengan paman saya, dan kakek saya," imbuhnya.

Rahayu mengatakan dirinya lebih memilih untuk bangga akan keluarganya yang terdiri dari elit politik seperti Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto hingga mantan menteri di era Presiden Soeharto, Soemitro Djojohadikoesoemo.

"Daripada kita merenungkan atau mengeluhkan tentang hal itu," kata Rahayu.

"Saya bukan hanya belajar menerimanya (asal usul) tetapi saya bangga dengan asal-usul saya."

"Saya bangga dengan sejarah keluarga saya dan tak bisa dipungkiri kami datang dari keturunan pahlawan nasional," lanjutnya.

Politikus yang juga pernah bermain di sejumlah film itu mengatakan yang terpenting bagi dirinya adalah memberikan semua yang terbaik untuk rakyat.

"Maka sekali lagi dengan semua hal nepotisme dan semua itu, menurut saya tuhan mengetahui kebenarannya," kata Rahayu.

"Dan hanya itu yang harus kutahu dan lakukan yang terbaik sebagai pelayan rakyat," tandasnya. (TribunWow.com/Brigitta/Anung)