TRIBUNWOW.COM - Pengacara Hotman Paris sempat menyindir haters-hatersnya terkait ungkapan-ungkapan yang menyebut bahwa istrinya perlu dikasihani.
Sindiran itu diungkapkan Hotman Paris saat memandu acara Hotman Paris Show pada Kamis (19/12/2019).
Hotman Paris mengirimkan sindiran itu ketika mendengar ada sejumlah oknum direksi perusahaan penerbangan yang melakukan tindak senonoh pada para pramugari.
• Lihat Perubahan Fisik Mantan Istri Delon Yeslin Wang, Hotman Paris Blak-blakan Bakal Kirim WhatsApp
Namun, masalahnya banyak pramugari tidak berani mengungkapkan secara jujur mendapat perlakuan itu.
"Itu kan masalahnya beberapa cewek ini tidak berani secara frontal mengaku bahwa dia diminta oleh oknum direksi perusahaan penerbangan agar bisa terbang. Karena malu keluarga dia," lanjut Hotman Paris.
Meski demikian, menurut keterangan yang didapatnya ada pula pramugari yang justru bangga berhubungan dengan oknum petinggi perusahaan.
"Tapi kata dia sebagian teman dia juga, bangga kalau bisa sama direksi."
"Kalau saya melihat yang jelas adalah itu diminta dari atas, sebagian yang moralnya tinggi tidak mau makanya ada yang sebagian menolak untuk dengan oknum direksi atau kapten kapal sampai dua bulan tidak dapat jadwal terbang," jelas Hotman Paris.
Sedangkan pramugari tidak akan mendapat uang jika tidak mendapat jadwal terbang.
"Kalau tidak dapat jadwal terbang tidak ada hepen, tidak ada uang," katanya.
Sehingga, Hotman Paris menyayangkan sejumlah oknum direksi dan pilot itu.
"Padahal kita lihat di bandara itu, kapten kapal atau oknum direksi bukan main necisnya, bukan main rapi pernampilannya," ucap dia.
• Di Depan Hotman Paris, Daniel Mananta Pilih Barbie Kumalasari Ketimbang Sandra Dewi dan Beri Pelukan
Akibatnya, Hotman Paris meminta agar orang-orang jangan menjudge dari apa yang terlihat.
Seperti pihak-pihak yang seringkali mengatakan bahwa istrinya kasihan.
Sedangkan, menurut Hotman Paris apa yang dilakukan oknum direksi itu lebih parah.
"Jadi jangan melihat orang dari sampulnya, kalau melihat Hotman Paris dibilang 'kasihan istrinya', 'kasihan istrinya'".
"Padahal lebih kasihan lagi itu istri-istri oknum direksi itu," ucap Hotman Paris.
Pasalnya, dalam perusahaan penerbangan terdapat banyak sekali pramugari.
"Kalau satu perusahaan penerbangan berapa ratus itu cewek, cantik-cantik semua," ucap dia.
Lantas Melaney Ricardo sebagai co-host menyarankan agar seseorang jangan terlalu mudah membagikan sesuatu ke media sosial.
Pasalnya, melalui media sosial itu kejahatan atau keburukan bisa tercium.
"Tapi mungkin, jadi ini agak beralih kita jangan kebanyakan ngepos sesuatu di Instagram atau sosial media bang," ujar Melaney.
Termasuk apa yang dilakukan oleh terduga-terduga oknum direksi itu.
• Hotman Paris Blak-blakan Pilih Janda Ketimbang Gadis: Dibawa ke Disko, Bisa Langsung Serangan Asma
"Karena kan ujung-ujungnya ke-track (lacak) juga katanya nih, diduga lagi beberapa oknum kebanyakan ngeposting."
"Misalnya pergi ke mana, melakukan perombakan wajah, ngeposting, jadi ada baiknya juga kita harus tahu mana yang perlu dishare mana yang tidak perlu share," jelas Melaney.
Kemudian, Melaney turut menyindir Hotman Paris yang diketahui sering membagikan sesuatu ke media sosial.
"Bicara tidak mau mengshare kehidupan pribadi di sosial media, ini temen gue yang satu ibni bang cukup menutup kehidupan pribadinya bang, enggak kayak lu joget di Omnia lu share," singgung Melaney.
