Soal Bencana di NTB, Ratna Sarumpaet: Tidak Benci Jokowi, Aku Marah Beliau Tidak Mau Mendengarkan

Penulis: Wahyu Ardianti
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ratna sarumpaet dan Presiden Jokowi

TRIBUNWOW.COM - Aktivis Ratna Sarumpaet meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyatakan gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai bencana nasional.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @RatnaSpaet yang ia tulis pada Minggu (19/8/2018).

Dalam cuitan tersebut, Ratna Sarumpaet menandai akun Twitter Jokowi.

Ratna menuliskan cuitannya yang menyebut bahwa selruruh negeri menyeru agar gempa di NTB dinyatakan sebagai bencana nasional.

Setelah itu, Ratna mengkritik Jokowi bahwa untuk meraih dua periode tidak bisa hanya dengan menerbangkan motor yang dikendarai oleh stuntman.

"#Bencananasionalforntb pa @jokowi. sluruh negri menyeru knp bapak tidak digubris? meraih 2periode tak bs hny dg terbangkan motor d ketauan diterbangkan stunt-man. kalau bapak tidak mampu berpikir ttg begaimana bapak harus hormati rakyat tanya kabinetmu. mereka digaji mahal untuk itu," tulisnya.

Fahri Hamzah Minta Jokowi Bergerak Cepat Tangani Bencana Lombok

Setelah itu, Ratna kembali melontarkan cuitan yang menyatakan bahwa ia tidak membenci Jokowi.

Ratna mengatakan bahwa ia marah karena menganggap Jokowi tidak mendengar seruan rakyat.

Ibunda Atiqah Hasiholan itu lantas menyebut bahwa ia tiak terima jika rakyat ditelantarkan karena menjadi korban bencana.

"Aku tidak benci Pak @jokowi. Aku marah beliau tidak mau mendengar seruan rakyat yang menggajinya dan apakah di AL Qur’an ada ayat yg memperbolehkan Presiden yg digaji Rakyat, menelantarkan rakyat yang sedang merana menjadi korban bencana ??," tulisnya.

Update Klasemen Sementara Asian Games 2018, Senin 20 Agustus: China Masih Unggul, Indonesia Tergeser

Diketahui, Gempa berkekuatan 7,0 SR menguncang Lombok, Minggu (19/8/2018) malam.

Berdasarkan info Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa yang terasa hingga wilayah Bali itu terjadi pada pukul 21.56 WIB.

Pusat gempa berada pada koordinat 8,28 Lintang Selatan dan 116.71 Bujur Timur atau pada 30 km timur laut Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Pusat gempa berada pada kedalaman 10 km.

Sebelumnya, gempa bumi kembali mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, sekitar pukul 12.06 WITA, Minggu (19/8/2018).

Berdasarkan informasi yang TribunWow lansir dari akun Twitter resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, @infoBMKG, menyatakan gempa terjadi dua kali.

Gempa pertama berkekuatan 5,4 skala richter dengan kedalaman gempa 10 Km.

Pusat gempa berada pada 8,29 Lintang Selatan, 116,62 Bujur Timur.

Tepatnya pada 25 km Timur Laut Lombok Timur, NTB.

Ratna Sarumpaet Sesalkan Anies Baswedan yang Tak Tersorot Kamera di Acara Pembukaan Asian Games 2018

Gemba kedua terjadi 4 menit setelahnya dengan magnitudo 6,5 SR dengan kedalaman 10 Km.

Pusat gempa kedua ini berada pada 8,24 Lintang Selatan, 116,66 Bujur Timur, 32km Timur Laut Lombok Timur.

Gempa pertama terasa di Lombok Utara, Mataram, Lombok Barat, Sumbawa Besar, Praya, Denpasar, Tabanan.

Sedangkan gempa susulan terasa di Lombok Utara, Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa Besar, Bima, Denpasar, Waingapu, Jembaran.

Hingga saat ini, BMKG belum menyatakan gempa Lombok tersebut berpotensi tsunami.

(TribunWow.com/Woro Seto)

Jelang Idul Adha, Disunnahkan Berpuasa Tarwiyah dan Arafah, Berikut Niat hingga Keutamaannya