Bencana Kabut Asap Karhutla

2 Ekor Beruang dan 1 Ekor Ular Besar Ditemukan Dalam Kondisi Gosong akibat Karhutla di Riau

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah petugas pemadam kebakaran berupaya meredakan api yang melalap kawasan di Pekanbaru, Riau, Jumat (13/9/2019). Pada Selasa (17/9/2019) ditemukan 2 ekor beruang dan 1 ekor ular dalam kebakaran itu.

TRIBUNWOW.COM - Sebanyak dua ekor beruang dan 1 ekor ular berukuran besar ditemukan mati akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau.

Kondisi kedua hewan tersebut pun telah gosong terbakar.

Hal itu disebutkan Riswanto, selaku Kasi Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil, saat berbincang dengan Kompas.com, Selasa (17/9/2019) malam.

"Ada dua ekor beruang ditemukan mati terbakar akibat karhutla. Yang menemukan masyarakat, kemudian dilaporkan ke tim kita yang ada di lokasi pemadaman," sebut Riswanto.

Dikatakan dia, tim BPBD Inhil awalnya memadamkan titik api karhutla yang terjadi di Desa Bayas.

Karni Ilyas Potong Ucapan Pihak Industri Sawit di ILC soal Karhutla: Mau Dikelola Baru Dibakar Pak

Kebakaran terjadi di hutan dan perkebunan nanas milik masyarakat setempat.

Kebakaran saat itu masih terus meluas.

"Tim kita masuk ke lokasi pada hari, Rabu (11/9/2019). Sampai di lokasi langsung melakukan pemadaman titik api," kata Riswanto.

Kemudian saat pemadaman pada hari, Jumat (13/9/2019), lanjut dia, petugas mendapat informasi dari warga setempat ada dua ekor beruang mati terbakar di kebun nanas yang sudah terbakar.

Selanjutnya, tim datang ke lokasi untuk melihat temuan beruang terbakar tersebut.

3 Ironi Karhutla Versi Fadli Zon di ILC, Sindir Gugatan Warga ke Jokowi hingga Blokade POF di Eropa

"Sampai di lokasi tim tidak menemukan beruang yang mati terbakar itu, karena sudah dibuang orang (bangkainya)," sebut Riswanto.

Selain dua ekor beruang, dia juga menemukan ular yang mati terbakar akibat karhutla.

Namun, tidak diketahui jenis ular yang mati tersebut, karena sudah hangus terbakar.

"Beberapa hari lalu kita menemukan seekor ular yang sudah mati terbakar. Ukuran ular cukup besar," sebutnya.

Sementara itu, Riswanto mengatakan, titik api karhutla di Desa Bayas sudah berhasil dipadamkan.

Namun, tim BPBD Inhil belum bisa beristirahat, karena ada lagi kebakaran yang lebih besar untuk dipadamkan.

Tinjau Karhutla Riau, Begini Wujud Sepatu Jokowi, Wiranto, dan Menteri Lain saat di Dalam Helikopter

"Sekarang (karhutla) di Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil," sebut Riswanto.

Menurutnya, luas lahan yang terbakar saat saat ini sudah tak bisa diperkirakan.

Api dengan cepat menjalar, karena cuaca panas dan angin kencang.

Meski begitu, tim BPBD Inhil akan melakukan berbagai upaya untuk melakukan pemadaman.

"Kalau kebakaran sangat luas. Kita tidak bisa memastikan lagi berapa luasnya. Udah satu hamparan. Kita hanya bisa membatasi penjalaran api. Tapi kalau memadamkan (di tengah) kita gak bisa, karena kebakaran gambut susah dipadamkan," akui Riswanto.

Mobil Berplat Indonesia yang Dipakai Jokowi Tinjau Karhutla di Riau Ternyata Bukan Mobil Dinas

Untuk memadamkan api di hutan, ditambahkan dia, tim BPBD Inhil selalu waspada.

Seperti mewaspadai terhadap serangan hewan buas.

"Kami harus selalu waspada. Karena setiap hutan kan ada penghuninya," kata Riswanto.

Sebagaimana diketahui, kebakaran hutan dan lahan masih terus terjadi di sejumlah wilayah di Riau.

Kebakaran itu mengakibatkan kabut asap.

Kualitas udara tidak sehat hingga berbahaya yang sudah berdampak pada kesehatan masyarakat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Ekor Beruang dan 1 Ular Besar Mati Terbakar Akibat Karhutla di Riau".