Hotman Paris menegaskan, dirinya sah-sah saja membagikan sesuatu ke media sosial lantaran memang tidak melakukan kesalahan.
Namun, ia mengingatkan kembali bahwa apa yang terlihat bukan berarti adalah sesuatu yang benar-benar terjadi.
"Kan aku tidak merasa bersalah makanya apa yang nampak luarnya itu saya bilang tadi tentu belum sesuai dengan isinya," ucap Hotman Paris.
Lihat videonya mulai menit ke-1:49:
Hotman Paris Mohon Bantuan Ketua PN Pekanbaru
Hotman Paris meminta sejumlah permohonan kepada Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru.
Hotman Paris memohon pada Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru setelah bertemu seorang pencari keadilan yang sebelumnya mendatangi Kopi Johny.
• Lihat Perubahan Fisik Mantan Istri Delon Yeslin Wang, Hotman Paris Blak-blakan Bakal Kirim WhatsApp
Pencari keadilan tersebut merupakan seorang pria asal Pekanbaru bernama Tahril yang mengaku menang dalam sidang kasus eksekusi lahan, namun justru tak kunjung memperoleh haknya.
"Jadi kepada Bapak Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru dan juga Ketua Pengadilan tinggi mohon suara rakyat ini bernama Tahri itu terkait Perkara Pdt Nomor 83 junto 142 Pdt tahun 2012 dan Tahun 2013 penetapan eksekusi nomor 101 penetapan nomor 101 tanggal 1 Juni 2019."
"Yang pemohon eksekusi adalah Tahril dia sudah menang sampai tingkat PK (Peninjauan Kembali), sudah keluar penetapan eksekusi, sudah bayar untuk eksekusi," jelas Hotman Paris.
Namun, Tahril rupanya tidak bisa menikmati lahannya meski sudah beperkara hingga Mahkamah Agung.
"Tapi sampai hari ini dia tidak dapat menikmati tanah yang diperintahkan untuk dieksekusi sesuai penetapan ini," lanjut Hotman Paris.
Akibatnya, Tahril frustasi hingga pergi ke Jakarta mendatangi Kopi Johny untuk meminta bantuan.
"Akhirnya dia frustasi, dia sudah beperkara sampai PK Mahkamah Agun, akhirnya dia frustasi, akhirnya dia datang numpang bis berhari-hari, datang ke Kopi Johny warung butut demi secercah keadilan," kata Hotman Paris.
Sehingga, Hotman Paris meminta agar Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru dan pihak-pihak yang bersangkutan membantu Tahril yang telah berjuang mendapatkan haknya hingga tujuh tahun lamanya.
"Mudah-mudahan Bapak Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru dan Ketua Pengadilan yang berwenang memperhatikan ratapan tangis Tahril ini yang sudah tujuh tahun dia berjuang dan semua perkara dia menangkan," jelas Hotman Paris.
"Tapi eksekusinya sampai sekarang belum terlaksana, cukup ada lagi," imbuhnya.
"Terima kasih Pak," balas Tahril.
• Hotman Paris Ungkap Bertemu Pramugari: Nangis Tak Bisa Terbang Dipaksa Berhubungan dengan Direksi
Kemudian, Tahril memohon agar Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru segera dapat meloloskan haknya menikmati lahan.
Selain itu, Tahril meminta agar dirinya bisa bertemu dengan sang Ketua Pengadilan.
"Kapan kau mohon, kapan kau minta dulu agar bisa ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru," tanya Hotman Paris.
"Ya kalau bisa pokoknya saya minta keadilan, mohon dilaksanakan eksekusinya, kalau bisa ketemu ketua," jawab Tahril.
Lantas Hotman Paris menambahkan agar Ketua Pengadilan Negeri bisa memberikan keadilan sesuai dengan hukum yang berlaku.
"Bapak Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru, bapak ini hanya minta mohon dikasih untuk ketemu lima menit saja kan ini kan sesuai UUD 1945 negara ini negara hukum, pengadilan itu adalah untuk memberikan keadilan kepada rakyat," tambah Hotman Paris.
Lihat videonya mulai menit ke-5:15:
(TribunWow.com/Mariah Gipty)