Virus Corona

ODP Corona di Solo Malah Rewang dan Pergi ke Pasar, Akibatkan 17 Rumah Diisolasi hingga Dijaga TNI

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ruang isolasi jika ada pasien virus corona di RSUD dr Moewardi Solo, Senin (27/1/2020).

TRIBUNWOW.COM - Akibat adanya Orang Dalam Pemantauan (ODP) corona Solo yang tidak tertib beberapa waktu lalu, saat ini pengawasan ODP diperketat dengan penjagaan dari anggota TNI.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu ada ODP yang seharusnya melakukan karantina mandiri di Solo namun malah berkeliaran ke pasar dan membantu pernikahan warga.

Itu dilakukannya sebelum dijemput petugas kesehatan dan dibawa ke RSUD Dr Moewardi, Rabu (18/3/2020).

Virus Corona | Covid-19 (Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)

Selain itu, saat ini juga dilakukan karantina mandiri pada 17 rumah yang berada didekat tempat tinggal pasien yang sempat berkeliaran tersebut.

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo juga memutuskan untuk memperketat pemantauan warga yang melakukan karantina mandiri di rumah.

Bantu Acara Pernikahan dan Pergi ke Pasar, Ibu Suspect Covid-19 di Solo Tak Isolasi Diri: Saya Sehat

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo Ahyani mengatakan, pemantauan warga yang menjalani karantina mandiri akan melibatkan personel TNI.

"Karena perkembangannya seperti itu kita tangani lebih intensif dan Standard Operational Procedure (SOP) seperti itu," tutur dia, Jumat (20/3/2020).

Pemantauan warga yang menjalani karantina mandiri telah dilakukan dengan melibatkan tetangga sekitar rumah.

"Awalnya mengandalkan teman lingkungan setempat, tetapi tidak optimal mungkin ada rasa sungkan," kata Ahyani.

"Tapi bagaimana lagi, datang ke hajatan, kita tidak bisa mengontrol lagi, yang punya hajatan sudah kita sampaikan pada yang punya hajat, tapi ya mau bagaimana lagi," imbuhnya membeberkan.

Ahyani menuturkan orang yang menjalani mandiri sebaiknya tetap tinggal di rumahnya.

Suspect Corona di Solo Dijemput Petugas Medis karena Nekat Rewang dan Pergi ke Pasar, Lurah Dimarahi

"Tetapi ketika mereka ada kebutuhan keluar harus bisa menjaga diri, kalau memang sakit pakai masker," tutur dia.

"Mereka juga harus menjaga jarak, menjaga kontak juga, say hello saja," tambahnya.

Pengetatan pemantauan hanya diberlakukan di sekitaran tempat tinggal warga solo tersebut, Pemkot Solo belum menerapkannya ke wilayah lainnya.

"Ini hanya penjagaan kasuistik, nanti kita lihat trend, apabila Dinas Kesehatan Kota Solo dan puskesmas menyampaikan trendnya sudah menurun, ya, dikendurkan," tandasnya.

(TribunSolo.com/Adi Surya Samodra)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Akibat ODP Crona Solo Tak Tertib, Karantina Mandiri 17 Rumah di Solo Dijaga Anggota TNI