TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkap percakapan dua menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dua menteri yang dimaksud adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD dengan Menteri BUMN, Erick Thohir.
Hal itu disampaikan saat Ganjar Pranowo menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), pada Selasa (11/2/2020).
• Di ILC, Karni Ilyas Puji Erick Thohir yang Kini Jadi Menteri BUMN: Seluruh Rakyat Terperanjat
Ganjar Pranowo mengungkap percakapan di balik layar antara Mahfud MD dengan Erick Thohir.
"Bang Karni InsyaAllah besok pagi itu matahari bersinar."
"Tahu enggak waktu kita off ini ngomong apa di belakang?," kata Ganjar.
Erick disebut tengah menyiapkan materi rapat terbatas (ratas) dengan presiden pada saat itu juga.
Sedangkan, Mahfud MD sempat bertanya pada Erick Thohir apakah benar ada ratas dengan presiden.
"Pak Erick ini lagi nyiapin materi ratas besok, Pak Mahfud nanya ada 'ratas enggak besok?'"
"Saya denger tadi, saya yang denger, 'lagi nyiapin, Pak Mahfud besok ada ratas gitu sama dengan Presiden'," kata Ganjar menirukan jawaban Erick pada Mahfud MD.
• Di ILC, Mahfud MD Bantah Pemerintah Semena-mena Tindas Umat Islam: Pak Jokowi Waktunya Salat Pergi
Sementara itu, Erick Thohir sendiri tampak hanya tertawa dan menundukkan wajahnya.
Tampak Mantan Pemilik Inter Milan ini malu-malu mendengar ungkapan Ganjar.
Ganjar mengungkap hal itu karena ingin menunjukkan bahwa mereka memang sedang berusaha untuk terus membangun negara ke arah yang lebih baik.
"Saya mau sampaikan saja pada pendengar bahwa yang melihat juga saya sampaikan bahwa ini ada harapan yang dibangun terus menerus," kata Ganjar.
Lalu, Ganjar mengakui bahwa pembangunan di Indonesia ini juga masih ada kekurangan.
"Bahkan ada kekurangan iya, ada kekurangan iya, ada kemajuan, data tadi disampaikan juga," lanjutnya.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa gaya kepemimpinan serta kelemahan dan kelebihan dalam suatu pemerintahan akan terus ada.
"Dan pada jamannya pasti ada gaya, endak bisa enggak tadi dijelaskan yang mau otoriter lah, yang mulai liberal lah, yang politik menguat ekonomi mengurang, ekonominya menguat, politiknya mengurang. Selalu ada pilihan-pilihan choice-nya itu," ungkap gubernur yang juga mantan Anggota DPR ini.
• Di ILC, Mahfud MD Sebut Balik ke Era Soeharto Bisa Bebaskan Indonesia dari Mafia Hukum: Ugal-ugalan
Dalam kesempatan itu, ia sempat bercanda bahwa dirinya yang sudah lama tidak hadir ke acara ILC kini bisa tampil karena ingin melihat band 'God Bless' yang digawangi Ahmad Albar.
"Tapi saya ingin sampaikan saya relatif lama tidak bisa hadir di acara ILC."
"Dan hari ini saya datang karena ada God Bless, karena TV One jadi selamat, saya semangat itu karena TV One-nya ulang tahun," imbuhnya.
Lihat videonya sejak menit awal:
Karni Ilyas Puji Erick Thohir
Presenter Indonesia Lawyers Club (ILC), Karni Ilyas sempat memuji Erick Thohir pada acara Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa (11/2/2020).
Mulanya, Karni Ilyas mengungkit pernyataan seorang profesor yang menyebut Indonesia merupakan negara yang mengalami masalah korupsi cukup berat.
"Gini Pak Menteri Erick, Indonesia itu tahun 80 an oleh Professor Alatas dibilang bahwa kita itu sudah sampai stadium 3 penyakit korupsinya."
"Jadi satu langkah lagi stadium 4 kita mati atau diamputasi," kata Karni Ilyas.
• Di ILC, Sudjiwo Tedjo Blak-blakan Minta Erick Thohir Mundur Jadi Menteri, Karni Ilyas: Usul Dicatat
Kemudian, Karni Ilyas memuji Erick Thohir yang bisa mengungkap kasus-kasus korupsi besar setelah kedatangannya menjadi Menteri BUMN.
"Jadi begitu Anda masuk di BUMN bukan hanya kita, seluruh rakyat terperanjat, besar sekali korupsi di Jiwasraya, ASABRI, bahkan Garuda walaupun kecil, secara etika mungkin berat," ujar Karni Ilyas.
Lalu, pemimpin redaksi Tv One itu bertanya pada Erick, bagaimana dia bisa mengatasi ratusan perusahaan di BUMN.
"Anda melihat bagaimana perusahaan yang 118, berapa perusahaan 142? Kalau ini semuanya selama ini menjadi sarang untuk perampokkan ini bagaimana ke depan, Anda melihatnya," tanya Karni Ilyas.
Menjawab pertanyaan Karni Ilyas, Erick Thohir menyinggung apa yang diungkapkan para narasumber ILC lainnya, mulai dari ekonom senior Rizal Ramli, hingga Politikus Gerindra Sandiaga Uno.
"Terima kasih Pak Karni, tentu Pak JK, yang hadir malam ini, senior yang hadir saya rasa Pak Karni tadi kalau kita juga dari dengar Pak Emil Salim, dari Pak Rizal Ramli juga dari sahabat saya Sandiaga Uno kan kadang-kadang manusianya," ucap Erick.
• Blak-blakan Buka Praktik Mafia Hukum di BUMN, Ini Pesan Mahfud MD ke Erick Thohir di ILC
Ia lalu menyinggung masalah akhlak yang menjadi kunci untuk menangani BUMN.
"Yang terkecil waktu saya bicara di Direksi BUMN salah satunya akhlak, karena apapun yang kita lakukan dengan sistem apapun kalau akhlaknya tidak bagus ya percuma saja," katanya.
Meski tidak mudah, Erick mengatakan pihaknya tak akan menyerah begitu saja.
Pasalnya, BUMN merupakan aset penting negara untuk mendapat penghasilan.
"Tapi tentu kita tidak boleh menyerah, apalagi kita tau BUMN ini kan merupakan sebuah aset yang kontribusinya sangat besar bagi negara, hampir 467 Triliun, deviden pajak, economy impact, dan ini harus dijaga," ungkap dia.
Sehingga, moral dan tingkah laku merupakan hal yang penting demi menjaga BUMN.
"Karena itu profesionalisme, transparansi harus penting menjadi bagian dari BUMN itu," lanjut Erick.
• Rizal Ramli Blak-blakan Kritik BUMN Di Depan Erick Thohir, Pamerkan Prestasinya Jadi Dirut Bulog
Lihat videonya mulai menit awal:
(TribunWow.com/MariahGipty)