Terkini Daerah

Semburan Lumpur Setinggi 30 Meter Kejutkan Warga Grobogan, Ini Penjelasan Ahli

Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Buyung Haryo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNWOW.COM - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah menerjunkan ahli geologi untuk menyelidiki semburan lumpur dari lubang pengeboran sumur di Dusun Karangasem, Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Dikutip dari Kompas.com, Sabtu (29/2/2020) ahli geologi Handoko Teguh Wibowo mengatakan pihaknya akan melakukan kajian terhadap semburan tersebut pada pekan depan.

Handoko telah bertahun-tahun meneliti wilayah Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Grobogan.

Menurutnya, fenomena yang terjadi di Dusun Karangasem karena pengaruh gas rawa.

Lulusan Oregon State University di Amerika Serikat ini menuturkan gas rawa merupakan gas alam yang terbentuk dari fosil hewan dan tumbuhan dan bisa ditemukan di kedalaman 30 meter.

Analisa ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan sejak 2016 oleh tim ahli geologi tentang potensi gas rawa di wilayah Kabupaten Grobogan.

Hasil penelitian itu menyebutkan kandungan gas alam yang terpendam di Kabupaten Grobogan, melimpah.

Air gas rawa tak mengeluarkan bau menyengat karena mengandung metana (CH4).

Sebelumnya diberitakan, Warga Dusun Karangasem, Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, heboh karena semburan lumpur setinggi 30 meter mendadak muncul dari lubang pengeboran sumur pada Sabtu (29/2/2020).

Pengeboran sumur itu dilakukan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak, Yatama Center, untuk memenuhi kebutuhan air para penghuni yayasan yatim piatu tersebut.

Pengeboran yang dilakukan sejak Rabu (26/2/2020) itu terpaksa dihentikan karena semburan lumpur tersebut.

Padahal, galian sumur telah mencapai kedalaman 60 meter.

Kahar mengatakan, kejadian serupa juga pernah terjadi beberapa tahun lalu.

Lokasi kejadian itu juga tak jauh dari lokasi pengeboran kali ini.

Fenomena itu menyita perhatian masyarakat sekitar. Satu per satu, masyarakat berbondong-bondong memenuhi lokasi pengeboran. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judulĀ "Semburan Lumpur Setinggi 30 Meter di Grobogan, Ahli Duga Fenomena Gas Rawa"