Terkini Daerah

Korban Begal Cium Tangan Jasad Pelaku yang Akibatkan Tangannya Patah di Kota Medan

Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Buyung Haryo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNWOW.COM - Polisi terpaksa menembak mati pelaku begal bercelurit yang beraksi di kawasan Underpass Titi Kuning, tepatnya di Jalan Tritura, Kecamatan Medan Johor, Medan.

Hal tersebut dikarenakan pelaku melakukan perlawanan pada aparat kepolisian.

Aksi pelaku yang dilakukan pada 7 Januari 2020 lalu, sempat viral karena terekam CCTV.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edison Isir seperti dikutip dari Tribun Medan menjelaskan, penangkapan pelaku dilakukan pada Rabu (19/2/2020) malam.

Saat ini jasad pelaku berada di ruang jenazah RS Bhayangkara Medan.

Aksi pembegalan tersebut mengakibatkan korban yang bernama Wakid (61), mengalami patah tangan dan luka akibat dibacok pelaku.

Wakid yang merupakan warga Tanjung Morawa dengan tangan kanannya dibalut tampak hadir di pemaparan oleh pihak kepolisian Polrestabes Medan di RS Bhayangkara.

Ia bahkan terlihat ingin melihat langsung pelaku yang ditembak mati ke ruang jenazah RS Bhayangkara.

Mengenakan baju batik merah, Wakid masuk ke ruang jenazah.

Sejenak ia melihat ke arah wajah pelaku begal yang dipenuhi tato tersebut.

Tiba-tiba saja ia langsung mencium tangan tersangka tersebut.

Saat ditanya alasannya, Wakid memang sudah punya niatan untuk melakukan hal tersebut.

Wakid juga membenarkan pria yang sudah terbujur kaku di hadapannya itu adalah orang yang sudah membuat tangannya cedera.

Ia menyebutkan bahwa dirinya tidak memiliki dendam kepada pelaku yang membegal motornya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-medan.com dengan judul Breaking News: Korban Cium Tangan Jasad Begal Bercelurit Titi Kuning, Pelaku Tewas Ditembak Polisi.