Tanggapi Izin Impor Gula, Fadli Zon: Impor Lagi, Kapan Kedaulatan Pangannya Pak Jokowi?

Penulis: Vintoko
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Fadli Zon dan Presiden Jokowi

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon memberikan tanggapan terkait rencana Kementerian Perdagangan untuk mengeluarkan izin impor gula kristal mentah.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan melalui akun Twitter, @fadlizon, yang ditulis pada Jumat (24/8/2018).

Awalnya, Fadli mentautkan pemberitaan terkait izin impor gula kristal mental untuk konsumsi sekitar 111.000 ton itu.

Berpeluang Menguat, Berikut Saham Rekomendasi untuk Perdagangan Jumat 24 Agustus 2018

Fadli menyayangkan izin tersebut dan menanyakan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal kedaulatan pangan.

@fadlizon: Impor lagi, impor lagi, obral impor, kapan kedaulatan pangannya P @jokowi ?

Cuitan Fadli Zon (Capture Twitter)

Seperti dikutip dari Kontan.co.id, Kementerian Perdagangan akan mengeluarkan izin impor gula kristal mentah untuk konsumsi sekitar 111.000 ton. Izin impor ini berlaku sampai Desember.

Berdasarkan data yang diperoleh, permohonan impor yang diajukan oleh BUMN sebesar 111.682 ton.

Permohonan ini diajukan oleh PT Perkebunan Nusantara melalui PTPN X, PTPN XI dan PTPN XII melalui PT Industri Gula Glenmore (PT IGG).

Jokowi Minta Perwira TNI/Polri Sosialisasi Program Pemerintah, Suryo Prabowo Beri Tanggapan

Permohonan diajukan oleh RNI Group melalui PT PG Rajawali I, PT PG Rajawali II, dan PT PG Candi Baru, juga diajukan oleh Perum Bulog melalui PT Gendhis Multi Manis.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemdag Oke Nurwan membenarkan BUMN yang mengajukan permohonan impor sebanyak 6-7 perusahaan.

Menurutnya, dari semua permohonan yang diajukan, hampir semua izin akan dikelurkan.

“Hampir semua keluar,” ujar Oke, Kamis (23/8).

Oke mengatakan, sudah terdapat izin impor gula kristal mentah untuk konsumsi sekitar 900.000 ton yang sudah diterbitkan dari 1,1 juta ton kebutuhan impor.

8 Kepentingan PAN yang Diduga Dibiayai Zumi Zola dari Uang Hasil Gratifikasi

Izin ini diberikan kepada perusahaan swasta.

Gula mentah yang diimpor ini menurut Oke untuk memenuhi kebutuhan gula di tahun 2018 dan sebagian untuk stok hingga Maret 2019.

Sementara itu, Deputi Menko Perekonomian Bidang Pangan dan Agribisnis Kemko Perekonomian Musdalifah mengatakan, kebutuhan impor sebesar 1,1 juta ton diputuskan hanya sekali dalam setahun dan diputuskan lewat rapat koordinasi terbatas (rakortas). (TribunWow.com/Rekarinta Vintoko)