Terkini Nasional

Disebut Jago Main Intrik oleh Aria Bima, Said Didu Tawarkan Gabung KAMI: Daripada Kita Berhadapan

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Aria Bima dan Deklarator KAMI Said Didu, dalam acara Satu Meja The Forum 'KompasTV', Rabu (19/8/2020).

TRIBUNWOW.COM - Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Aria Bima memberikan penilaian langsung terhadap deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Said Didu.

Dilansir TribunWow.com, Aria Bima secara terang-terangan menilai Said Didu jago dalam bermain intrik.

Hal itu disampaikan langsung Aria Bima kepada Said Didu dalam acara Satu Meja The Forum 'KompasTV', Rabu (19/8/2020).

Politisi PDIP, Aria Bima merasa bahwa gerakan KAMI diisi orang-orang baik. Hal itu diungkapkan Aria Bima saat menjadi narasumber di acara Satu Meja The Forum pada Rabu (19/8/2020). (Channel YouTube Kompas TV)

Aria Bima Plesetkan Nama Deklarator KAMI Rocky Gerang: Diksi-diksi Filsafat untuk Pembenarannya

Tak Masalah KAMI Deklarasikan Diri di Solo, Adian Napitupulu Lebih Persoalkan Poin 5 Jatidiri KAMI

Aria Bima juga mengakui bahwa dirinya belajar intrik dari seorang Said Didu.

"Bang Said ini kalau main intrik jagoan lho ini," ujar Aria Bima.

"Karena saya belajar intrik juga sama dia," sambungnya.

Mendengar hal itu, Said Didu pun menanggapinya dengan santai.

Dirinya kemudian membalas apa yang disampaikan oleh Aria Bima.

Ia mengaku belajar intrik dari Aria Bima ketika ia masih berada di luar pemerintahan.

"Saya belajar intrik dari Pak Aria Bima karena selama saya di dalam Pak Aria Bima di luar," balas Said Didu.

Sementara itu terkait banyaknya tudingan miring yang ditujukkan kepada kAMI, termasuk disebut hanyalah sebuah intrik, Said Didu mengaku tidak mau memikirkannya.

Yang terpenting menurutnya adalah tidak ada maksud lain dari KAMI selain untuk kepentingan NKRI, yaitu dengan cara memberikan kritik dan mengawal pemerintahan.

"Saya sih mau ngomong apa aja terserah, mau mengatakan sensasional, mau intrik, itu terserah," kata Said Didu.

"Yang penting bagi kami adalah mari selamatkan NKRI dari ideologi, politik, sosial budaya, ekonomi, pertahanan keamanan," jelasnya.

Tak Setuju Ucapan Said Didu, Adian Napitupulu Serang Balik KAMI sampai Sebut Termasuk Oligarki

Said Didu bahkan menawarkan sekaligus mempersilakan kepada Aria Bima jika berkeinginan untuk bergabung bersama KAMI.

Termasuk juga kepada orang pemerintahan maupun parlemen lainnya.

Menurutnya, kondisi tersebut juga akan sangat membantu dan dikatakannya bisa cepat dalam menyelamatkan Republik ini.

"Kita semua buka satu demi satu, kalau Pak Aria Bima menganggap mau masuk ke KAMI juga alhamdulillah, kita bersama-sama berjuang menyelamatkan NKRI," terangnya.

"Orang pemerintah boleh masuk juga, supaya lebih cepat selamat daripada kita berhadapan," imbuhnya.

Simak videonya mulai menit ke-11.15:

Aria Bima Plesetkan Nama Deklarator KAMI Rocky 'Gerang'

Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Aria Bima mempelesetkan nama dari deklarator KAMI, Rocky Gerung.

Seperti yang diketahui, Rocky Gerung tergabung dalam anggota KAMI bersama mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu hingga mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo.

Dilansir TribunWow.com dalam acara Satu Meja The Forum 'KompasTV', Rabu (19/8/2020), Aria Bima mempelesetkan nama Rocky Gerung menjadi Rocky Gerang.

Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa (20/8/2020). Hadir sejumlah tokoh seperti Din Syamsuddin, Gatot Nurmantyo, dan Said Didu. (Kompas.com/Istimewa)

• Said Didu Sebut KAMI Kena Intrik, Ceritakan Hal Buruk Terjadi: Zoom Dibobol, WA Anggota Dibajak

Dalam kesempatan itu, Aria Bima mulanya berbicara soal maksud dan tujuan dari KAMI, apakah sebagai bentuk dari kritik terhadap pemerintah atau justru malah merupakan sebuah intrik.

Dikatakannya bahwa sebuah organisasi ataupun sejenisnya bisa dikatakan intrik apabila terlihat tendensius atau memihak dan mempunyai gerakan yang cenderung destruktif.

Sedangkan ketika melihat anggota dari KAMI sendiri, Aria Bima menilai tidak semuanya memiliki kecenderungan sifat yang mengarah ke intrik.

Karena menurutnya terdapat pula tokoh-tokoh baik di KAMI.

"Kalau intrik cirinya mesti tendensius dan gerakannya destruktif," ujar Aria Bima.

"Kita lihat, karena di situ banyak orang-orang baik, Pak Said Didu tak anggap orang baik," imbuhnya.

Namun Aria Bima menilai ada juga anggota KAMI yang bisa dikatakan sering melakukan intrik.

Tidak ketinggalan dirinya mencontohkan nama pengamat politik Rocky Gerung.

Tetapi dalam penyebutannya, Aria Bima tidak mengatakan Rocky Gerung melainkan Rocky 'Gerang'.

• Said Didu Tanggapi Tudingan KAMI yang Punya Tujuan di 2024 serta Deklarasi Gatot Nurmantyo di Solo

Meskipun sudah dibetulkan oleh narasumber lainnya yang mengira salah sebut, Aria Bima tetap mengulanginya kembali pada saat penyebutan nama kedua.

Menurutnya, apa yang disampaikan oleh Rocky Gerung tidak lain hanya sebagai pembenaran kepentingannya semata.

"Tapi juga ada orang-orang yang suka main intrik, ada Pak Edhy Suwasono, ada Bang Said, ada Bang Ichsanuddin Noorsy, Rocky Gerang," terangnya.

"Rocky Gerang itu kan orang yang menggunakan diksi-diksi filsafat yang sekadar untuk pembenaran kepentingannya," jelas Aria Bima.

"Dulu Rocky ini adalah guru-guru filsafat kita, anak-anak muda politik."

Lebih lanjut, terlepas dari itu, Aria Bima mengaku tidak akan berpikiran negatif terhadap munculnya KAMI.

Baginya jika memang tujuannya adalah memberikan kritik maka dengan senang hati bisa menjadi bahan evaluasi.

"Saya positif thinking bahwa sistem demokrasi kritik Pak Said Didu sebagai cermin kita yang di DPR," katanya.

"Benar juga ada sesuatu yang mungkin kita kurang maksimal, tetapi jangan sampai kemudian you vonis kita seolah-olah kita ini hanya sekadar saluran bertindak pemerintah," tutup Aria Bima.

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)