Virus Corona

Antisipasi Virus Corona, Begini Cara Unik Penata Rambut di China Potong Rambut Pelanggannya

Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penata rambut di China menjaga jarak dengan pelanggannya untuk mencegah penularan virus corona.

TRIBUNWOW.COM - Aktivitas sehari-hari penduduk di China yang sempat lumpuh akibat wabah Covid-19 berangsur mulai normal.

Meski begitu, beberapa tindakan pencegahan untuk melindungi diri tetap dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Seperti yang terlihat pada beberapa salon dan barbershop.

Pakar Belum Dapat Pastikan Dampat Corona jika Infeksi Ibu Hamil, Sarankan Kurangi Kegiatan Luar

Penata rambut di sana sangat berhati-hati untuk tidak melakukan kontak fisik dengan kliennya.

Alat-alat pangkas rambut seperti sisir, gunting, pisau cukur, dipasang di ujung tongkat panjang.

Penata rambut pun mengerjakan rambut kliennya berjarak sekitar tiga kaki dengan tongkat tersebut.

"Alat-alat ini kami sebut sebagai 'potong rambut jarak jauh'," kata penata rambut He bing di salonnya yang berada di kota Luzhou di provinsi Sichuan.

RSUP Persahabatan Ketambahan Pasien Diduga Terjangkit Virus Corona, Kini Rawat 17 Orang

Tidak hanya untuk menggunting rambut, pengerjaan mencuci rambut dan mengeringkan dengan blow dry pun menggunakan tongkat tersebut.

Pemilik salon mengatakan, mereka memiliki ide ini untuk membuat para pelanggannya merasa aman.

Selain itu, para hair stylist itu juga mengenakan masker dan sarung tangan.

"Alat ini memang tidak bekerja sebaik jika kita menggunakan langsung dengan tangan, tapi ini demi keamanan pelanggan," kata pemilik barbershop dari provinsi Henan, Wu Junlong.

He Bing mengatakan, menjadi penata rambut di era wabah Covid-19 ini dibutuhkan tangan yang kuat. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Uniknya Cara Penata Rambut di China Cegah Corona"