Virus Corona

Wacana PSBB Dilonggarkan, dr Erlina Burhan Sebut Rumah Sakit Kewalahan: Di Italia Dokter Playing God

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
Sejumlah pengendara terjebak kemacetan dikawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2020). Kepadatan kendaraan tersebut terjadi akibat adanya pengerjaan pembangunan flyover Lenteng Agung, Selain itu masih banyak warga yang melakukan aktivitas diluar rumah saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tribunnews/Jeprima

TRIBUNWOW.COM - Dokter spesialis paru-paru Erlina Burhan menanggapi isu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang disebut akan dilonggarkan.

Dikutip TribunWow.com, hal itu ia sampaikan saat diundang dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di TvOne, Selasa (5/5/2020).

Seperti diketahui, sejumlah daerah menerapkan PSBB demi menghambat penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Dokter Erlina Burhan dalam tayangan Indonesia Lawyers Club, Selasa (5/5/2020). (Capture YouTube Indonesia Lawyers Club)

dr Erlina Soroti Kebijakan Pemda soal Pemudik Harus Isolasi Diri: Tujuan Pulang kan Bersenang-senang

Larangan mudik juga telah disampaikan pemerintah untuk mengurangi transmisi virus antardaerah.

Dr Erlina Burhan menegaskan tidak setuju terkait wacana pelonggaran PSBB.

Ia menyoroti jumlah kasus baru per harinya yang masih sangat tinggi.

"Ini jumlah kasus per hari masih 300-an, lho. Kita ambil angka yang cukup rendah," kata Erlina Burhan.

Menurut dia, saat ini belum saatnya melonggarkan PSBB.

"Kalau PSBB dilonggarkan, saya membayangkan jumlah kasus akan terus naik," jelas Erlina.

"Kalau terus naik, nanti seperti ada puncaknya. Kalau puncaknya terlalu tinggi, kita semua enggak sanggup," lanjutnya.

Halaman
1234