TRIBUNWOW.COM - Mantan Anggota DPR RI, Ruhut Sitompul menyebut jika atribut tagar 2019 ganti presiden sudah tidak laku.
Hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter @ruhutsitompul pada Kamis (5/7/2018).
Dalam cuitan tersebut, Ruhut mengatakan jika segala bentuk atribut tagar 2019 ganti presiden baik berupa gelang maupun kaus, tidak akan laku di pasar.
• Demokrat dan Gerindra Bahas Kemungkinan Duet Prabowo-AHY di Pilpres 2019
Menurutnya, pada tanggal 10 Agustus nanti, masyarakat akan mengetahui sosok calon presiden dan wakil presiden.
Kemudian, Ruhut meyatakan secata terang-terangan bahwa dirinya mendukung Jokowi untuk memimpin Indonesia pada periode berikutnya.
"Atribut Kaos Gelang Gantungan kunci Stiker dll #2019 Ganti Presiden jgn diperbanyak nggak laku Bandar bisa Bangkrut “Karena tgl 10 Agustus Rakyat Indonesia sudah Jelas Siapa Calon Presiden & Wakilnya jadi tdk seperti #2019 diganti dgn BADUT ?” #2019 Mohon Pak JKW 1X Lagi MERDEKA," tulisnya.
Diketahui sebelumnya, pada bulan Maret yang lalu, beredar beberapa atribut seperti gelang dan kaus dengan tulisan tagar 2019 ganti presiden.
Awalnya, gerakan itu secara terang-terangan dilakukan oleh politikus PKS, Mardani Ali Sera saat di acara Indonesia Lawyer Club (ILC).
• Kemungkinan AHY Diusung Jadi Cawapres, Rustam Ibrahim: Paling Baik Jadi Menteri
Pada kesempatan itu, Mardani Ali Sera membagikan gelang yang betuliskan tagar 2019 Ganti Presiden.
Oleh Mardani, gelang karet tersebut disebut sebagai komunikasi milenial.
Kemudian gerakan itu juga diikuti oleh partai Gerindra.
Setelah itu, muncul lagu '2019 Ganti Presiden' yang kemudian dinyanyikan oleh Amien Rais, Fadli Zon hingga beberapa selebriti seperti Neno Warisman. (TribunWow.com/Woro Seto)