TRIBUNWOW.COM - Kisah menghebohkan terjadi di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), terjadi pernikahan sejenis antara laki-laki dengan laki-laki, yakni Muh (31) dan Mit alias Sup (25).
Namun pernikahan tersebut diduga ada unsur penipuan dari salah seorang pasangan, yakni Mit alias Sup yang mengaku dirinya perempuan dan ditetapkan sebagai tersangka.
Dilansir TribunWow.com, Mit alias Sup akhirnya memberikan pengakuannya saat mendapatkan pemeriksaan dari Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, AKP Dhavid Shiddiq.
• Tertipu Nikahi Wanita yang Dikenal via Medsos dengan Modal Rp 20 Juta, Ternyata Istrinya juga Pria
Mit alias Sup mengaku bahwa dirinya sebenarnya tidak mau diajak menikah dengan Muh.
Selain itu, dirinya mengatakan sudah meminta untuk putus.
Namun menurutnya, keinginannya untuk putus tidak disetujui oleh pasangannya saat itu, yakni Muh.
Bahkan pasangannya tersebut mengancam untuk bunuh diri jika benar diputuskan.
"Kamu setuju nikah dengan dia?" tanya AKP Dhavid Shiddiq, seperti yang dikutip dari tayangan Youtube Official iNews, Senin (8/6/2020).
"Awalnya enggak. Saya pernah bilang saya enggak mau nikah, kita jalanin aja dulu," ujar Mit.
"Karena saya bilang saya juga mau putus sama kamu. Tapi dia bilang dia mau bunuh diri," jelasnya.
Lebih lanjut, Mit mengakui dirinya berkenalan melalui media sosial Facebook.
Kemudian perihal status dirinya adalah seorang laki-laki, Mit mengatakan bahwa pasangannya sudah mengetahuinya.
Bahkan sudah mengetahui sebelum dilangsungkannya pernikahan.
• Berawal dari Ejekan untuk Menikah, Nenek 65 Tahun di OKI Ini Malah Dinikahi Pemuda 25 Tahun
Tak hanya itu, Mit mengaku sudah pernah diajak untuk berhubungan badan ketika diajak ke rumah Muh.
"Dia tahu saya laki-laki, tapi dia ngomong di sana-sini dia enggak tahu kalau saya laki-laki," terang Mit.
"Awalnya ketemu memang enggak tahu saya laki-laki. Di saat saya datang ke rumahnya saya dipaksa untuk bersetubuh dan saya ditelanjangi sama dia," akunya.
Sementara itu berdasarkan penjelasan dari AKP Dhavid Shiddiq, kasus tersebut sedang dalam penyelidikan lebih lanjut.
Untuk saat ini, dirinya mengatakan Mit dikenai pasal penipuan dengan ancaman kurungan maksimal 5 tahun.
Sedangkan di satu sisi, Muh yang menjadi korban belum mau memberikan keterangan dan mengaku masih syok.
"Hasil pemeriksaan yang bersangkutan, terlapor atau tersangka, memang mengakui bahwa dia adalah laki-laki," kata Dhavid.
"Untuk perkaranya sendiri sudah kita terima. Kita lakukan penyelidikan lebih lanjut untuk pasal penerapannya," sambungnya.
"Untuk sementara kita kenakan pasal penipuan," jelasnya menutup.
Simak videonya dari menit awal:
Berikut kronologi lengkapnya:
1. Kenalan di Medsos
Dilansir TribunWow.com dari KompasTV, pasangan Muh dan Mit alias Sup berawal dari kenalan dari media sosial atau medsos.
Setelah mengenal dan berhubungan lebih lama, akhirnya timbulah rasa cinta antara keduanya.
2. Melangsungkan Pernikahan
Muh dan Mit alias Sup akhirnya sepakat untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius, yakni pernikahan.
Pernikahan tersebut digelar pada Selasa (2/6/2020).
"Muncul benih cinta akhirnya kemudian sepakat untuk melakukan perkawinan pada hari Selasa 2 Juni 2020 pagi," ujar Sandiarsa.
"Dengan disaksikan oleh tokoh masyarakat dan perkawinan tersebut sah secara agama," jelasnya.
3. Tak Mau Berhubungan Badan
Setelah sah menikah, Muh pun tak sabar untuk menantikan malam pertamanya.
Namun anehnya, pengantin perempuan justru menolak ajakan dari Muh.
Meski begitu, Muh tidak memaksa pasangannya untuk tetap berhubungan badan.
Dirinya beranggapan bahwa Mit alisa Sup belum siap dan masih takut.
"Saat malam pertama korban (Muh) minta untuk melakukan hubungan suami istri tetapi ditolak oleh pelaku (Mit)," ungkap Sandiarsa.
• Pria Ini Tertipu Nikahi Istri yang Ternyata juga Laki-laki, Ini Cara Pelaku Tutupi Kebohongannya
4. Kembali Menokal dan Minta Cerai
Penolakan untuk berhubungan suami-istri tidak hanya terjadi sekali, pada malam kedua Mit alias Sup kembali menolak.
Mit alias Sup bahkan malah meminta untuk bercerai.
Dirinya kemudian kabur meninggalkan rumah suaminya.
Atas sikap aneh dari istrinya tersebut, Muh pun memutuskan untuk mencari Mit.
Muh akhirnya mendatangi alamat awal dari Mit, yakni di Pajeruk, Ampenan, Mataram.
Namun ia justru mendapatkan informasi mengejutukan dari petugas RT setempat di mana Mit tinggal.
Petugas RT itu mengatakan bahwa istrinya tersebut adalah seorang laki-laki.
5. Lapor dengan Alasan Penipuan
Atas kejadian tersebut, Muh melaporkan orang yang dinikahi dua hari sebelumnya.
Muh melaporkan kejadian tersebut dengan tudingan penipuan.
Namun sejauh ini belum diketahui motif dari Mit yang berpura-pura menjadi wanita supaya bisa dinikahi oleh Muh. (TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)