Virus Corona

Studi China Sebut Virus Corona Bisa Terdeteksi di Air Mani Pria, Masih Diteliti soal Penularannya

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas medis bersiap mengambil sample darah pengemudi angkutan umum saat Rapid Test COVID-19 secara Drive-Thru di Halaman Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (20/4/2020). Ilmuwan di China telah medeteksi Virus Corona berada di air mani pria yang sudah terinfeksi sebelumnya.

TRIBUNWOW.COM - Ilmuwan di China telah medeteksi Virus Corona berada di air mani pria yang sudah terinfeksi sebelumnya.

Namun, penelitian tersebut masih dipelajari apakah bisa menular secara seksual.

Dikutip TribunWow.com dari channelnewsasia, temuan itu dipublikasikan pada jurnal medis JAMA Network Open, Kamis (7/5/2020).

Update informasi terkini wabah Virus Corona yang menyerang China dan beberapa negara lain, Minggu (26/1/2020) (YouTube South China Morning Post)

"Covid-19 menyebar melalui tetesan pernapasan atau kontak, serta virus juga telah terdeteksi dalam feses, saliva, dan urin," tulis jurnal tersebut.

Para peneliti di Rumah Sakit Kota Shangqiu di Provinsi Henan Shina menguji air mani dari 38 pasien positif Virus Corona.

Para pasien tersebut dispesifikasikan berusia 15-50 tahun.

Rizal Ramli Sebut Tak Susah Pimpin Negara, Ungkit Keberhasilannya Jadi Menteri Ekonomi Era Gus Dur

Ada 6 pasien yang telah diujikan.

Hasilnya empat di antaranya menunjukkan tahap infeksi akut.

Sementara dua di antaranya tidak mengindikasikan adanya Virus Corona yang menempel.

Para peneliti mencatat bahwa penilitian ini dibatasi oleh ukuran sampel yang kecil.

Mereka pun akan melakukan penelitian lebih lanjut apakah Virus Corona dari air mani bisa ditularkan secara seksual.

Jika memang benar bisa ditularkan melalui seksual, maka yang difokuskan adalah soal pencegahan penularan.

Penggunaan kondom saat ini juga dianjurkan bagi para pasien. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)