TRIBUNWOW.COM - Bambang Brodjonegoro telah secara resmi menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset Inovasi Nasional dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.
Diketahui presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan susunan Kabinet Kerja Jilid II, pada Rabu (23/10/2019).
Bambang Brodjonegoro menggantikan Mohamad Nasir sebagai Menristek.
• Profil Johnny G Plate Menkominfo Baru Pengganti Rudiantara, Berikut Kariernya hingga Jadi Menteri
Dikutip TribunWow.com dari TribunWiki, Bambang lahir di Jakarta pada 3 Oktober 1966.
Pria yang memiliki nama lengkap Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro ini telah aktif menjabat di kursi pemerintahan.
Di masa pendidikannya, ia mengenyam bangku kuliah Strata 1 di Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia pada 1990.
Lalu melanjutkan pendidikan formal tingkat magister (1991-1993) pada University of Illinois di Urbana-Champaign, Amerika Serikat, sekaligus melanjutkan program doktoral di universitas yang sama hingga 1995.
Setelah itu ia kembali ke Indonesia dan menjadi staf pengajar di Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Indonesia (UI).
Ia pun menjadi Ketua Jurusan Ekonomi hingga Dekan Fakultas Ekonomi, UI.
Nama Bambang Brodjonegoro juga telah dikenal mulai dari tingkat pasar modal hingga pemerintahan.
Pada 3 Oktober 2013-20 Oktober 2014, Bambang Brodjonegoro menjadi Wakil Menteri Keuangan Indonesia.
Lalu 27 Oktober 2014-27 Juli 2016 menjadi Menteri Keuangan Indonesia.
Kemudian di tahun 27 Juli 2016 menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia.
Bambang kemudian menjabat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia periode tahun 2016-2019.
Pada masa jabatannya itu, Bambang mendapat mandat besar mengurus sejumlah aspek untuk perpindahan ibu kota negara baru Indonesia pengganti DKI Jakarta di Kalimantan Timur.
• Air Mata Susi saat Serah Terima Jabatan Menteri ke Edhy Prabowo: Kekhawatiran Saya Hilang
Berikut riwayat karier Bambang Brodjonegoro:
- Konsultan, UNDP/RBAP, Mei 1998-Juni 1998
- Konsultan, Manajemen Sumber Daya Alam USAID, Agustus-September 1999
- Konsultan, UNDP/UNSFIR (Kantor Jakarta), November 1998-Februari 1999
- Asisten Peneliti, Regional Economics Applications Laboratory, University of Illinois at Urbana-Champaign, September 1995 - Agustus 1997
- Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Kementrian Keuangan RI, mulai Januari 2011
- Ketua Jurusan Ekonomi, FE - UI, 2002-2005
- Sekretaris Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi, UI, 1998-2001
- Wakil Direktur bagian Ekonomi Regional dan Riset Infrastruktur, LPEM-FEUI, 1999-2002.
- Direktur Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi, UI, 2001–2004
- Anggota Tim Ahli Menteri Keuangan untuk Desentralisasi Fiskal, 2005 - 2006
- Komisionaris Independen, PT Adira Insurance, 2006–2011
- Komisionaris Independen, PT PLN, 2004–2009
- Ketua Komite Audit, Dewan Komisionaris PT PLN, 2004 – 2006
- Dekan FE - UI, 2005 - 2009
- Ketua Komite Tata Pamong, Dewan Komisionaris, PT PLN, 2007-2009
- Anggota Tim Penasihat Independen, Asia Bond Fund, PT Bahana TCW Investment, 2007–2009
- Ketua Tim Ahli Menteri Keuangan untuk Desentralisasi Fiskal, 2007 - 2008
- Direktur Jenderal, The Islamic Research and Training Institute (IRTI), Islamic Development Bank (IDB), 2009-2011
- Menteri Keuangan (2014-2016)
- Menteri PPN/Kepala Bappenas (2016-2019)
-
Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (2019-2024).
Ia juga memiliki serangkaian penghargaan, yakni:
- Visiting Fellow, The Indonesia Project – Australian National University (ANU), Canberra, Australia, Desember 2004
- Eisenhower Fellowships, The Single Region Program – Southeast Asia, Amerika Serikat, September – November 2002
- ISEAS-World Bank Research Fellowship Award (as Visiting Research Fellow), The Institute of Southeast Asian Studies, Singapura, Maret - Juni 1999
- Visiting Fellow, The Institute of East Asian Studies, Thammasat University, Thailand, Maret 1999
- Academic Scholarship awarded by the Indonesian Government - HED], Agustus 1991 - Desember 1995
- Mahasiswa Berprestasi Universitas Indonesia, 1989
(TribunWow.com)