TRIBUNWOW.COM - Mobil Esemka Bima baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (6/9/2019).
Namun, Mobil Esemka Bima yang berjenis pikap disebut-sebut mirip dengan mobil buatan China, Changan Star Truck.
Dilansir TribunWow.com dari Tribun Timur pada Sabtu (7/9/2019), mobil Changan Star Truck itu diproduksi oleh Chang'an AutoMobile co.ltd.
Perusahaan itu berpusat di Chongqing, China yang merupakan miliki Badang Usaha Milik Negara (BUMN) China.
Berikut perbandingan Mobil Esemka Bima dengan Mobil Changan Start Truck:
Mobil Esemka Bima 1.2 memiliki panjang 4.560 mm, lebar 1.645 mm, dan tinggi 1.890 mm.
• Fakta Perjalanan Mobil Esemka: Dirintis 10 Tahun, Sempat Mandek hingga Harga Rp 100 Jutaan
Sedangkan Changan Star Truck 4.660 mm, lebar 1.620 mm, dan tinggi 1.890 mm.
Pada bagian eksterior, Mobil Esemka Bima dan Changan Star Truck terlihat mirip.
Bagian yang mirip antara lain, bak, griil, dan lampu depan.
Kendati demikian, jika dilihat lebih detail dua mobil itu berbeda.
Grill Mobil Changan Star Truck lebih panjang dan lebar ketimbang Mobil Esemka Bima.
Guratan pada bak Mobil Changan Star juga tak sebanyak di Mobil Esemka Bima.
• Singgung Kekurangan Mobil Esemka, Jokowi: Ya Namanya Juga Pertama
Lalu, lampu depan Mobil Changan Star lebih besar dari Mobil Esemka.
Sedangkan kedua mobil itu menggunakan mesin yang sama.
Mesin Changan Star Truck 1.2L E-power I4 DOHC, sementara Esemka Bima 1.2 L E-power 14 DOHC.
Mobil Esemka memiliki daya maksimum 63 kw dan torsi maksimum 105 Nm.
Sedangkan, Mobil Changan Star Truck memiliki daya maksimum 72 kw dan torsi maksimum 112 Nm.
• Sukiyat Beberkan Alasan Mobil Esemka Lama Diproduksi: Di Indonesia Apa-apa Harus Debat Kepanjangan
Perbandingan Mobil Esemka Bima 1.3 Vs Mobil Daihatsu Grand Max
Mobil Esemka Bima 1.3 ini dapat dibandingkan dengan Daihatsu Grand Max 1.3.
• Gerindra Turut Komentari Beroperasinya Mobil Esemka, Singgung soal Mesin Impor
Kedua mobil itu sama-sama berbentuk pikap dan memiliki kapasitas mesin yang sama.
Harga Mobil Esemka Bima juga tak jauh berbeda dengan Mobil Daihatsu Grand Max.
Dikutip dari hargamobildaihatsu.id, Daihatsu Grand Max dijual sekitar Rp 115 juta.
Lalu bagaimana perbandingan spesifikasi kedua mobil tersebut?
Mobil Esemka Bima 1.3:
Mobil Esemka memiliki mesin 1.300 cc.
Daya maksimum 63 kw dan torsi maksimum 105 Nm dengan ukuran ban 175/65 r14 LT.
Mobil Esemka dibekali dengan jarak sumbu roda 3.050 mm dan jarak pijak (depan/belakang) 1.425/1.435.
• Komentar Jokowi setelah Jajal Mobil Esemka Bima: Sudah Sangat Bagus untuk Produksi Pertama
Berkapasitas tangki 40 liter dengan menggunakan mesin 1.3 L DOHC 16 V dengan isi silinder 1298 cc.
Memiliki panjang 4.930 mm, lebar 1.720 mm, dan tinggi 1.995 mm.
Lalu, Mobil Esemka Bima 1.3 memiliki kargo boks panjang 2.970 mm, lebar 1.749 mm, dan tinggi 470 mm.
Berat kotor kendaraan 2.150 kg, berat kosong sebesar 1.070 kg, dan berat muatan 950 kg.
Mobil Daihatsu Grand Max 1.3:
Daihatsu Grand Max memiliki mesin 1.300 cc.
Daya maksimum 88 ps/6.000 rpm dan torsi maksimum 11,7 Kg.m dengan ukuran ban 175 r13-8PR.
Daihatsu Grand Max dibekali dengan jarak sumbu roda 2.650 mm dan jarak pijak (depan/belakang) 1.460/1.440.
Berkapasitas tangki 43 liter dengan menggunakan dengan isi silinder 1298 cc.
Memiliki panjang 4.195 mm, lebar 1.665 mm, dan tinggi 1.850 mm.
Lalu, Mobil Daihatsu Grand Max memiliki kargo boks panjang 2.350 mm, lebar 1.585 mm, dan tinggi 300 mm.
Berat kosong sebesar 1.950 kg.
Komentar Jokowi soal Peresmian Mobil Esemka:
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah secara resmi meluncurkan mobil Esemka Bima serta pabriknya, PT Solo Manufaktur Kreasi, Jumat (6/9/2019) siang.
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Jumat (6/9/2019), sebelumnya, Jokowi menuturkan kehadiran mobil Esemka bisa memberikan efek penting bagi pergerakan ekonomi.
Dijelaskannya, karena mobil Esemka bisa memberi efek bagi industri pemasok otomotif lokal.
"Bukan hanya pekerja di pabrik ini saja, tapi efeknya juga akan sampai ke pemasok lokal lainnya, sebab itu kita semua harus dukung," ucap Jokowi.
Jokowi lalu menegaskan tidak akan memaksa untuk membeli, namun ia mengingatkan jika membeli produk impor keterlaluan.
"Saya tidak akan maksa kita semua untuk beli, tapi setelah saya lihat dan coba tadi memang bagus, jadi memang wajib kita beli, kalau belinya produk impor keterlaluan," papar Jokowi.
• Resmikan Pabrik Mobil Esemka di Boyolali, Jokowi: Kalau Belinya Produk Impor Keterlaluan
Mantan Wali Kota Solo ini pun meresmikan pabrik dan seluruh fasilitasnya.
"Dengan mengucap bismillah saya resmikan pabrik ini beserta fasilitasnya," kata Jokowi.
Sedangkan Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi Eddy Wirajaya mengatakan bahwa semua anak direksinya adalah anak bangsa.
Sehingga ia ingin disebut sebagai mobil yang dibuat anak bangsa.
"Esemka atau PT Solo Manufaktur Kreasi adalah perusahaan nasional yang semua jajaran anak direksinya adalah anak bangsa," ujar Eddy dalan seremoni peresmian pabrik di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019).
"Kami juga tegaskan bila mobil yang kami produksi bukan lah mobil nasional, tapi mobil yang dibuat anak bangsa," paparnya.
(TribunWow.com)
WOW TODAY: