TRIBUNWOW.COM - Nasib malang menimpa seorang kakek bernama Poniran (68).
Warga asal Bandar Lampung itu menjadi korban pembunuhan di rumahnya sendiri yang beralamat di Minak Sangaji, Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Kemiling.
Dikutip dari Kompas.com, korban dibunuh oleh tetangganya sendiri pada Minggu (3/5/2020).
• Kronologi Sopir Taksi Online Tewas setelah Jadi Korban Begal, Saksi Lihat Korban Dibuang di Jalan
• Siswi SMP di Gresik Diperkosa Saudaranya hingga Hamil, Ibu Korban: Hati Saya Terpukul, Kenapa Tega
Kejadian bermula saat pelaku yang bernama Dedi alias DM (48) bertengkar dengan istrinya sendiri.
Pertengkaran terjadi menjelang waktu berbuka puasa.
Kapolsek Tanjung Karang, Ajun Komisaris David Jeckson Sianipar menjelaskan setelah bertengkar istri pelaku kabur mencari pertolongan kepada warga sekitar.
Pelaku yang saat itu sedang dalam kondisi yang emosional merasa Poniran memelototinya.
Tersulut emosi, DM akhirnya menusuk Poniran dengan senjata tajam, hingga akhirnya korban tewas.
"Mungkin karena sedang emosi, pelaku melihat korban seperti sedang memelototinya," kata David.
Namun hingga saat ini kepolisian masih mencari sebab pasti apa yang menyebabkan pelaku menghabisi nyawa Poniran.
David melanjutkan pelaku berhasil ditangkap tak lama setelah pembunuhan terjadi.
Pelaku ditangkap tidak jauh dari TKP lokasi pembunuhan.
"Pelaku sudah kami tangkap di dekat lokasi kejadian," kata David ditemui di Mapolsek Tanjung Karang Barat, Minggu (3/5/2020) malam.
Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, Poniran tewas akibat luka tusuk di dada sebelah kanan.
• Fakta Siswi SMP di Gresik Diperkosa di Kandang Ayam hingga Hamil 7 Bulan, Pelaku Ternyata Saudaranya
Niat Ingin Melerai
Supi (60) tetangga korban mengatakan pembunuhan terungkap setelah jasad Poniran yang berlumuran darah tergeletak tak berdaya di depan kediamannya.
"Ada warga yang lewat di depan rumah korban, melihat korban tergeletak. Ternyata sudah meninggal dunia, banyak darah," kata Supi.
Ketua RT setempat, RT 03, Lingkungan 1, Fatoni (43) mengatakan saat itu korban ingin melerai Dedi ketika cekcok dengan istrinya Wagini (43).
Awalnya Wagini hendak mencari bantuan kepada warga di kompleks rumah polisi yang berada tepat di depan kediaman korban.
Namun karena sepi, akhirnya Wagini beralih ke rumah Poniran.
"Maksudnya mau dipisahin, dinasihati. Tapi nggak ada orang karena waktu buka puasa. Istri pelaku itu lalu ke rumah korban," kata Fatoni.
Poniran pun sempat melerai pertengkaran pelaku dan istrinya.
Tetapi karena terlanjur emosi Poniran tak luput menjadi korban amarah Dedi.
• Viral Video Seorang Camat di Ogan Ilir Sumsel Diduga Lakukan Kampanye Terselubung
Lihat videonya mulai menit awal:
(TribunWow.com/Anung)