HUT Kemerdekaan RI

Anak Sopir Truk di Mamasa Jadi Paskibraka Nasional, Wakil Pertama Sejak Kabupaten Berdiri

Penulis: AmirulNisa
Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wisko Pralistra, anak sopir truk di Mamasa terpilih sebagai Paskibraka nasional.

TRIBUNWOW.COM - Seorang anak sopir di Mamas, Sulawesi Barat lolos seleksi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) nasional.

Wisko Pralistra, seorang remaja 15 tahun ini akan menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera di Istana Negara pada 17 Agustus 2019.

Prestasinya itu membuat keluarga dan daerahnya bangga.

Dikutip TribunWow.com dari Tribun-Timur.com, Kamis (15/8/2019), pelepasan Wisko dilakukan langsung oleh Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi.

Pelepasan dilakukan saat apel pagi pada Senin (22/7/2019) di halaman Kantor Bupati Mamasa.

Ramlan mengaku bangga adanya putra daerah, yang terpilih untuk menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera di Istana Negara.

Perayaan HUT RI 17 Agustus, Lomba Tarik Tambang di Purbalingga Digelar di Dalam Air

Viral Siswa Asal Labuhan Batu Dikeluarkan dari Paskibraka, Ini Kronologinya, Sebut Hanya Cadangan

Hal itu cukup membanggakan mengingat sejak 17 tahun terbentuk menjadi sebuah Kabupaten, baru pertama kali ada siswa yang terpilih menjadi Paskibraka nasional.

"Selaku pemerintah tentu saya bangga karena ada anak didik kita yang bisa tembus di tingkat nasional," Selasa (23/7/2019).

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Kamis (15/8/2019), diketahui Wisko adalah anak dari pasangan Widyawati (34) dan Juniawan (38).

Anaknya Terpilih Jadi Pasukan Paski Nasional, Sopir Truk di Mamasa Menangis Haru. (JUNAEDI)

Wisko lahir dari keluarga biasa-biasa saja, ibunya bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Sosial Pemkab Mamasa.

Sedangkan sang ayah, Juniawan berprofesio sebagai sopir truk.

Viral Seorang Siswa SMA di Labuanbatu Dikeluarkan dari Anggota Paskibraka, sang Ibu Kecewa

Banyak yang tidak menyangka bawah Wisko Pralistra akan menjadi wakil dari Sulawesi Barat pada pengibaran bendera 17 Agustus 2019 nanti.

Sang ibu mengaku bangga dengan anaknya yang dapat membanggakan keluarga.

“Saya tak pernah menyangka Wisko bisa terpilih mewakili Sulawesi Barat ke Jakarta. Ini jelas kami bangga dan senang, karena dia mendapat kesempatan mengibarkan Sang Saka Merah Putih di istana," ucap Widyawati, dilansir dari Kompas.com, Kamis (15/8/2019).

Wisko hidup sangat sederhana dengan rumah kayu berukuran 4x6 meter.

Berdarsarkan penelusuran Kompas.com, di rumah Wisko tidak ada perabotan mewah.

Viral Seorang Siswa SMA di Labuanbatu Dikeluarkan dari Anggota Paskibraka, sang Ibu Kecewa

Di rumah tersebut cuma ditemui peralatan daput dan sepatu lusuh yang biasa dikenakan Wisko.

Bahkan di kamar Wisko tidak ada barang mewah hanya ada alas tidur dan sebuah foro kecil.

Dalam keterbatasan ekonomi, orang tua Wisko tetep mendukung anaknya untuk terus berprestasi.

Orang tua Wisko menilai anaknya sebagai pribadi yang sederhana dan sabar.

Sang ayah yang hanya bekerja sebagai sopir truk bangunan, mengaku rasa lelah dan capeknya bekerja hilang, saat tahu anaknya menjadi paskibraka nasional. (TribunWow.com)

WOW TODAY: