TRIBUNWOW.COM - Politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi turut berkomentar mengenai Koalisi Umat Madani (KUM) yang mencalonkan Amien Rais sebagai calon presiden (capres), Minggu (30/6/2018).
Teddy menganggap hal tersebut hanya jadi rebutan panggung orang-orang di organisasi masyarakat (ormas).
Melalui akun Twitter-nya, @Teddygusnaidi, ia juga mengatakan bahwa capres ditentukan oleh partai, namun ormas ini sibuknya melebihi partai.
"Gue bilang beberapa minggu lalu, ini cuma akan jadi rebutan panggung orang-orang ormas saja. Kejadian kan? hehehe...
Wong yang nentukan capres bukan mereka kok, tapi Partai. tapi mereka sibuknya melebihi Partai.
Kasihan.. mereka gak punya mainan, ya jadinya begini," tulis Teddy.
• Jurnalis Dilarang Meliput Rekapitulasi Pilkada Makassar, Hinca Pandjaitan Kerahkan Kader Demokrat
Diberitakan sebelumnya oleh Tribunnews, KUM mewacanakan mempasangan Amien Rais dengan Prabowo Subianto untuk maju sebagai capres dan cawapres periode 2019-2024.
Hal tersebut dipaparkan setelah KUM mendeklarasikan politisi senior PAN Amien Rais dideklarasikan sebagai calon presiden untuk melawan calon petahanan Joko Widodo di kawasan Jakarta Timur, Sabtu (30/6/2018).
Eggi Sudjana yang merupakan Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni 212 dan turut hadir dalam deklarasi tersebut menyatakan, pasangan Prabowo dan Amien tergantung dari negosiasi kedua belah pihak tersebut, dimana hal ini belum ada kesepakatan.
• Fahri Hamzah: Saya Kader PKS Berhadapan dengan Oknum Pimpinan PKS yang Baru Berkuasa
"Bisa saja nanti apakah atas dasar negosiasinya Pak Amien dengan Prabowo, bisa bersama kita tidak tahu. Baru gagasan secara umum, belum ada kesepakatan," tutur Eggi.
Menurut Eggi, usulan duet antara Prabowo dengan Amien sangat logis, dimana misalnya Prabowo iklas menjadi cawapresnya atau sebaliknya Amien yang nantinya dicalonkan sebagai wapres. (Tribunwow/Tiffany Marantika)