Kabar Tokoh

KH Buchori Amin Wafat, Mahfud MD: Alangkah Nikmatnya Menjadi Manusia jika Hidup Enak Mati Nyaman

Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Wulan Kurnia Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mohammad Mahfud MD

TRIBUNWOW.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD turut berbela sungkawa atas meninggalnya ulama sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama (NU), KH Buchori Amin.

Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan lewat kicauan di Twitter-nya @mohmahfudmd pada Minggu (16/12/2018).

Awalnya Mahfud MD mendoakan KH Buchori Amin khusnul khotimah.

Dirinya menuliskan cuitannya mengenai kematian yang dialami setiap manusia.

Dalam cuitannya tersebut, Mahfud MD menuliskan bahwa alangkah bersyukurnya seseorang atas nikmat diberi kehidupan dan kematian yang layak.

"Insyaallah KH Buchori husnul khotimah.

Ada orang yang mau mati saja susah dan menyusahkan orang.

Tapi ada yang mati, siap menghadap Allah dengan damai (ataa Allah biqalbin saliem) yakni orang-orang sholeh.

Alangkah nikmatnya menjadi manusia jika "hidup enak, mati nyaman", tulisnya.

Postingan Twitter Mahfud MD. (Twitter)

Cuitan Mahfud MD tersebut langsung dibanjiri komentar dari warganet.

Banyak dari mereka yang ikut turut bela sungkawa atas kematian penceramah KH Buchori Amin.

Dikutip lewat TribunJabar.id, KH Buchori Amin menghembuskan nafas terakhir ketika mengisi acara Maulid Nabi di Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah, Singosari, Malang, Sabtu (15/12.2018).

Saat itu, KH Buchori Amin tengah berceramah di depan ratusan jemaah, namun belum ada 30 menit, KH Buchori Amin terlihat sempoyongan.

Saat memberikan ceramah, KH Buchori Amin membahas kebahagiaan dan keberuntungan orang-orang yang belum pernah bertemu dengan Nabi Muhammad SAW, namun tetap beriman kepada Nabi Muhammad SAW.

"Nuli bejo, nuli bejo, wong sing gak tahu kepetuk aku (Sangat beruntung, sangat beruntung. Orang yang tidak pernah bertemu Nabi Muhammad, tapi beriman pada Nabi Muhammad SAW-red)," ujar KH Buchori Amin dalam video.

Setelah mengucapkan kalimat itu, KH Buchori Amin pun terhuyung ke belakang dan bersandar pada kursi.

Setelah kejadian tersebut, KH Buchori Amin langsung dibawa ke klinik di Singosari.

Namun kabar buruknya bahwa KH Buchori Amin sudah meninggal dunia ketika masih berada di lokasi acara.

(TribunWow.com/ Atri Wahyu Mukti)