TRIBUNWOW.COM - Sudah menjadi ciri khas Presiden Joko Widodo (Jokowi), selalu membagi-bagikan sepeda setiap melakukan kunjungan kerja.
Namun, memasuki masa kampanye yang dimulai, pada Minggu (23/9/2018), Jokowi tak lagi melakukan hal yang sama.
Melansir KompasTV, Rabu (26/9/2018), pada kunjungan kerjanya di Bogor, Jawa Barat, ia menuturkan bahwa hal ini dilakukan untuk menjaga situasi agar tetap kondusif selama masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Jokowi sempat menawarkan kesempatan kepada warga untuk maju ke atas panggung, kendati demikian mantan Walikota Surakarta ini menegaskan siapapun yang ingin maju tak akan mendapatkan hadiah sepeda seperti biasanya.
• Kubu Prabowo-Sandiaga: Kampanye Melalui Media Sosial akan Jauh Lebih Optimal
"Bapak ibu ada yang mau maju ndak? Tapi enggak dapat sepeda," ujarnya kemudian diikuti tawa warga yang hadir.
"Karena mulai kemarin, kita sudah tidak boleh lagi bagi sepeda. Padahal senangnya bapak ibu diberi sepeda kan? Lha sekarang enggak boleh," imbuh Jokowi.
Seperti yang diketahui, masa kampanye Pemilu Serentak 2019 dimulai, pada Minggu (23/9/2018) hingga Sabtu (13/4/2019) mendatang.
• Soal Polemik Impor Beras, Rizal Ramli: Damai Tanpa Solusi Artinya Permisif Terhadap Korupsi
Selama masa kampanye yang akan berlangsung selama enam bulan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengharapkan kepada seluruh peserta kampanye baik pileg maupun pilpres untuk memanfaatkan momentum ini dengan baik.
Calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) diminta untuk mengenalkan visi, program, serta citra diri kepada para pemilih.
KPU juga meminta agar masa kampanye ini menjadi ajang pendidikan politik kepada pemilih dan diharapkan tingkat partisipasi pemilih dalam pemungutan suara dapat meningkat.
• Pabrik Narkotika Bermarkas di Perumahan, Kepolisian Imbau Masyarakat Peka Lingkungan
Tim kampanye juga diminta untuk melaksanakan kampanye dengan damai dan tertib, menghindari SARA, serta tak saling menghujat. (*)