TRIBUNWOW.COM - Sejumlah tokoh ikut memperingati Hari Sumpah Pemuda, yakni dari Politisi Partai Gerindra, Sandiaga Uno hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (28/10/2019).
Sandiaga Uno hingga Jokowi turut melontarkan tanggapan saat memperingati Hari Sumpah Pemuda.
Sejumlah tokoh ikut memberikan komentar, seperti Sandiaga Uno menyinggung soal wirausaha hingga Jokowi memberi pesan untuk generasi muda.
• Peringati Sumpah Pemuda, Kabupaten Magelang Pecahkan Rekor MURI dengan Tari Soreng
Dilansir oleh TribunWow.com, berikut kata para tokoh saat memperingati Hari Sumpah Pemuda:
1. Sandiaga Uno
Politisi Gerindra, Sandiaga Uno turut memperingati Sumpah Pemuda.
Melalui akun Twitter @sandiuno, Sandiaga Uno meminta supaya para pemuda bisa mengguncangkan dunia, Senin (28/10/2019).
Hal itu dikatakan Sandiaga Uno kala dengan menyinggung soal wirausaha.
"Ayo pemuda, kita guncangkan dunia. Kita teruskan semangat serta inovasi yang sama, apalagi dalam menyambut bonus demografi hingga 12-15 tahun mendatang.
Anak-anak muda Indonesia jangan hanya menjadi penonton, kita harus mampu menjadi pemain di puncak bonus demografi Indonesia. #SumpahPemuda2019
Kita gulirkan semangat kewirausahaan, kita harus mampu menciptakan banyak lapangan kerja dan peluang usaha. #SumpahPemuda2019
Putra-putri Indonesia harus berjaya dan menjadi tuan rumah di negaranya sendiri! #SumpahPemuda2019," tulis Sandiaga Uno.
• Ajakan Jokowi saat Peringati Hari Sumpah Pemuda, Ini Pesan sang Presiden untuk Generasi Muda
2. Cak Imin
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin atau akrab disapa Cak Imin turut memeberikan tanggapan saat Hari Sumpah Pemuda diperingati.
Melalui akun Twitter @cakimiNow, Cak Imin menilai bahwa pemuda lah sebagai penentu masa depan bangsa.
"Alhamdulillah semakin banyak KAUM MUDA HEBAT yang ikut mengisi pembangunan bangsa..
Selamat hari pemuda !!
Pemuda paling menentukan masa depan bangsa
#SumpahPemuda2019 #HariSumpahPemuda2019," kata Cak Imin.
• Peringati Sumpah Pemuda, Forum Pemuda Betawi Tampilkan Silat, Lenong, hingga Gambang Kromong
3. Haris Azhar
Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Haris Azhar juga ikut melontarkan tanggapan saat Hari Sumpah Pemuda diperingati.
Hal itu dikatakan Haris Azhar melalui akun Twitternya @haris_azhar, Senin (28/10/2019).
"Ada 3 hal yg patut disimak dalam "bagi2 kuasa", yaitu: 1. Struktur jabatan/posisi, 2. tema bisnis/proyek dan 3. wilayah/regio. Diantara ketiganya bisa dikombinasikan. Selamat hari #SumpahPemuda2019," kata Haris Azhar.
• Kumpulan Quotes Hari Sumpah Pemuda dari Bung Karno, Pas Dibagi Lewat WhatsApp, Facebook, Instagram
4. Jokowi
Presiden Jokowi turut memberikan tanggapan saat Hari Sumpah Pemuda diperingati.
Melalui akun Instagramnya, @jokowi, Jokowi memberikan pesan untuk para pemuda sebagai generasi penerus bangsa, Senin (28/10/2019).
Mulanya, Jokowi tampak mengunggah poster bertuliskan 'Selamat Hari Sumpah Pemuda'.
Tampak sejumlah pemuda mengangkat satu tangannya sebagai simbol menunjukkan semangat.
Digambarkan, sejumlah pemuda berdiri dengan latar bendera merah putih.
Dalam poster tersebut, juga terdapat tertanda dari Jokowi sebagai presiden.
Melalui kolom komentar, Jokowi menyinggung soal ikrar para pemuda tetap menggema meski sudah 91 tahun berlalu.
Terkait itu, dirinya pun lantas melontarkan ajakan untuk para pemuda Tanah Air.
Ia meminta supaya para pemuda bisa kompak bersama membawa kebaikan untuk kemajuan Tanah Air.
Selain itu, ajakan tersebut juga sebagai pesan Jokowi untuk para pemuda sebagai generasi penerus.
Jokowi berpesan supaya para pemuda bisa menggerakan Indonesia menjadi lebih baik, hari ini hingga yang akan datang.
"Sudah 91 tahun berlalu, tapi ikrar pemuda Indonesia dari seluruh Nusantara yang berkumpul pada 28 Oktober 1928 itu tetap menggema hari ini.
Saya mengajak para pemuda bergandengan tangan, menggerakkan Indonesia, sekarang dan yang akan datang.
Di tangan pemuda lah negara ini akan maju," ujar Jokowi.
• Peringati Sumpah Pemuda, Forum Pemuda Betawi Tampilkan Silat, Lenong, hingga Gambang Kromong
Sementara dikutip dari Kompas.com, Sumpah Pemuda dirayakan setiap 29 Oktober 2019 untuk memperingati semangat persatuan pemuda-pemudi Indonesia.
Diketahui, Kongres Pemuda II digelar sebelumnya pada 27-28 Oktober 1928.
Sementara istilah 'Sumpah Pemuda' tidak muncul dalam putusan kongres tersebut, melainkan diberikan setelahnya.
Penetapan peringatan Sumpah Pemuda terjadi pada masa pemerintahan Presiden pertama, Ir. Soekarno pada 1959.
Ditetapkan setiap 28 Oktober Hari Sumpah Pemuda diperingati melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959.
• Hari Sumpah Pemuda, Fadli Zon Bagikan Puisi yang Dibuatnya 33 Tahun Silam
Sumpah Pemuda sendiri dimaknai sebagai peringatan bersatunya para pemuda yang bergerak bersama untuk berjuang menuju Indonesia merdeka.
Sementara dalam Kongres II tersebut memiliki tiga rumusan masalah sebagai berikut:
Pertama: Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
Kedua: Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia
Ketiga: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Rumusan sumpah sudah tertulis dan dibacakan dalam acara itu.
(TribunWow.com/Atri Wahyu Mukti)