Terkini Daerah

Pemprov Kalsel Edukasi Ibu Hamil soal Kekurangan Gizi pada Anak, Ini Hal yang Harus Diperhatikan

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Ibu Hamil

TRIBUNWOW.COM - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) R. dr. Brian Sri Prahastuti berikan edukasi kepada ribuan ibu hamil dalam pencegahan stunting sejak dalam masa janin.

TribunWow.com dari ksp.go.id, Jumat (19/10/2018), Brian mengungkapkan ibu yang sedang hamil harus melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur, terpenuhi kebutuhan gizinya, dan hidup di lingkungan yang bersih.

Ia meminta kesadaran ibu hamil agar memakan lebih banyak makanan dari porsi biasanya.

“Ibu hamil butuh makanan dengan porsi lebih banyak, tinggi protein hewani, sayuran hijau, dan variasi buah-buahan.

Makanlah makanan dari pangan lokal dan sesuai musim. Mestinya, makanan bergizi tidak mahal,” jelas Brian.

Sebagai informasi, Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis pada anak usia di bawah dua tahun.

Jokowi akan Keluarkan Program Dana Kelurahan di Awal 2019, Moeldoko Tegaskan Tak Ada Unsur Politik

Kampanye pencegahan stunting ditargetkan kepada Ibu hamil karena pencegahan stunting dimulai pada saat ibu mulai mengandung hingga anak usia 2 tahun, atau pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

Lanjutnya, Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Selatan Raudatul Jannah Sahbirin juga menambahi pentingnya makan makanan bergizi seimbang, memeriksakan kehamilan, bersalin di fasilitas kesehatan ditolong oleh tenaga kesehatan, dan selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

Tak tertinggal, Menteri Kesehatan Nila Moeloek juga berpesan agar para ibu tidak perlu menambahkan gula dan garam dalam MP-ASI (makanan pendamping ASI) anak.

“Anak belum mengerti rasa asin dan juga penambahan gula dan garam menimbulkan resiko hipertensi dan diabetes pada anak ketika dewasa,” ujar Nila.

Diberitahukan sebelumnya, acara ini merupakan bagian dari penyuluhan edukasi ‘Isi Piringku untuk Pencegahan Stunting’ oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Sohibul Iman Sebut Suami Istri Cemberut karena Ekonomi, Irma Suryani: Jika Kepala Keluarga Istri 5

Diikuti 2.053 ibu hamil, acara ini di gelar di Halaman Kantor Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (18/10/2018).

Dilansir Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (20/10/2018), acara ini berhasil memecahkan rekor MURI dengan mengumpulkan 2.053 ibu hamil untuk pencegahan stunting dalam edukasi sajian isi piringku di Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Kamis (18/10/2018).

Pemecahan rekor muri tersebut berkat kerjasama Tim Penggerak PKK, Dinas Kesehatan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi dan Kabupten Kota se Kalimantan Selatan.

Ketua TP Penggerak PKK Kalsel, Hj Raudatul Jannah mengatakan pada awalnya mereka ingin mengumpulkan 2018 orang ibu hamil dalam kegiatan ini.

Begitu juga dengan yang dilaporkan ke rekor MURI.

Namun antusias para ibu hamil sangat besar sehingga jumlah ibu hamil yang dikumpulkan lebih dari target. (TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)