Asian Para Games 2018

Inapgoc Gelar Pelatihan Transportasi Ramah Disabilitas untuk Asian Para Games 2018

Penulis: Mutmainah Rahmastuti
Editor: Claudia Noventa
Logo Asian Para Games 2018

TRIBUNWOW.COM - Panitia Penyelenggaraan Asian Para Games III (Inapgoc) menggelar pelatihan transportasi ramah disabilitas untuk acara Asian Para Games 2018.

Dilansir TribunWow.com dari laman laman resmi Asian Para Games 2018, hal tersebut diungkapkan Direktur Transportasi Inapgoc, Adrianto Djokosoetono, pada Rabu (26/9/2018).

Adrianto Djokosoetono menyampaikan pentingnya pemahaman bagi semua pihak yang terlibat untuk memfasilitasi para atlet dan official.

“Kami berupaya optimal memastikan layanan transportasi yang ramah disabilitas karena tentu kebutuhannya berbeda, terutama atlet pengguna kursi roda,” ujar Adrianto.

Peringati Haul ke-11 Soeharto, Fadli Zon: Ia Bapak Pembangunan

Para volunteer, fieldworker dan pengemudi diberikan materi khusus mengenai bagaimana memfasilitasi para atlet terutama pada bagian transportasi.

“Layanan bukan hanya mengenai kendaraannya, tapi juga sumber daya manusia di tim kami. Mulai dari driver, fieldworker, volunteer yang semuanya harus punya pemahaman soal menangani penyandang disabilitas,” kata Adrianto.

Sebanyak lima penyandang disabilitas hadir sebagai narasumber dalam pelatihan dan pembekalan yang diadakan pada 23-24 September 2018.

Penyandang disabilitas yang hadir untuk membantu praktek pelatihan transportasi ramah disabilitas dan pemahaman berinteraksi langsung dengan penyandang disabilitas.

Inisiator Jakarta Barrier Free Tourism Cucu Saedah, merespon baik aktifitas ini di mana INAPGOC melibatkan langsung penyandang disabilitas dalam peran-peran tertentu.

Jubir PSI: Saat Jokowi Usahakan Saham Freeport, Prabowo Sibuk Rayakan Hari Jadi Tiongkok

600 volunteer, 600 fieldworker dan 300 pengemudi mengikuti pelatihan dan pembekalan untuk persiapan penyelenggaraan Asian Para Games 2018 pada 23 dan 24 September 2018. (asianparagames2018.id)

Tsamara Amany Bahas soal Narasi Kosong, Faldo Maldini Beri Tanggapan

Sebagai satu di antara pengisi materi, Cucu melihat bahwa divisi transportasi menjadi hal penting mulai dari kedatangan di bandara, selama berkegiatan di Jakarta sampai kembali ke negara masing-masing.

Menurut Cucu, hal tersebut dikarenakan penyediaan transportasi merupakan bagian utama bagi kesuksesan Asian Para Games 2018.

“Harus dipahami mengapa harus ada pelatihan spesifik tentang disabilitas karena bagi kami, divisi transportasi merupakan gerbang utama bagi suksesnya penyelenggaraan Asian Para Games 2018 di Jakarta,” ungkap Cucu.

Cucu berharap dengan adanya pelatihan ini, seluruh volunter dapat memberikan layanan prima atau excellent hospitality dengan bekerja penuh hati dan aksesibel untuk penyandang disabilitas.

"Salah satu prinsip kerja dalam isu disabilitas adalah ‘Nothing About Us Without Us’ yang berlaku dalam hal apapun termasuk perhelatan akbar olahraga seperti Asian Para Games 2018," tambah Cucu.

Sri Mulyani: Presiden Minta Anggaran untuk Sektor Pariwisata Tidak Dipotong

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 1.100 unit transportasi pendukung yang disediakan untuk memfasilitasi gelaran Asian Para Games 2018.

Dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (28/9/2018), hal tersebut diungkapkan Direktur Transportasi Inapgoc, Adrianto Djokosoetono, saat ditemui awak media di Gelora Bung Karno, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (25/9/2018).

Adrianto mengatakan, 1.100 kendaraan tersebut terdiri dari 320 lowdeck, 100 unit hideck, dan 70 royaltrans.

Selain itu tersedia juga 70 unit micro bus yang nantinya akan digunakan untuk pengguna kursi roda, serta 13 bus khusus dari kementerian.

Diluar itu pun masih ada juga kendaraan yang nantinya akan digunakan oleh official, media, dan juga logistik.

Asian Para Games sendiri akan digelar di Jakarta mulai dari enam Oktober sampai 13 Oktober 2018 mendatang.(TribunWow.com/Mutmainah Rahmastuti)