Liga 1

Jalani Musim Kedua Bersama Persib Bandung, Robert Alberts: Harus Berani Pasang Target Tinggi

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts.

TRIBUNWOW.COM - Karier pelatih Persib Bandung, Robert Alberts musim ini telah memasuki tahun kedua.

Seperti diketahui, Robert Alberts telah menjadi juru racik Persib Bandung sejak awal musim 2019.

Pada tahun keduanya bersama Persib Bandung, Robert Alberts disebut akan memasang target lebih tinggi daripada musim lalu.

Sebut Kerangka Tim Sudah Jadi, Robert Alberts Tinggal Tunggu Dua Pemain Asing Persib Bandung

Pasalnya, musim lalu pelatih asal Belanda ini gagal memenuhi targetnya finish di posisi lima klasemen akhir Liga 1 2019.

Setelah berjuang keras, skuat Robert Alberts hanya mampu finish di posisi enam.

Oleh karena itu, Robert Alberts berambisi akan memperbaikinya pada musim keduanya.

Dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, Kamis (23/1/2020), Robert Alberts sadar bahwa targetnya musim ini akan jauh lebih berat.

Untuk itu akan merangkul para pemain dan manajemen Persib Bandung untuk mencapainya.

"Target kami akan sangat tinggi musim ini dan pemain serta manajemen akan duduk bersama untuk mencapai itu," ujar Robert Alberts setelah memimpin latihan di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Kamis (23/1/2020).

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts sesuai laga melawan Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (3/12/2019). (Persib.co.id/Amandeep Rohimah)

Robert Alberts Ungkap Alasan Supardi Nasir Absen Latihan Perdana Persib: Belum dalam Kondisi Terbaik

Robert Alberts menegaskan bahwa Persib Bandung merupakan klub besar di Indonesia.

Untuk itu memasang target tinggi adalah sebuah keharusan.

Ia memperjelas, bahwa di sepak bola profesional mamang harus realistis dengan apa yang ingin mereka capai.

Namun sebagai klub besar, Persib Bandung harus berani mematok target tinggi.

"Di sepakbola profesional, orang-orang realistis soal apa yang ingin mereka capai," ujarnya.

"Dan tim besar harus mematok target yang tinggi, kami klub yang besar jadi tentunya kami harus berani mematok target yang tinggi," katanya melanjutkan.

Lebih lanjut Robert Alberts menjelasakan, bahwa tim sepak bola di dunia umumnya mempunyai target yang tinggi.

Akan tetapi, hal tersebut juga harus realistis dengan melihat kemampuan tim.

"Tim lain di dunia juga sama-sama punya target yang tinggi. Tapi di Indonesia, semua tim mematok target yang tinggi dan itu sesuatu yang harus menjadi pelajaran, kami harus lebih realistis dalam menentukan target tim," ucapnya.

Sekali lagi Robert Alberts menegaskan bahwa Maung Bandung merupakan tim besar yang selalu ingin menjadi juara.

"Memang liga belum berjalan dan kami harus duduk bersama menentukan itu, tapi Bandung dan Persib adalah tim besar dan kami harus berani mematok target yang tinggi," ucapnya.

Update Transfer Pemain Asing Liga 1 2020: 8 Tim Lengkap hingga Pilar Persib Bandung Berkurang

Sebelum berkarier di Persib Bandung, Robert Alberts menangani sejumlah klub dan menorehkan sejumlah prestasi gemilang.

Dilansir TribunnewsWiki.com, sebelum menangani Persib Bandung memiliki sejumlah catatan moncer dalam kariernya.

Di antaranya adalah pernah membawa Arema FC juara Liga Super musim 2009-2010.

Dimana saat itu Arema FC merupakan klub pertama Robert Alberts berkarier di Indonesia.

Selanjutnya, ia berhasil menjadikan Arema FC menduduki posisi kedua di Piala Indonesia 2010.

Terakhir sebelum ke Persib Bandung, Robert Alberts menukangi PSM Makassar sejak 2016 sampai akhir musim 2018.

Berikut Profil, Karier, dan Prestasi Robert Alberts

Profil

Nama lengkap: Robert Rene Alberts
Tempat, tanggal lahir: Belanda, 14 November 1954
Umur: 64
Istri: Thava
Anak: Arjun

Karier

1. Pelatih Muda Kepala Hittraps IK Swedia
2. Pelatih Senior Kepala Hittraps IK Swedia
3. Pelatih Senior Kepala Astorps IK Swedia
4. Pelatih Senior Kedah FA Malaysia
5. Pelatih Senior Tanjong Pagar FC Singapura
6. Pelatih Senior Home United FC Singapura
7. Pelatih Kepala Timnas Korea Selatan U-17 (2004)
8. Pelatih Kepala Timnas Malaysia U-19 (2007)
9. Direktur Teknik Football Association of Malaysia (FAM) (2005-2008)
10. Pelatih Kepala Sarawak FA (2009)
11. Instruktur pada Kursus Kepelatihan Federasi Sepak Bola Swedia (SvFF)
12. Instruktur pada Kursus Kepelatihan AFC Courses
13. Anggota Technical Study Group for Korean world Cup
14. Penanggung jawab Progam Pendidikan Kepelatihan Sepak Bola Korea Football Federation (KFA)
15. Pelatih Arema Indonesia
16. Pelatih PSM Makassar
17. Persib Bandung

Gelar:

1. Merebut juara disemuaa titel kompetisi di Singapura (6 tahun) dan Malaysia (4 tahun).
2. Membawa Timnas Malaysia U-19 Juara Champions Youth Cup (2007)
3. Arema Indonesia: Liga Super Indonesia Juara (1): 2009-2010
Piala Indonesia: Runner up (1): 2010

Penghargaan

Voted Best Coach Singapore
Voted Best Coach Malaysia

(TribunWow.com/Rilo)