Terkini Daerah

Ayah Balita yang Dicekoki Miras Ingin Damai dengan Pelaku: Di Dalam Hati Saja Marah karena Bos

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dua pelaku yang memberi minuman keras ke seorang bocah di bawah umur, berhasil ditangkap oleh anggota Polres Luwu Timur

TRIBUNWOW.COM - Milkias Taopan, ayah balita berinisial RB (3) yang dicekoki minuman keras oleh dua pemuda, menyebutkan alasannya memilih berdamai dengan pelaku.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Kabar Petang di TvOne, Selasa (25/8/2020).

Diketahui video yang viral di media sosial itu terjadi di Luwu Timur, Sulawesi Selatan pada Sabtu (22/8/2020) lalu.

Milkias Taopan, ayah balita berinisial RB (3) yang dicekoki minuman keras oleh dua pemuda, mengungkapkan kronologi kejadian, dalam Kabar Petang, Selasa (25/8/2020). (Capture YouTube TvOne)

Terungkap Ayah Tiri yang Bunuh Bocah 5 Tahun di Tandon Air, Ngaku dalam Kondisi Pengaruh Miras

Saat itu dua pemuda, Firman Efendi (20) dan M Rifky Hendra Putrawan (19), mencekoki RB di sebuah kebun merica di Kabupaten Luwu Timur.

Keduanya diketahui telah ditangkap oleh Polres Luwu Timur dan ditetapkan sebagai tersangka.

Milkias menuturkan awalnya ia enggan melapor karena kedua pemuda itu adalah anak pemilik perkebunan tempatnya bekerja.

Diketahui ia menjadi penjaga perkebunan tersebut.

"Saya takut bicara apa-apa karena bosku," tutur Milkias Taopan.

Mengenai tindakan pelaku terhadap putranya, Milkias mengaku tidak dapat marah.

"Tidak marah, di dalam hati saja yang marah karena perusahaan, karena bos," ungkap sang ayah.

Tidak hanya itu, Milkias mengaku lebih memilih berdamai saja dengan kedua pelaku.

"Kalau menurut saya, damai saja," jawabnya singkat ketika ditanya tentang hal tersebut.

Sebelumnya ia menuturkan kondisi putranya sesaat setelah dicekoki minuman keras oleh pemuda itu.

Diketahui RB tengah bermain-main dengan pelaku karena ayahnya sedang pergi bekerja.

Viral Balita Dicekoki Miras, Ayah Ungkap Sebab Anaknya Terima Disodori Gelas: Dipikir Anggur Kopi

"Yang pertama jatuh. Lalu saya menggendong, tubuhnya sudah mulai lemas-lemas," ungkap Milkias.

Sang ayah sendiri mengaku baru tahu kejadian yang dialami anaknya setelah pulang dari perkebunan.

Diketahui RB sampai tiga kali menenggak miras yang dituangkan pemuda itu.

Milkias lalu mencoba membuat anaknya beristirahat setelah kejadian.

"Saya lalu tidurkan. (Dia) tidak mau tidur, sampai saya paksa tidurkan. Saya cuci kepalanya pakai air supaya mabuknya cepat turun, lalu tidur lagi," paparnya.

Ia menyebutkan RB tetap dalam kondisi sadar saat mabuk.

"Enggak pingsan, hanya mabuk saja," ungkap Milkias.

Diketahui RB sempat menjalani perawatan di RSUD Lagalilo, Luwu Timur.

RB menderita lecet-lecet akibat jatuh saat mabuk.

"Sudah sehat sekarang," kata sang ayah.

Lihat videonya mulai menit 5:30

Sang Ayah Ungkap Sebab RB Terima Disodori Gelas

Dalam tayangan yang sama, Milkias Taopan mengungkapkan kronologi kejadian yang menimpa putranya.

Milkias menuturkan peristiwa itu terjadi saat ia meninggalkan anaknya untuk pergi bekerja.

"Itu enggak tahu saya. Saya pergi bekerja ke kebun. Setelah itu saya datang, lihat anak saya sudah mabuk," tutur Milkias Taopan.

Ia menyebutkan RB memang kerap bermain-main dengan kedua pemuda itu.

"Kejadian saya pergi bekerja, anak saya bermain sama mereka," lanjut sang ayah.

Milkias menjelaskan saat itu adalah kali pertama kedua pemuda mencoba mencekoki putranya dengan minuman keras.

"Hanya waktu itu saja," ungkapnya.

Meskipun kedua video yang diunggah pemuda itu viral di media sosial, sang ayah mengaku sudah tahu sejak ia pulang bekerja dari kebun.

Dua pelaku yang memberi minuman keras ke seorang bocah di bawah umur, berhasil ditangkap oleh anggota Polres Luwu Timur. (Kolase (YouTube ivan lutim) dan (Istimewa via TribunLutim.com))

"Saat kejadian saya sudah mengetahui," paparnya.

Setelah melihat gelagat RB, Milkias lalu membawanya pulang dan mengistirahatkannya.

Diketahui bocah tiga tahun itu sempat oleng dan terjatuh akibat pengaruh minuman keras.

Tidak hanya itu, kepala RB juga terbentur kayu yang tersimpan di pondok kebun saat jatuh.

• Videonya Viral, 2 Pemuda yang Cekoki Bocah dengan Miras Ditangkap, Polisi Sebut Identitas Keduanya

"Saya mulai gendong, lalu baringkan di dalam rumah. Lalu dikasih air," jelas Milkias.

Dalam video tampak RB sampai tiga kali menenggak miras yang dituangkan di gelas oleh pemuda tersebut.

Milkias menduga putranya yang suka minum kopi mengira minuman yang disodorkan itu adalah kopi.

"Enggak mengancam. Anak saya 'kan sering minum kopi, dan dipikir anggur (adalah) kopi, jadi saat itu langsung diminum," papar sang ayah.

"Anak saya kebiasaan dikasih apa saja dimakan," tambah dia.

Dikutip dari TribunLutim.com, diketahui kedua pemuda itu telah ditangkap polisi pada Minggu (23/8/2020) malam.

Firman dan Rifky juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka ditangkap di kediamannya di Jalan Abu Bakar As-Shiddiq, Desa Timampu, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Menurut Kabid Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Dinas Sosial Luwu Timur, Juleha, ayah korban bekerja sebagai penjaga kebun milik tersangka.

Juleha menuturkan, awalnya orang tua korban enggan melapor karena takut kehilangan pekerjaan.

"Tidak mau melapor karena takut hilang pekerjaannya. Yang kasih miras ke anaknya itu bosnya," ungkap Juleha. (TribunWow.com/Brigitta)