Cerita Selebriti

Marissa Nasution Pernah Kehilangan Anak Kembar seperti Irish Bella, Ikhlaskan Seorang Bayinya

Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Marrisa Nasution dan sang anak. Ia ternyata juga pernah mengalami syndrome TTTS untuk bayi kembarnya.

TRIBUNWOW.COM - Kisah Ammar Zoni dan Irish Bella menjadi perbincangan karena kehilangan bayi kembarnya.

Diketahui bayi kembar pasangan Ammar Zoni dan Irish Bella meninggal pada Minggu (6/10/2019).

Bayi kembar pasangan artis tersebut meninggal saat berada di dalam kandungan di usia sekitar 26 Minggu.

Irish disebut mengalami Mirror Syndrome yang berawal dari kondisi bayi kembar yang dikandung istri Ammar Zoni itu mengalami kondisi twin-to-twin transfusion syndrome (TTTS).

Kunjungi Makam Bayi Kembarnya, Irish Bella dan Ammar Zoni Bawa Kabar Bahagia: Tiga Bulan Lagi

Artinya, pembuluh darah dua janin kembar itu berhubungan, sehingga salah satu janin 'memberi' darah kepada janin kedua.

Mirror Syndrome merupakan keadaan ketika janin mengalami hydrops (bengkak seluruh tubuh) yang menyebabkan ibu juga mengalami kondisi yang sama.

Pada ibu, kondisi ini bisa disertai preeklamsia atau toxemia kehamilan, kelainan atau gangguan progresif yang ditandai kehadiran protein dalam urine serta tingginya tekanan darah.

Ternyata, presenter Marissa Nasution juga pernah mengalami apa yang dirasakan Irish Bella.

Diketahui, pada tahun lalu, Marissa Nasution mengandung bayi kembar.

Namun, pada 7 Februari 2018, salah satu bayinya bernama Moana, meninggal di dalam kandungan.

Sebelum Bayi Kembar Irish Bella Meninggal, Ammar Zoni Menangis: Saya Mimpi Ketemu Aiona dan Aiora

Marissa sangat sedih dan terpukul atas peristiwa pahit itu.

Namun, saat itu Marissa belum mengungkapkan penyebab pasti salah satu bayi kembarnya meninggal.

Sampai akhirnya, Marissa Nasution mengungkapkan bila penyebab salah satu bayi kembarnya meninggal adalah karena TTTS, sama seperti apa yang dialami oleh Irish Bella.

Namun, Marissa tak kehilangan kedua bayi kembarnya.

Salah satu bayi, Alaia Moana atau kerap disapa Allie selamat, sedangkan adik kembarnya meninggal dunia.

Pengalaman Marrisa kehilangan bayi kembarnya ia ceritakan dalam sebuah video berjudul "Cerita Kehamilan Kembar TTTS - Twin to Twin Transfusion Syndrome - what to do" yang diunggah dalam kanal YouTube pribadinya, Jumat (11/10/2019).

Irish Bella dan Ammar Zoni Masih Belum Percaya Anak Kembarnya Telah Tiada: Maaf Kalau Kami Cengeng

Dalam video itu, Marissa mengaku rutin memeriksakan kandungannya ke dokter.

Namun, sepulang dari babymoon di Selandia Baru, ia merasa perutnya menjadi sangat besar.

Melihat perubahan yang signifikan itu, ia merasa ada yang salah dari kandungannya.

Marissa Nasution segera memeriksakan kandungannya tersebut.

"Setelah aku check up dokter bilang Twin A tidak sebesar Twin B. Waktu itu dua-duanya masih hidup, tetapi kok enggak ada keseimbangan antara berat badan mereka," Marrisa dalam video tersebut seperti dikutip Kompas.com, Minggu (13/10/2019).

Saat itu, dokter mendiagnosis Marissa mengalami TTTS. Padahal, usia kandungannya baru empat bulan.

"TTTS itu adalah sebuah penyakit plasenta yang bisa terjadi di kehamilan kembar yang identik. Yang artinya mereka berdua akan share satu plasenta," ujar Marissa.

Ammar Zoni Menangis Sesenggukan, Beberkan Firasatnya sebelum Kehilangan Bayi Kembar Irish Bella

Mendengar diagnosis dokter, Marissa dan suami langsung mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang TTTS.

Beberapa saat kemudian dokter menginformasikan bahwa di Indonesia belum ada alat yang mumpuni untuk melakukan operasi.

Marissa disarankan untuk melanjutkan pengobatan ke Australia.

Saat itu, Marissa terkejut karena pengobatan di Australia pasti akan membutuhkan biaya yang besar.

"Untungnya suami ingat ada teman di Singapura yang juga pernah mengalami. Dia lalu email dan mereka sarankan satu dokter di Singapura," kata Marissa.

Mendengar saran itu, Marissa dan suami langsung terbang ke Singapura.

Mereka mengunjungi KK Women's and Children Hospital dan menemui dokter spesialis.

Saat itu, dokter menyebut kasus yang dialami Marissa termasuk langka.

Banjir Dukungan dari Sahabat soal Meninggalnya Anak Irish Bella, Ammar Zoni: Keadaan Ini Menyakitkan

Menurut dokter, salah satu bayi kembarnya tak berkembang dan kemungkinan besar akan meninggal dunia.

Dokter mengatakan, salah satu jalan yang dapat dilakukan adalah melalui sebuah operasi bernama laser ablation.

"Di mana koneksi antara dua anak kembar akan diputus. Jadi mereka berjuang sendiri," tutur Marissa.

Marissa mengatakan, dengan langkah ini, ada kemungkinan 50 persen kedua bayi akan bertahan.

Keberhasilan laser ablation juga dipengaruhi kondisi pembagian plasenta kedua bayi kembar.

Ternyata pembagian plasenta kedua bayi kembar Marissa tak seimbang dan akhirnya salah satu bayi Marissa meninggal dunia.

Marissa Nasution pun berharap pengalaman yang ia ceritakan dapat menjadi informasi penting untuk perempuan-perempuan hamil lainnya, terutama yang sedang mengandung bayi kembar. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Irish Bella dan Marissa Nasution yang Kehilangan Anak karena TTTS".