TRIBUNWOW.COM - Komedian Pretty Asmara dikabarkan meninggal dunia di RS Pengayoman Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (4/11/2018) pagi.
Tengah menjalani masa tahanannya, dalam masa sebulan ini Pretty tiba-tiba jatuh sakit hingga harus dirawat.
Pretty diketahui menderita sakit lambung dan ada flek di paru-parunya.
• Pretty Asmara Meninggal Dunia, Seorang Sahabat Unggah Video Pretty Minta Dijenguk
"Di RSCM beberapa kali CT scan, kayaknya udah semuanya di CT scan dan yang terakhir aku dengar kabar dia sakitnya paru-paru. Di paru-parunya ada flek dan sakit lambung," ungkap Ade saat ditemui di RS Pengayoman, Minggu siang, seperti dilansir TribunWow dari Kompas.com.
Tak hanya itu, Ade juga mengatakan satu bulan terakhir ini Pretty masuk keluar rumah sakit.
Pertama kali Pretty mengeluh sulit makan dan gangguan lambung lalu harus berobat di RSIA Bunda Bunda Aliyah, Jakarta Timur.
Lalu ia juga sempat dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Setelah di rumah sakit Aliyah itu masih belum tahu diagnosanya apa. Tapi balik lagi ke Rutan Pondok Bambu. Abis itu, dia masuk ke RS Polri. Aku dateng tuh dan dia juga sudah makan, perutnya mual," kata Ade.
• Akui Masih Sayang Reino Barack, Luna Maya: Bukan Cuma Kehilangan Pasangan tapi Sahabat
Setelahnya, ia mendengar kabar Pretty dipindahkan dari RS Polri ke RS Pengayoman pada 2 November 2018.
"Aku tanya gimana keadaannya di RS Pengayoman, kemarin dia bilang udah enggak bisa jalan," tambah Ade.
Namun, saat dirawat di RS Pengayoman, Ade belum sempat menjenguk Pretty yang telah bersahabat dengannya selama 20 tahun.
"Cuma itu aku belum sempat ketemu dia di RS Pengayoman," katanya.
Selain itu Ade Nurul mengungkap Pretty Asmara mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis.
"Udah turun 40 kilogram. Di RS Polri dia mengeluh mual," kata Ade.
Saat menjalani perawatan pertama di RSIA Bunda Aliyah berat turun 30 kilogram.
• Pretty Asmara Meninggal Dunia, Berikut Perjalanan Karier hingga Penyakit yang Dideritanya
Ketika dirawat di RS Polri berat badannya kian turun hingga 10 kg.
"Waktu di RS Bunda Aliyah kan dia turunnya 30 kilogram, pas di RS Polri 10 kilogram lagi dalam jangka seminggu atau dua mingguan aja," ujar Ade.
Sebelum meninggal Pretty terjerat kasus narkotika.
Ia dijatuhi vonis enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 8 Maret 2018. (*)