TRIBUNWOW.COM - Jelang derby Jawa Timur Persela Lamongan vs Arema FC, Singo edan dilanda badai cedera para pemainnya.
Sejumlah pemain Singo Edan terancam absen membela klub kesayangan dalam lanjutan Liga 1 2019 pekan ke-19 antara Persela Lamongan vs Arema FC, Jumat (20/9/2019).
Diketahui, duel Persela Lamongan vs Arema FC akan tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan pukul 18.00 WIB.
• Hamka Hamzah Kelelahan dan Tak Datang di Latihan Arema FC, Absen di Laga Lawan Persela Lamongan?
Update Kondisi Pemain Arema FC
Dokter tim Arema FC, Nanang Tri Wahyudi, menjelaskan kondisi terkini sejumlah pemain Singo Edan, Kamis (19/9/2019).
Deretan pemain yang dia tangani beberapa diantara menunjukan hasil yang positif, namun beberapa juga masih belum menunjukan kondisi membaik.
Setidaknya ada lima nama yang kini berkutat dengan cedera. Mereka adalah Hamka Hamzah, Arthur Cunha, Dedik Setiawan, Johan Alfarizi, dan Hardianto.
Hamka kondisinya sudah mulai membaik.
Sang kapten diketahui mengalami kelelahan usai tampil habis-habisan lawan Borneo FC lalu. Untuk kondisi Arthur masih belum dipastikan.
Dedik Kembali Absen
Dari sederet nama diatas Dedik Setiawan dan Johan Alfarizi menjadi dua nama yang paling dinantikan.
Menurut Nanang, kondisi Alfarizi sudah menunjukan perkembangan yang bagus.
Kemungkinan fullback asal Kab. Malang tersebut bisa tampil saat laga kandang lawan PSS Sleman akhir Bulan September. Namun untuk Dedik justru sebaliknya.
“Dedik mundur lagi gara-gara cedera di sini lagi. Kalau Alfarizi lawan PSS Sleman kita lihat saja nanti tapi dia sudah jauh lebih membaik Cuma traumanya masih ada,” ucapnya.
Khusus untuk Dedik sebenarnya sudah bisa diturunkan.
Namun ia tidak menganjurkan karena berpotensi memperburuk keadaannya.
“Kalau Dedik kemungkinan paling lama bisa sekitar sebulan lagi,” imbuh Nanang. Sementara untuk Ahmad Nur Hadianto kondisinya masih dalam pantauan tim dokter.
Pemain yang karib disapa Dian tersebut kembali mengalami masalah saluran kencingnya.
Iya itu kambuhan yang lalu, kena salurannya.
Hasilnya akan segera diketahui, dari sana kita lihat ada batu atau tidak atau cuma luka yang tidak sembuh-sembuh. Nanti kita tindak lanjuti operasi atau tidak,” katanya.
Terancam Tanpa Comvalius
Arema FC masih terus bergelut dengan masalah cedera pemain.
Terbaru, tim berjulukan Singo Edan ini terancam kehilangan striker Sylvano Comvalius.
Padahal, Arema sudah harus menunggu lama untuk bisa menggunakan tenaga Dedik Setiawan.
Comvalius harus menepi saat sesi latihan games di Stadion Gajayana, Malang, Rabu (18/9/2019). Dia mengalami masalah hamstring.
Latihan tersebut merupakan bagian dari persiapan untuk menghadapi Persela Lamongan dalam lanjutan Liga 1 2019, Jumat (20/9/2019) di Lamongan.
Comvalius hanya mengikuti separuh sesi latihan.
Dia terlihat berdiskusi dengan dokter tim, dr Nanang Tri Wahyudi.
“Dia merasakan ada masalah pada otot hamstringnya. Mungkin terlalu tegang, tetapi bukan cedera yang serius,” ujar dr Nanang.
Menurutnya, Comvalius menepi demi menghindari cedera.
Pemain asal Belanda itu merasakan otot hamstringnya mulai tegang, sehingga memilih untuk menepi. Dengan kondisi tersebut, praktis lini depan Arema semakin minim pemain.
Apalagi, Dedik dipastikan absen lebih panjang.
Sementara itu Ahmad Nur Hardianto masih dalam pantauan karena ada masalah pada cederanya yang lama.
Namun Hardianto masih berpeluang main.
• Kapten Arema FC Hamka Hamzah Kutuk Pelemparan Batu Bus Persib, Doakan Kesembuhan Omid dan Febri
Semua tergantung kesiapan fisik pemain asal Lamongan tersebut, karena dalam beberapa hari terakhir dia tidak menjalani latihan.
“Kalau kondisi cederanya relatif aman. Tetapi fisiknya mungkin jadi pertimbangan,” papar asisten dokter Arema, Alfin Abdillah.
Hardianto terlihat berlatih lari ringan untuk meningkatkan kondisi fisiknya.
Praktis, saat latihan, Arema mencoba alternatif lain di lini depan.
Salah satunya mengandalkan Muhammad Rafli, yang terhitung moncer saat berposisi sebagai striker di Timnas U-23.
Rafli terlihat dijajal di posisi striker, ditopang Riky Kayame dan Dendi Santoso.
Arema harus bisa meraih poin di markas Persela jika ingin terus bersaing memperebutkan gelar juara Liga 1 2019.
Saat ini mereka menempati peringkat keenam dengan koleksi 27 poin dari 17 laga yang sudah dimainkan.
Singo Edan tertinggal 14 poin dari Bali United yang berada di puncak.
Sementara itu, Persela pun harus menang sehingga bisa keluar dari zona degradasi.
Tim besutan Nilmaizar tersebut saat ini ada di urutan ke-16 atas posisi teratas zona merah.
Persela mengumpulkan total 16 poin dari 18 laga.
Mereka hanya unggul selisih gol atas Barito Putera yang ada di bawahnya, serta tertinggal satu angka dari Persija Jakarta di urutan ke-15.
Raja Gol Persela Lamongan Absen
Arema FC tidak ingin terpengaruh dengan bakal absennya striker andalan Persela Lamongan, Alex dos Santos, dalam lanjutan Liga 1 2019, Jumat (20/9) malam.
Alex dos Santos untuk sementara jadi pemain tersubur di Liga 1 2019.
Bomber asal Brasil tersebut telah mencetak 16 gol.
Tanpa Alex, Laskar Joko Tingkir dinilai tetap berbahaya, yang kerap mengandalkan serangan balik dan selama ini menjadi titik lemah tim Singo Edan.
"Alex mungkin tidak bisa bermain. Tetapi Persela tetaplah tim berbahaya secara keseluruhan," ungkap Pelatih Arema, Milomir Seslija.
Menurutnya, Arema tidak boleh meremehkan Persela, sekalipun striker asingnya tidak turun.
Tim yang kini diasuh Nilmaizar itu tetap memiliki ciri khas permainan yang bisa dijalankan oleh pemain lainnya.
Pelatih asal Bosnia ini mengatakan, Persela memiliki serangan balik yang berbahaya. Arema pun pernah merasakannya ketika kalah di babak penyisihan Piala Presiden 2019 lalu.
Sekalipun, kini skuadnya mengalami banyak perubahan, dibanding dengan tim yang dilawan ketika pramusim lalu.
“Jangan biarkan mereka masuk ke area pertahan kami. Kami harus bermain seperti Persipura, yang kompak menghadang pemain Persela,” bebernya.
Pelatih dengan sapaan akrab Milo itu telah melihat bagaimana permainan calon lawan Arema di pekan 19 ini.
Termasuk melihat pertandingan Persela melawan Persipura di pekan 18 lalu.
“Kami harus bertahan dengan baik bila terkena serangan balik. Jangan sampai kebobolan dan kami harus kompak. Bertahan dengan 10 pemain,” tambahnya.
Pertandingan melawan Persela pertemun di putaran pertama, Arema menang tipis 3-2 ketika bermain di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. (Kompas.com/Suci Rahayu)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Arema FC Tak Peduli Persela Tampil Tanpa Raja Gol Liga" dan "Persela Vs Arema FC, Singo Edan Terancam Tanpa Comvalius" serta "Kondisi Terkini Lima Pemain Arema yang Alami Cedera"