Kasus Korupsi

Reaksi Warga saat Bupati Cirebon Terjaring OTT KPK terkait Dugaan Kasus Jual Beli Jabatan

Penulis: Hestin Nurindah
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana kantor Bupati Cirebon di Jalan Sunan Kalijaga No 7, Sumber, Kabupaten Cirebon, pasca-OTT Sunjaya Purwadi Sastra, Kamis (25/10/2018) siang.

TRIBUNWOW.COM - Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Rabu (24/10/2018).

Selain Sunjaya, KPK juga membawa dan mengamankan enam pejabat negara lain ke kantor pusat KPK di Jakarta.

Dilansir TribunWow.com dari TribunJateng.com pada Kamis (25/10/2018), warga mengaku tidak kaget dengan kabar penangkapan Bupati Cirebon itu.

6 Fakta OTT KPK yang Menjerat Bupati Cirebon terkait Dugaan Kasus Jual Beli Jabatan

Seorang warga Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon bernama Dedi Affandi (44) mengatakan bahwa isu suap jual beli jabatan di lingkungan Pemkab sudah lama merebak.

Menurutnya, Sunjaya sering melakukan rotasi atau mutasi jabatan.

"Setahun bisa dua sampai tiga kali kayanya. Kalau mau memperkaya diri jangan kelihatan begitu. Kan dia menang dan mau menjabat bupati lima tahun lagi. Masih ada waktu lima tahun buat jual jabatan," ucap Dedi dikutip dari Tribunjateng.com, Kamis (25/10/2018).

Dedi juga mengatakan bahwa Sunjaya pernah menurunkan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Yayat Ruhat menjadi Staf Ahli Bidang Hukum,Politik, dan Pemerintahan Sekda Kabupaten Cirebon pada Januari 2018 tanpa alasan kuat.

Bupati Cirebon Kena OTT KPK, Ridwan Kamil: Lusa Harus Ada Keputusan Pengganti Jabatan yang Kosong

Sebelumnya, sejumlah aktivis melakukan aksi sujud syukur di depan pendopo Bupati Cirebon.

Mereka terlihat berpegangan dan mengangkat tangan mereka kegirangan.

Beberapa orang melakukan sujud syukur di depan Pendopo Bupati Cirebon pasca-OTT KPK, Rabu (24/10/2018). (Tribun Jabar/Siti Masithoh)

Koordinator Forum Aktivis Cirebon Raya, Ivan Maulana mengungkapkan mereka mendukung OTT KPK terhadap Sunjaya.

"Kami mendukung supaya Bupati Cirebon tidak terlampau serakah untuk menjalankan roda birokrasi sebagaimana mestinya," ujar Ivan seperti yang dikutip dari TribunJabar.id, Rabu (24/10/2018).

Menurut Ivan, kepemimpinan Sunjaya adalah contoh yang tidak benar.

Sunjaya dilaporkan telah melakukan mutasi kepada 21 pejabat selama masa kepemimpinannya.

Rumah Dinas Bupati Cirebon yang Terjerat OTT KPK Dijaga Ketat

Diberitakan sebelumnya, Ketua KPK, Agus Raharjo membenarkan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra ditangkap OTT KPK.

Dalam operasi tangkap tangan itu, KPK mengamankan barang bukti berupa uang dan bukti transfer mencapai milaran rupiah.

Tak hanya Bupati Cirebon, KPK juga mengangkap enam orang lainnya.

Penangkapan ini diduga terkait jual beli jabatan di lingkungan daerah. (*)