Virus Corona

Tahan Tangis, Orang Tua yang Anaknya Kuliah di Wuhan Ungkap Perasaan di ILC: Pak Karni Bayangkan

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Orang tua Mahasiswa yang berkuliah di Wuhan, China, Hj. Neneng Nurhidayah mengungkapkan perasaannya saat anaknya masih berada di kota tersebut.

TRIBUNWOW.COM - Orang tua yang anaknya berkuliah di Wuhan, China, Hj. Neneng Nurhidayah mengungkapkan perasaannya saat sang anak masih berada di kota tersebut.

Neneng mengatakan, awalnya kabar soal Virus Corona tidak terlalu genting.

Sehingga, anaknya juga tidak memutuskan untuk pulang apalagi akan segera sidang kuliah.

Bahas Virus Corona, Soleman Ponto Ungkit Konflik di Laut Natuna: Jangan-jangan Balas Dendam?

"Tadinya diberitakannya terlalu genting kalau saja saya tau genting sudah saya tarik karena memang sedang berlibur."

"Kenapa anak saya tidak pulang dikarenakan memang sedang sidang akan segera selesai kuliahnya," ujar Neneng.

Kemudian, ketika kejadian semakin parah, anaknya justru tak bisa kembali ke Indonesia, karena akses keluar masuk Wuhan sudah ditutup.

Itu membuat Neneng merasa sangat panik dan khawatir.

"Lalu saya mendengar semakin genting itu sudah di-lockdown juga, sudah tidak bisa masuk tidak bisa keluar."

"Di situ saya panik, saya tidak bisa makan, tidak bisa tidur terus terang saya panik luar biasa," kata Neneng.

Neneng mengatakan, saking paniknya ia sempat ingin sekali menjemput anaknya bagaimanapun caranya.

"Sebagai ibu saya ingin menjemput, saya ingin sewa itu semua, saya ingin ambil anak saya, tapi sudah tidak bisa masuk, sudah tidak bisa keluar," katanya sambil hampir menangis.

Di ILC, Ali Ngabalin Angkat Bicara WNI ke Natuna akibat Virus Corona: Pemerintah juga Manusia Biasa

Ia tidak menyangka wabah Virus Corona akan menjadi seperti itu.

"Pak Karni bayangkan seorang ibu anaknya kuliah di Wuhan, dia juga tidak mau, tidak tahu akan terjadi seperti itu, separah itu, dia tidak tahu akan seperti itu," lanjut dia.

Saat kejadian semakin tak menentu, Neneng mengaku terus berkomunikasi dengan sang anak.

Kekhawatiran kembali terjadi jika sang anak pergi keluar apartemen mencari kebutuhan pokok

"Kalau tahu dia sudah pulang lalu saya cek terus menerus dia terus di apartemen, di kamar, keluar cari makan, cari perbekalan, stok, itu saya sudah resah, sama sekali saya resah, saya sudah dikhawatirkan oleh anak-anak saya yang lain kondisi saya karena panik, " cerita Neneng.

Lihat videonya mulai menit ke-1:30:

 Harapan setelah Anaknya Keluar dari Masa Observasi

Pada kesempatan yang sama, Neneng juga mengungkap harapan selanjutnya terkait nasib sang anak.

Awalnya,  Ia memuji acara ILC karena membahas masalah wabah Virus Corona.

Menurut Neneng, episode ILC kali ini adalah yang paling baik dan memberikan solusi.

• Di Depan Warga Natuna, Dokter Erlina Ungkap Penularan Virus Corona: Mudah-mudahan Ini Bisa Ditangkap

"Pertama-tama kami ucapkan kepada Pak Karni Ilyas yang mana nih di acara ILC yang sering saya tonton ini adalah ILC yang paling adem sekali, ILC yang paling penuh kekeluargaan, yang paling penuh solusi, saya bangga sebagai orangtua dari mahasiswa Wuhan," ujar Neneng.

Kemudian, Neneng berharap pada Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemominfo) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bisa memberikan informasi yang jelas terkait masalah Virus Corona.

"Yang kedua Pak Karni, saya masih ada berharap. Berharapnya begini, saya harap pada Kemominfo dan Kemenkes untuk selalu membangun komunikasi dalam bentuk apa dalam bentuk solusi dan edukasi terhadap masyarakat," ungkap Neneng.

Pasalnya, hoak sudah bertebaran di mana-mana.

Anaknya yang akan kembali ke masyarakat takutnya akan menjadi kekhawatiran bagi orang lain.

Karena ini banyak berita hoak nih Pak Karni, jadi anak kami setelah 14 hari masa inkubasi selesai kan akan dipulangkan pada orang tuanya.

• Di ILC, Ali Ngabalin Angkat Bicara WNI ke Natuna akibat Virus Corona: Pemerintah juga Manusia Biasa

"Orangtuanya hidup di masyarakat, tinggal di masyarakat, tidak semua masyarakat paham, tidak semuanya mengerti apalagi komunikasinya kurang, jadi mereka resah."

"Jangan sampai kami orang tua juga sedih yang berulang-ulang seperti itu," harapnya.

Lalu, ia juga memuji Dokter Erlina Burhan yang turut hadir di ILC karena telah memberikan pernyataan yang jelas terkait Virus Corona.

Bahkan, Neneng meminta agar Erlina bisa kembali muncul di televisi memberikan edukasi.

"Saya bangga dengan Ibu Dokter, bagus itu tadi boleh itu dijadikan produser dicari untuk selalu tampil di tv-tv terus, pengenalan-pengenalan itu, cara pencegahan-cara pencegahan sehingga kita semua tahu, itu wawasan yang sangat baik."

"Saya mohon itu sekali supaya orang tua tidak berlarut-larut sedihnya," katanya.

• Tanggapi Bully-an karena Tolak WNI akibat Virus Corona, Tokoh Natuna Ungkap Sudah Ditemukan 3 Dampak

Lihat videonya mulai menit ke 15.13:

(TribunWow.com/Mariah Gipty)