TRIBUNWOW.COM - Tetangga wanita yang ditemukan bersimbah darah di kamar dengan seorang pria yang bukan suaminya mengaku heran.
Diketahui ibu rumah tangga bernama Nur Aeni (NA/25) dan seorang pria bernama M. Rofi'i (MR/28) ditemukan bersimbah darah, di rumah yang beralamat di Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur.
Keduanya ditemukan bersimbah darah dalam keadaan kritis, pada Senin (29/7/2019), pukul 16.30 WIB.
Dikutip TribunWow.com dari TribunJatim.com, Selasa (30/7/2019), pemilik warung kopi yang juga tetangga NA, Khairunnisa menuturkan kaget dengan peristiwa pembacokan tersebut.
Tak hanya kaget mengenai pembacokan, Khairunnisa juga kaget korban ditemukan dengan pria yang bukan suaminya.
Diketahui suami NA bernama Lukman (30), yang saat itu tengah pulang kampung ke Sampang, Madura.
"Pastinya kaget dan heran saat mendengar kalau ada pembacokan itu. Apalagi saat itu mbak Eni ditemukan sama laki-laki bukan suaminya dan warga sekitar tidak ada yang mengenalnya," ujar Khairunnisa.
• 2 Fakta Baru Kasus Pasangan Bersimbah Darah, Anak Korban Ternyata di Rumah dan Reaksi Ayah Korban
Ia juga mengaku heran jika memang NA berselingkuh, sejak kapan perselingkuhan itu terjadi.
Selain itu, Khairunnisa juga bingung bagaimana pria yang bukan suami NA itu bisa masuk ke dalam rumah korban.
"Warga bingung lewat mana laki-laki yang bukan suaminya tersebut masuk rumah korban tanpa diketahui para tetangga. Mungkin saja lewat pintu belakang yang tembus ke kamar mandi rumah korban. Tapi kayaknya sekarang sudah ditutup sama petugas polisi setelah kejadian pembacokan," paparnya.
Khairunnisa juga mengungkapkan sosok NA dikenal sebagai orang yang ramah dan suka bercanda dengan warga lainnya.
"Kalau beli es teh disini, mesti guyon dulu sama tetangga yang lain. Apalagi anaknya selain memang suka bercanda juga menurut saya cantik dan enggak sombong," terang Khairunnisa.
• Suami dan Anak Pulang Kampung, Wanita Ini Dibacok bersama Pria di Kamar hingga Bersimbah Darah
Gara-gara Diduga Selingkuh
Peristiwa pembacokan ini diduga dilakukan oleh kedua paman Lukman, bernama Iskandar (37) dan Sahid (35).
Kedua pelaku itu bertempat tinggal tak jauh dari kos korban.
Pelaku diduga meyakini NA melakukan perselingkuhan dengan korban pria, MR selagi Lukman pulang kampung.
Menurut penuturan Ketua RT 26 RW 6 Dusun Balongpoh Desa Kedung Rejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Pawi dari keterangan warga sekitar, pelaku pernah memberi peringatan kepada korban sebelumnya.
Pelaku meminta korban agar tidak berselingkuh saat suaminya pergi untuk pulang kampung.
"Namun sepertinya tidak diindahkan oleh korban," ungkap Pawi.
• Kondisi Terkini Pasangan Bersimbah Darah di Sidoarjo, Dijaga oleh 4 Petugas Kepolisian Sekaligus
Setelah ditinggal sendiri, pelaku melihat korban NA berduaan dengan pria MR di kamarnya.
NA yang berada di rumah diduga melakukan perselingkuhan.
Pelaku pun membacok kedua korban dan kabur meninggalkan keduanya dalam kondisi berlumur darah.
Kronologi Penemuan NA dan MR yang Bersimbah Darah
Korban mulanya ditemukan olah pembantunya sendiri.
Diketahui saat itu pembantu dan kedua anak korban tengah meninggalkan rumah untuk membeli es teh pada pukul 13.30 WIB.
Diketahui korban NA memiliki dua orang anak berusia 7 tahun dan anak lainnya masih kecil.
Khairunnisa menuturkan saat itu ia yang bertemu dengan pembantu dan anak korban sempat menanyakan alasan NA tidak ikut mampir di warungnya.
Dijawab oleh sang pembantu bahwa NA sedang tidur di rumah.
"Setelah itu kedua anak korban dan pembantunya berpamitan langsung kembali pulang ke rumah. Sempat saya tanya kok enggak mampir kesini Mbak Eni," ujar Khairunnisa, Selasa (30/7/2019).
"Dan sama pembantunya dijawab kalau masih tidur tapi kita sebagai tetangganya wajar karena memang Mbak Eni kerja jualan ikan pindang di pasar, berangkat pukul 01.30 WIB dan pulang jam 06.00 WIB."
• Detik-detik Video Evakuasi Pasangan Bersimbah Darah di Sidoarjo, Pembantu Histeris Teriak ke Warga
Setelah pembantu korban kembali ke rumah, Kahirunnisa menceritakan pembantu korban tidak mendengar suara apapun.
Hingga pada pukul 16.30 WIB, pembantu korban mendengar suara sayup-sayup meminta tolong dari kamar atas lantai dua.
Ia pun menuju asal suara dan mendapati korban dan seorang pria tergeletak bersimbah darah.
"Menurut penuturan pembantunya, ia tak mendengar apa apa di lantai atas. Tapi sekitar pukul 16.30 WIB, pembantunya tersebut sayup sayup mendengar jeritan minta tolong dari lantai atas dan melihat majikannya sudah tergeletak penuh darah," cerita Khairunnisa berdasarkan ungkapan pembantu.
Diterangkan Ketua RT 26 RW 6 Dusun Balongpoh Desa Kedung Rejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Pawi, setelah melihatkorban bersimbah darah, pembantu yang panik pun berteriak meminta tolong ke warga.
"Setelah melihat kedua korban seperti itu akhirnya pembantu korban teriak minta tolong ke warga. Warga pun lantas segera berdatangan,"ujar Pawi dikutip TribunWow.com dari TribunJatim.com, Senin (29/7/2019).
• Kondisi Terkini Pasangan Bersimbah Darah di Sidoarjo, Dijaga oleh 4 Petugas Kepolisian Sekaligus
Saat ditemukan bersimbah darah, NA mengalami luka bacok pada bagian kepala dan punggung dan MR mengalami luka bacok di bagian leher.
Mulanya, warga berinisiatif untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat dengan memakai mobil operasional desa.
Namun niat itu diurungkan setelah melihat kondisi korban.
"Warga takut membawanya dan memilih melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Dan tak berselang lama, petugas kepolisian datang ke lokasi kejadian," tambahnya.
(TribunWow.com)
WOW TODAY