TRIBUNWOW.COM - Kisah haru dialami oleh Rafa, bocah 3 tahun yang meninggal dunia karena leukimia.
Dikutip TribunWow.com dari Instagram BBC Indonesia, Sabtu (20/6/2020) ibu Rafa, Hasni Hasim menceritakan kronologi sang anak tiada.
Diketahui Rafa mengidap leukimia dan harus segera mendapatkan perawatan.
• Ganjar Pranowo Usulkan 3 Tokoh Asal Jateng untuk Jadi Pahlawan Nasional, Ini Alasannya
Hal ini karena kondisi Rafa yang berbeda dari biasanya.
"Kami sangat khawatir dengan kondisi Rafa karena di mukanya sudah mulai muncul bercak berwarna biru," ujar Hasni Hasim.
Hari itu, ayah dan ibu Rafa mencoba klinik yang terdekat dari rumahnya.
"Saya berangkat ke klinik dengan menggunakan dua buah motor."
"Jam 21.30 ada salah satu perawat yang masih stay di situ," ujar Hasni Hasim.
Namun, klinik tersebut menolak menangani Rafa.
"Dia menyampaikan dokternya baru saja pulang," kata Hasni Hasim bercerita.
• Tak Hanya Isi Satu Nama, Ini Kata Kades soal Temuan Bungkusan Pocong yang Diduga Praktik Ilmu Hitam
Tak sampai di situ, perjuangan orang tua Rafa mencari rumah sakit mereka lanjutkan meski sudah malam.
"Dibawa ke rumah sakit harus mengikuti rapid test, baru bisa dirawat inap," ujar sang ibu.
Ayah Rafa turut bercerita kronologi sang anak yang ditolak 4 rumah sakit.
Setelah ke klinik dan rumah sakit, Rafa kembali mencari dua rumah sakit lainnya.
Namun mendapatkan penolakan lagi karena alasan tak ada dokter anak serta diprioritaskan untuk ibu hamil.
• Kisah Pilu Pria Kehilangan 3 Anak Sekaligus dan Istri Kritis: Istirahat dalam Damai Malaikat Kecil
Alasan lain yakni rumah sakit tak mau menangani Rafa sebelum ia menjalani rapid test.
"Ya sudah malam itu kami bawa pulang dengan rencana besok pagi ke rumah sakit lain," ujar ayah Rafa.
Malam itu kondisi Rafa memburuk.
• Keributan di Green Lake City Tangerang, Pelaku Rusak Mobil Milik Nus Kei dan Keluarkan Tembakan
Rafa akhirnya diterima di RS Bhayangkara meski kondisi RS saat itu sudah penuh.
Namun, penanganan pada Rafa sudah terlanjur telat.
"Masuk IGD mungkin baru disuntik Rafa meninggal," cerita sang ayah.
"Kalau hari itu Rafa ditangani secara medis, saya percaya Rafa mungkin selamat." (TribunWoW.com/ Tiffany Marantika)