Banjir di Jakarta

Bahas Formula E, Ferdinand Hutahaean Marah Ditanya Sekolah di Mana oleh 'Pembela' Anies Baswedan

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aktivis Sosial Geisz Chalifah (kanan), dan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahean, dalam tayangan YouTube Talk Show tvOne, Kamis (27/2/2020).

TRIBUNWOW.COM - Perdebatan terjadi antara Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean dengan Aktivis Sosial, Geisz Chalifah terkait revitalisasi Monas untuk Formula E.

Ferdinand Hutahaean bahkan sampai naik pitam lantaran ditanya sekolah di mana oleh Geisz Chalifah.

Ferdinand Hutahaean sampai bersuara keras dan menjawab dirinya tak bersekolah.

Mulanya, Ferdinand menilai bahwa Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang kini sering di-bully karena tidak bisa menangani banjir.

Bahkan, dengan tegas Ferdinand menyebut Anies berbeda dengan gubernur-gubernur sebelumnya.

"Tetapi bukan di situ permasalahannya, gubernur-gubernur yang lalu banjir, kenapa warga Jakarta tidak menyerang mereka seperti sekarang warga menyerang Anies."

"Karena memang gubernur-gubernur yang lalu bekerja melakukan sesuatu yang konkret mengatasi permasalahan banjir," ujar Ferdinand.

Lalu, Ferdinand bertanya apa yang sudah dilakukan Anies dalam menangani Jakarta.

"Kalau Anies sampai sekarang pertanyaan saya ke banyak orang apa yang sudah dilakukan Anies tidak ada yang bisa jawab," lanjutnya.

Kemudian, Ferdinand menyinggung revitalisasi Monas demi ajang Formula E.

"Anies ini (pohon di) Monas ini ditebangi, Abang lihat itu, Abang sudah bicara Monas belum?," tanya Ferdinand.

Menanggapi pertanyaan Ferdinand, Geisz justru balik bertanya di mana politisi tersebut dulu bersekolah.

Ferdinand Hutahaean Naik Pitam Debat Revitalisasi Monas Anies, Geisz: Mau Diskusi Apa Marah-marah?

"SMA Anda di mana?" tanya Geisz.

"Anda mau berbicara sekolah? Saya enggak sekolah," jawab Ferdinand.

"Anda bicara tentang Monas," ujar Geis lagi.

"Saya enggak sekolah," ujar Ferdinand lagi.

"Anda bicara tentang Monas," sambung Geisz.

"Monas ditebangi Anda sudah bicara tentang Monas belum," jawab Ferdinand keras.

Perdebatan terus terjadi, hingga Geisz sempat meminta agar Ferdinand merendahkan nada bicaranya.

"Saya mau bicara," ujar Geisz.

"Ya bicaralah," jawab Ferdinand keras.

"Ya biasa saja enggak usah galak-galakkan," balas Geisz.

Rumahnya Kebanjiran, Ferdinand Hutahaean Kritik Keras Anies, Nilai Ahok hingga Jokowi Lebih Baik

Kemudian, Politisi NasDem, Irma S. Chaniago yang juga berada di sana turut menegur Geisz.

Menurutnya, tidak pas seseorang bertanya latar belakang saat berdebat.

"Ya Anda enggak fair juga tanya sekolah di mana, emang Anda," sela Irma.

Kemudian perdebatan terus berlanjut.

"Kau itu komisaris," ujar Ferdinand.

"Saya ingin menyatakan bahwa," lanjut Geisz belum selesai.

"Enggak pas, enggak pas," sela Irma lagi.

Kemudian, Geisz kembali melanjutkan pernyataannya.

Ia mengatakan, selama ini Monas memang sering digunakan menjadi tempat balapan.

Bahas Banjir, Pengamat Politik Adi Prayitno Malah Singgung Pilpres 2024: Mustahil Tak Sertakan Anies

"Saya boleh menjelaskan enggak. Monas, sekolah saya itu di SMA 7 Gambir, Monas itu tempat saya balapan motor," jelas Geisz.

"So what gitu loh, kalau kau mau balapan motor di situ," sela Ferdinand.

"Saya terangkan dulu ya jadi yang kemarin Monas direvitalisasi katanya cagar budaya tidak boleh seenaknya, selama ini yang dimaksud cagar budaya itu ukurannya sampai mana," lanjut Geisz.

Bahkan, Geisz menjelaskan bahwa ajang balapan di Monas bukan sesuatu yang illegal.

"Karena selama ini Monas itu resmi menjadi lomba balapan gokar, lomba balap motor itu resmi," ujarnya.

"Pemotongan pohon itu adalah revitalisasi untuk Monas lebih baik. Pohon-pohon itu ditanami lebih banyak," ujar Geisz.

Dengan nada tinggi, Ferdinand langsung membantah Geisz.

Menurutnya apa yang diungkap Geisz tidak masuk akal.

"Pohon ditebang lebih baik Monas? Logika mana itu?," balas Ferdinand.

"Lah, Anda lihat udah selesai belum?," tantang Geisz.

Rian Ernest Blak-blakan Sebut Anies Baswedan Hanya Pencitraan Tinjau Banjir DKI: Seolah-olah Peduli

Ferdinand Hutahean emosional hingga tunjuk-tunjuk Aktivis Sosial Geisz Chalifah yang membela Anies Baswedan soal revitalisasi Monas. (YouTube Talk Show tvOne)

Ferdinand menilai, penebangan pohon justru membuat rusak lingkungan.

"Pohon ditebang itu adalah logika yang salah kalau bilang itu akan lebih baik, itu merusak lingkungan."

"Karena Anda tadi bilang gubernur-gubernur yang lalu itu merusak Jakarta," ujar Ferdinand keras.

Mendengar Ferdinand yang berbicara keras, Geisz lantas menyindir pria berkacamata itu.

"Kita mau diskusi apa marah-marah ini? Tenang dulu sih," sindir Geisz.

Lalu, Ferdinand bertanya bagaimana pendapat Geisz soal penebangan pohon di Monas.

Namun, jawaban Geisz lantas membuat Ferdinand tertawa.

"Makanya saya tanya pendapatmu tentang Anies menebang pohon di Monas," tanya Ferdinand.

"Oh bagus sekali," jawab Geisz disusul tawa Ferdinand.

"Secara konsep dan yang akan dilakukan yang sekarang itu ada sekian puluh persen penghijauan yang ada," sambung Geisz.

3 Rencana Anies Baswedan Atasi Banjir Jakarta, Ira Koesno: Kalau Mas Anies Ngomong Begini Kan Jelas

Lihat videonya mulai menit ke ke-8.10:

(TribunWow.com/Mariah Gipty)