Terkini Daerah

Proses Pembangunan Bandara Dhoho Kediri, Khofifah Sebut sebagai Pintu Gerbang Alternatif Jawa Timur

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Khofifah saat melakukan rapat dengan Menteri terkait Bandara Dhoho

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengunggah potret pembangunan Bandara Dhoho, Kediri.

Bandara tersebut merupakan bandara yang nantinya akan menjadi pintu gerbang sejumlah kota di Jawa Timur.

Melalui Instagram miliknya, @khofifah_ip, ia pun memberikans gambaran pembangunanya, Jumat (17/3/2020).

Mengapa Tenaga Medis Masih Tertular Virus Corona meski Sudah Pakai APD Lengkap? Begini Penjelasannya

Masih terlihat beberapa traktor di tengah padang luas.

Belum ada bangunan yang berdiri dari gambar yang diunggah Khofifah.

Ia mengatakan bahwa telah berkoordinasi dengan beberapa menteri soal pembangunan tersebut.

"Pencanangan Pembangunan Bandara Dhoho, Kediri dimulai pada Rabu (15/4).

Kemarin siang , melalui video conference saya hadir virtual bersama bupati dan para menteri dipimpin Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Bapak Luhut Binsar Pandjaitan melakukan pencanangan pembangunan bandara yang berdiri di lahan seluas 450 Hektar tersebut," tulis Khofifah.

Sejumlah kota di Jawa Timur juga akan merasakan dampak dari pembangunan Bandara Dhoho ini.

 

Cerita ke Raffi Ahmad, Denny Cagur Ungkap Kalimat Pertama Ibunya saat Perdana Punya Rumah Sendiri

"Nantinya, bandara ini akan menjadi alternatif pintu gerbang menuju Jawa Timur, khususnya untuk wilayah Selatan Jawa Timur seperti Tulung Agung, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, Blitar, Madiun, dan lain lain.

Mohon doanya agar proses pembangunannya berjalan lancar serta membawa manfaat dan keberkahan yang besar untuk Jatim dan bangsa Indonesia kedepan. Aamiin," tambah Khofifah.

Postingan Khofifah soal bandara Dhoho (Instagram @khofifah.ip)

Sementara itu diberitakan oleh Kontan, Bandara Dhoho merupakan groundbreaking dari perusahaan Gudang Garam.

Groundbreaking ini merupakan tonggak permulaan dan persiapan untuk pekerjaan lebih lanjut atas proyek pembangunan Bandar Udara Dhoho.

Pembangunan ini dilaksanakan oleh anak usaha yang 99,9% sahamnya dimiliki oleh Gudang Garam, yakni PT Surya Dhoho Investama.

Dana yang dikucurkan oleh PT Surya Dhoho Investama yakni sebesar Rp 6 triliun.

Dana tersebut terdiri dari Rp 3 triliun untuk pembebasan tanah dan sisanya untuk pembangunan bandara. (TribunWow.com/Tiffany Marantika)